Rabu, 21 Oktober 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Teknologi

Pentagon Setop Claude, Kecerdasan Buatan Militer Diuji

6 Oktober 2026 • zul • 26 kali dibaca
Gedung Pentagon, markas Departemen Pertahanan Amerika Serikat
Gambar: David B. Gleason, Wikimedia Commons, CC BY-SA 2.0.
ASM Group
Iklan

Departemen Pertahanan Amerika Serikat resmi menghentikan penggunaan seluruh produk Anthropic. Pengumuman itu disampaikan pejabat kementerian pada Senin, 5 Oktober 2026, lebih dari sebulan setelah tenggat fase-out yang ditetapkan sendiri oleh Menteri Pertahanan Pete Hegseth. Artinya, Claude, model kecerdasan buatan yang sempat menjadi tulang punggung analisis intelijen militer Amerika, kini benar benar keluar dari sistem pertahanan negara itu.

Kabar ini bukan sekadar pergantian vendor. Selama beberapa bulan terakhir, sejumlah pejabat dan kontraktor pertahanan mengatakan kepada BBC bahwa Claude masih dipakai luas, termasuk untuk operasi militer terhadap Iran. Pengakuan resmi Pentagon menutup spekulasi panjang soal seberapa dalam ketergantungan lembaga itu pada satu model kecerdasan buatan milik perusahaan swasta.

Pentagon Setop Claude, Kecerdasan Buatan Militer Bergeser

Dalam pernyataannya kepada BBC, pejabat Departemen Pertahanan menyatakan bahwa kementerian telah menghentikan penggunaan produk Anthropic. Juru bicara Anthropic menolak berkomentar ketika diminta menanggapi pernyataan tersebut. Laporan BBC juga mencatat bahwa rincian penghentian penuh alat Anthropic itu belum pernah diberitakan sebelumnya.

Perusahaan ini sudah dipakai pemerintah dan militer Amerika sejak 2024. Anthropic menjadi perusahaan kecerdasan buatan canggih pertama yang alatnya ditempatkan di lembaga pemerintah untuk pekerjaan berklasifikasi. Posisi itu membuat keputusan penghentian mendadak berubah menjadi persoalan teknis yang rumit, bukan sekadar pengumuman administratif.

Tata Atur
Iklan

Sampai pekan lalu, menurut beberapa orang yang mengetahui masalah ini, Claude masih dipakai untuk riset, analisis, dan pengumpulan intelijen. Alat itu juga dipakai dalam operasi militer terhadap Iran. Sebagian narasumber berasal dari kalangan mantan pejabat pertahanan Amerika dan kontraktor yang bekerja dekat dengan Pentagon pada urusan kecerdasan buatan.

Iklan

Kawasan Paviliun Akademika di Akademika Townhouse Gowa

Paviliun Akademika: punya kost tanpa repot kelola

Paviliun Akademika menghadirkan pilihan investasi kost terkelola di Akademika Townhouse, Gowa. Unit disiapkan untuk disewakan, dengan pengelolaan kawasan yang ditangani pemilik proyek.

Buka paviliun.site

Mengapa Pencabutan Claude Butuh Berbulan-bulan

Hegseth melabeli Anthropic sebagai risiko rantai pasokan keamanan nasional pada Februari 2026. Ia menetapkan tenggat enam bulan untuk menghentikan pemakaian, yaitu 27 Februari, sehari sebelum Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran. Alasan keterlambatan pencabutan hingga awal Oktober tidak dijelaskan secara resmi.

Sejumlah sumber menyebut Claude tertanam sangat dalam di Maven Smart System, platform intelijen utama Pentagon yang dioperasikan Palantir. Sistem itu dipakai menata data visual seperti citra satelit dan rekaman drone. Data kemudian dialirkan ke Claude dan model bahasa besar lain untuk tugas seperti mengidentifikasi calon sasaran militer.

Analis dan pejabat pertahanan juga rutin memakai Maven untuk menyusun ringkasan satu halaman yang diteruskan ke komando atas. Seorang sumber yang pernah diberi demonstrasi Maven oleh Palantir menyebut alur kerja itu sebagai kebiasaan harian. Versi Reuters lewat Android Headlines menambahkan bahwa Maven bahkan dipakai sebagian negara sekutu untuk bertukar intelijen dengan pemerintahan Trump.

Lauren Kahn, analis senior di Center for Security and Emerging Technology, Universitas Georgetown, menilai bahwa model yang sudah menyatu dengan mesin data rumit tidak bisa dipindahkan dalam satu langkah. Menurut Kahn, fakta bahwa Pentagon baru sekarang menghapus seluruh penggunaan Claude memperlihatkan bahwa sistem seperti ini tidak bersifat pasang lalu pakai. Ia menambahkan bahwa begitu sebuah model terintegrasi, mencabutnya bisa terasa menyakitkan bagi lembaga yang memakainya.

Sengketa Guardrail dan Gugatan ke Pemerintah

Akar konfliknya adalah permintaan Pentagon agar Anthropic melepas pengaman keamanan atau guardrail dari Claude dan memberi militer akses tanpa batas ke produknya. Anthropic menolak, dengan alasan kekhawatiran atas pengawasan massal dan senjata otonom. Penolakan itu menjadi titik balik hubungan kedua pihak.

Sebagai respons, Hegseth menetapkan perusahaan tersebut sebagai risiko rantai pasokan keamanan nasional. Label itu biasanya hanya dikenakan pada perusahaan yang berbasis di negara yang dianggap mengancam Amerika Serikat. Anthropic menyebut langkah tersebut tidak pernah terjadi sebelumnya dan melawan hukum, lalu menggugat pemerintahan Trump untuk membatalkan penetapan itu. Perselisihan hukum tersebut masih berjalan di pengadilan.

Yang menarik, hubungan dengan Gedung Putih justru tampak menghangat. Trump menerima bos Anthropic, Dario Amodei, dua kali di Gedung Putih pekan lalu. Setelah salah satu pertemuan, Amodei mengatakan ia masih punya kekhawatiran soal risiko kecerdasan buatan dan cara menanganinya masih dalam pembahasan. Trump kemudian memuji Amodei sebagai figur yang hebat.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga