Rabu, 21 Oktober 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Teknologi

Pentagon Setop Claude, Kecerdasan Buatan Militer Diuji

6 Oktober 2026 • zul • 26 kali dibaca
Gedung Pentagon, markas Departemen Pertahanan Amerika Serikat
Gambar: David B. Gleason, Wikimedia Commons, CC BY-SA 2.0.
ASM Group
Iklan

Kontrak Baru untuk OpenAI, Google, dan xAI

Setelah Anthropic keluar, belanja kecerdasan buatan Pentagon bergeser ke para pesaingnya. Kementerian sudah menandatangani kontrak dengan Google, xAI, dan OpenAI. Menurut dua orang yang memahami penggunaan kecerdasan buatan di departemen itu, alat OpenAI justru makin luas diadopsi di beberapa cabang militer dalam beberapa bulan terakhir.

Perpindahan ini memperlihatkan satu hal penting. Pasar kecerdasan buatan untuk sektor pemerintah dan militer kini menjadi medan persaingan yang menentukan pendapatan perusahaan model. Ketika satu vendor dinilai tidak sejalan dengan kebutuhan operasional, penggantinya bisa datang dari laboratorium yang sebelumnya bersaing ketat di pasar konsumen.

Ada pelajaran lain yang lebih halus. Ketergantungan pada satu model di dalam sistem yang saling terhubung membuat biaya penggantian membengkak, baik dari sisi anggaran maupun waktu. Pengalaman Pentagon menunjukkan bahwa integrasi mendalam selalu membawa konsekuensi jangka panjang yang jarang diperhitungkan saat kontrak pertama ditandatangani.

Iklan

Tata Atur
Iklan

Kawasan Paviliun Akademika di Akademika Townhouse Gowa

Paviliun Akademika: punya kost tanpa repot kelola

Paviliun Akademika menghadirkan pilihan investasi kost terkelola di Akademika Townhouse, Gowa. Unit disiapkan untuk disewakan, dengan pengelolaan kawasan yang ditangani pemilik proyek.

Buka paviliun.site

Apa Artinya bagi Pengguna dan Industri

Bagi banyak organisasi, kasus ini adalah pengingat untuk memikirkan portabilitas sejak awal. Kalau satu model bisa dicabut dalam hitungan hari karena alasan kebijakan, sistem yang hanya bergantung pada satu penyedia akan rentan. Praktik yang lazim disarankan adalah membangun lapisan abstraksi, menguji lebih dari satu model, dan menyimpan jejak data serta hasil evaluasi sendiri.

Perdebatan guardrail juga menyentuh pertanyaan yang lebih besar. Siapa yang berhak menentukan batas aman penggunaan model pada keputusan berisiko tinggi, perusahaan pembuat model atau lembaga yang memakainya? Kasus Anthropic dan Pentagon menunjukkan bahwa pertanyaan itu tidak bisa dijawab hanya lewat klausul pengadaan.

Untuk pembaca di Indonesia, isu ini terasa jauh, tetapi arahnya relevan. Standar pengamanan yang dibangun hari ini akan menentukan seberapa jauh alat kecerdasan buatan boleh dipakai di sektor publik. Pola serupa muncul ketika tim keamanan OpenAI berguguran dan ketika Amerika dan China menyepakati kanal insiden kecerdasan buatan. Dua peristiwa itu menunjukkan bahwa tata kelola kecerdasan buatan kini bergerak secepat teknologinya.

Kronologi Konflik yang Melebar

Rangkaian peristiwa ini berjalan dalam hitungan bulan. Pada Februari 2026, Hegseth menetapkan Anthropic sebagai risiko rantai pasokan keamanan nasional dan memberi tenggat enam bulan agar seluruh produknya keluar dari lingkungan kementerian. Tenggat itu jatuh pada 27 Februari, sehari sebelum Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran.

Sepanjang periode itu, menurut sejumlah narasumber, pegawai Pentagon tetap memakai alat Claude, termasuk model Mythos yang sangat kuat, untuk pekerjaan analisis. Situasi itu berlangsung sampai pekan pertama Oktober, ketika kementerian akhirnya mengonfirmasi penghentian penuh. Tidak ada penjelasan resmi mengapa jadwal itu mundur sekitar lima pekan.

Sengketa hukum yang berjalan paralel menambah lapisan baru. Gugatan Anthropic mempertanyakan dasar penetapan status risiko rantai pasokan, label yang jarang dipakai terhadap perusahaan Amerika sendiri. Sementara itu, pertemuan Trump dan Amodei menunjukkan bahwa jalur komunikasi keduanya tetap terbuka meski proses hukum masih bergulir.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah Pentagon benar benar sudah tidak memakai Claude sama sekali?

Ya, menurut pernyataan resmi pejabat Departemen Pertahanan pada 5 Oktober 2026. Kementerian menyatakan telah menghentikan penggunaan produk Anthropic. Namun rincian teknis pencabutan itu belum dijelaskan secara terbuka.

Mengapa Anthropic dianggap risiko keamanan nasional?

Karena perusahaan menolak permintaan Pentagon untuk melepas pengaman keamanan Claude. Anthropic beralasan khawatir soal pengawasan massal dan senjata otonom. Penetapan status risiko rantai pasokan itu kini digugat di pengadilan.

Siapa pengganti Claude di lingkungan militer Amerika?

Kementerian sudah menandatangani kontrak dengan Google, xAI, dan OpenAI. Alat OpenAI disebut paling cepat meluas di beberapa cabang militer dalam beberapa bulan terakhir.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga