Lutim, SuaraLutim – Pergantian pimpinan di jajaran Kepolisian Resor Luwu Timur berlangsung pekan ini. Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, bersama Wakil Bupati Hj. Puspawati Husler dan unsur Forkopimda menyambut kedatangan Kapolres Luwu Timur yang baru, AKBP Irwan Kurnadi, S.I.K., di Bandara Sorowako, Kecamatan Nuha, Jumat (25/9/2026).
Kedatangan itu menandai awal kepemimpinan baru di Polres Luwu Timur. AKBP Irwan Kurnadi ditunjuk menggantikan AKBP Ario Putranto Tuhu Mangabdi, S.I.K., M.H., yang mendapat amanah baru sebagai Kapolres Luwu Utara.
Penyambutan berlangsung hangat. Selain Bupati dan Wakil Bupati, hadir pula Ketua TP PKK Luwu Timur dr. Ani Nurbani Irwan serta jajaran Forkopimda. Kapolres baru tiba didampingi istrinya, Ny. Zilka Irwan, dan disambut langsung jajaran Polres Luwu Timur.
Berita Lutim: Tradisi Penyambutan Pejabat Baru
Penyambutan pejabat di bandara bukan sekadar seremoni. Bandara Sorowako adalah pintu masuk utama kawasan Nuha, sehingga prosesi semacam ini biasanya diikuti rangkaian pertemuan koordinasi informal bersama pimpinan daerah dan instansi vertikal.
Setelah prosesi di bandara, rombongan melanjutkan perjalanan ke TAB Sorowako untuk menikmati santap siang bersama dalam suasana yang lebih santai. Momen itu dipakai untuk membangun keakraban sebelum pekerjaan resmi dimulai.
Rangkaian pergantian kepemimpinan kemudian dilanjutkan dengan acara pisah sambut AKBP Ario Putranto Tuhu Mangabdi dan AKBP Irwan Kurnadi yang dijadwalkan berlangsung Sabtu malam (26/9/2026) di TAB Sorowako.
Rekam tugas yang dibawa Kapolres baru
Sebelum dipercaya memimpin Polres Luwu Timur, AKBP Irwan Kurnadi menjabat sebagai Kapolres Aceh Timur. Pengalaman memimpin wilayah dengan karakter berbeda itu menjadi bagian dari rekam tugas yang dibawanya ke Bumi Batara Guru.
Bagi Polres Luwu Timur, kehadiran pimpinan baru berarti keberlanjutan program yang sudah berjalan. Pola pengamanan wilayah tambang, pengawasan distribusi bahan bakar bersubsidi, hingga penanganan gangguan ketertiban adalah pekerjaan yang menuntut kesinambungan, bukan mulai dari nol.
Harapan kepala daerah
Bupati Irwan menyampaikan ucapan selamat datang kepada AKBP Irwan Kurnadi beserta keluarga. Ia menyatakan harapan agar kehadiran Kapolres baru semakin memperkuat sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, Polri, TNI, serta seluruh unsur Forkopimda.
“Selamat datang di Luwu Timur kepada Bapak AKBP Irwan Kurnadi beserta Ibu. Semoga kehadiran Bapak dapat semakin memperkuat sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, Polri, TNI, serta seluruh unsur Forkopimda dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan daerah,” ujar Bupati Irwan.
Ia juga berharap komunikasi dan kerja sama yang selama ini terbangun dapat terus diperkuat, sehingga berbagai tantangan daerah bisa dihadapi bersama-sama.
Sinergi Forkopimda dan Agenda Daerah
Luwu Timur adalah kabupaten dengan 11 kecamatan, 3 kelurahan, dan 125 desa. Wilayahnya membentang dari pesisir timur hingga kawasan danau purba di bagian barat, dengan kegiatan ekonomi yang bertumpu pada pertanian, perikanan, jasa, dan industri pertambangan nikel.
Karakter itu membuat agenda keamanan daerah cukup berlapis. Ada persoalan ketertiban distribusi bahan bakar bersubsidi, pengamanan kawasan industri, penanganan kebakaran lahan pada musim kemarau, sampai pengawasan lalu lintas di jalur hauling.
Pemerintah daerah dan Polres juga menangani agenda bersama di luar urusan keamanan murni. Salah satunya program penguatan kesehatan dan olahraga, seperti roadshow Sabtu Sehat Juara yang terus berlanjut menyasar kecamatan demi kecamatan.
Polres Luwu Timur sendiri secara berkala menjalankan pembinaan internal, termasuk kegiatan kesamaptaan jasmani bagi personel di Stadion Andi Hasan Opu To Hatta. Agenda semacam itu menjadi bagian dari kesiapan personel menghadapi tugas lapangan.
Yang biasanya jadi prioritas awal
Pada masa awal kepemimpinan, biasanya ada beberapa hal yang menjadi perhatian. Pertama, pengenalan wilayah dan pemetaan titik rawan. Kedua, konsolidasi internal satuan dan jajaran polsek. Ketiga, penajaman koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi vertikal.
Untuk Luwu Timur, distribusi bahan bakar bersubsidi menjadi salah satu isu yang menuntut pengawasan terus-menerus. Pemerintah kabupaten sudah menerapkan sistem ganjil-genap dalam penyaluran BBM, dan pengawasannya melibatkan Satpol PP serta Dinas Perhubungan bersama aparat kepolisian.
Pengalaman itu menunjukkan bahwa pekerjaan kepolisian di daerah ini melekat pada urusan pelayanan harian warga. Bukan hanya penindakan, tetapi juga memastikan kebijakan daerah berjalan tertib di lapangan.
Kanal komunikasi warga
Bagi masyarakat, pergantian pimpinan tidak mengubah kanal pengaduan yang tersedia. Warga tetap bisa menyampaikan laporan ke polsek terdekat, layanan pengaduan pemerintah daerah, maupun kanal darurat yang dikembangkan bersama Diskominfo-SP Luwu Timur.
Yang dibutuhkan dari semua kanal itu adalah tindak lanjut yang terukur. Karena itu, koordinasi lintas lembaga, termasuk dengan pemerintah kecamatan dan desa, menjadi penting agar laporan warga tidak berhenti di satu meja.


