Kamis, 22 Oktober 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Viral Nusantara

Viral Nusantara: 243 Juta Orang Asia Tenggara Pakai AI

22 Oktober 2026 • zul • 6 kali dibaca
Suasana malam di kawasan Sudirman, Jakarta, dengan lalu lintas kendaraan
Nanami976, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons
ASM Group
Iklan

Viral Nusantara pekan ini diwarnai laporan tahunan e-Conomy SEA 2026 yang dirilis Google, Temasek, dan Bain & Company. Laporan edisi ke-11 bertajuk Building the Intelligent Economy itu menyebut kecerdasan buatan generatif kini dipakai 243 juta orang di Asia Tenggara. Angka itu setara 58 persen populasi usia kerja di kawasan. Adopsinya tumbuh empat kali lebih cepat dibandingkan penyebaran internet mobile pada masanya.

Viral Nusantara: Laporan e-Conomy SEA 2026

Laporan itu menyimpulkan ekonomi digital Asia Tenggara tumbuh 17 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai barang dan jasa yang diperdagangkan atau GMV diproyeksikan mencapai 368 miliar dolar Amerika Serikat pada 2026. Jalurnya mengarah pada lebih dari 1 triliun dolar AS pada 2035, sebagaimana dirangkum di blog resmi Google.

Yang membedakan laporan tahun ini adalah penempatan kecerdasan buatan sebagai penggerak utama, bukan pelengkap. Pertumbuhannya terjadi di hampir semua sektor digital, dari perdagangan sampai jasa keuangan. Artinya, kenaikan itu tidak lagi bergantung pada satu layanan saja.

Bagi pelaku usaha di Indonesia, laporan ini penting karena menyangkut pasar sendiri. Angka kawasan menjadi acuan investor dan perusahaan teknologi saat menilai peluang. Pembacaan yang salah atas data ini bisa membuat strategi ekspansi meleset.

Tata Atur
Iklan

Iklan

Kawasan Paviliun Akademika di Akademika Townhouse Gowa

Paviliun Akademika: punya kost tanpa repot kelola

Paviliun Akademika menghadirkan pilihan investasi kost terkelola di Akademika Townhouse, Gowa. Unit disiapkan untuk disewakan, dengan pengelolaan kawasan yang ditangani pemilik proyek.

Buka paviliun.site

Angka Utama yang Perlu Dicatat

Perdagangan elektronik tetap menjadi sektor terbesar dengan GMV 226 miliar dolar AS, naik 18 persen. Perjalanan daring menyumbang 59 miliar dolar AS atau tumbuh 10 persen. Pendapatan media daring mencapai 44 miliar dolar AS dengan pertumbuhan 22 persen, angka tertinggi di antara sektor konsumen.

Mobilitas dan layanan pesan antar makanan mencatat 40 miliar dolar AS atau tumbuh 15 persen. Jasa keuangan digital mencatat nilai transaksi bruto 1,65 triliun dolar AS atau naik 16 persen. Rincian itu dipublikasikan dalam laporan yang juga dibahas Quartz.

Perlu dicatat, GMV mengukur nilai barang dan jasa yang diperdagangkan lewat platform. Angka itu bukan pendapatan bersih maupun laba perusahaan. Perbedaan definisi ini sering membuat pembacaan atas laporan e-Conomy keliru.

AI Tumbuh Empat Kali Lebih Cepat

Kecepatan adopsi kecerdasan buatan generatif menjadi temuan paling menonjol. Dalam kurang dari tiga tahun, penggunanya di kawasan sudah mencapai 243 juta orang. Sebagai pembanding, internet mobile butuh waktu kira-kira empat kali lebih lama untuk mencapai skala serupa.

Temuan itu menunjukkan hambatan masuk teknologi ini sangat rendah. Pengguna tidak perlu membeli perangkat baru atau berlangganan layanan mahal untuk mulai memakai. Aplikasi percakapan yang sudah terpasang di ponsel menjadi pintu masuk utama.

Namun, adopsi yang cepat tidak otomatis berarti pemanfaatan yang produktif. Sebagian besar penggunaan masih berkisar pada pencarian informasi dan penulisan. Nilai ekonomi yang lebih besar biasanya baru muncul ketika teknologi itu masuk ke proses kerja.

Masyarakat Mulai Percaya Agen Belanja

Laporan itu mencatat meningkatnya kepercayaan konsumen pada agen kecerdasan buatan. Konsumen makin bersedia membiarkan agen membandingkan harga dan membantu proses pembelian. Pola ini disebut sebagai agentic commerce dan diprediksi menjadi saluran penjualan penting.

Proyeksi laporan itu menyebut penggunaan kecerdasan buatan di kawasan bisa melonjak 60 kali lipat dalam lima tahun. Lonjakan itu didorong keyakinan bahwa agen bisa menyelesaikan tugas berlapis dengan andal. Sejumlah pelaku niaga sudah menyiapkan antarmuka khusus untuk agen, seperti dibahas dalam ulasan Radar Digital.

Bagi pedagang, perubahan ini menggeser cara bersaing. Keunggulan tidak lagi hanya soal tampilan toko atau iklan, tetapi juga seberapa mudah produk mereka dibaca dan dipilih oleh agen. Data produk yang rapi menjadi modal baru.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga