Rabu, 21 Oktober 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Viral Nusantara

Berita Indonesia: Kabut Asap Tutup Sekolah di Timor Leste

15 Oktober 2026 • zul • 15 kali dibaca
Kabut asap tebal menyelimuti langit Kalimantan akibat kebakaran hutan dan lahan
PadukaYash via Wikimedia Commons, CC BY 4.0
ASM Group
Iklan

Berita Indonesia hari ini kembali menyorot kabut asap kebakaran hutan dan lahan yang melintasi batas negara. Timor Leste mulai menutup sekolah selama tiga hari sejak Kamis, 15 Oktober 2026, karena kabut asap menutupi wilayah ibu kota Dili. Malaysia juga menaikkan ambang indeks pencemaran udara sebelum memutuskan penutupan sekolah.

Berita Indonesia: Kabut Asap Tutup Sekolah di Timor Leste

Penutupan sekolah di Timor Leste berlangsung tiga hari dan mulai berlaku Kamis. Kabut asap dilaporkan menyelimuti Dili dan wilayah sekitarnya dengan visibilitas terbatas. Langkah itu diambil untuk melindungi kesehatan siswa dan guru.

Keputusan tersebut menambah daftar wilayah di kawasan yang terganggu layanan publiknya. Kebakaran hutan Indonesia telah mengirim asap ke Malaysia, Singapura, dan Timor Leste. Kabut asap ini disebut sebagai dampak kebakaran paling berat sejak 2015.

Di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, langit berubah kuning hingga oranye sepanjang Kamis. Jarak pandang turun sampai beberapa puluh meter saja. Sejumlah warga mengeluh pusing dan membutuhkan bantuan oksigen dari lembaga relawan.

Tata Atur
Iklan

Markas besar operasi pemadaman menyebutkan karhutla kali ini diperparah kekeringan El Nino. Lahan gambut yang terbakar menyala perlahan di bawah permukaan dan mengeluarkan asap lebih tebal. Api mudah muncul kembali meski permukaan sudah disemprot air.

Iklan

Campus Commercial Park C.CO Park

Campus Commercial Park: rukost di kawasan kampus

C.CO Park menghadirkan kawasan ruko dan kost dalam satu gerbang, dirancang untuk mahasiswa dan penghuni sekitar kampus. Cocok untuk yang mencari aset produktif dengan pengelolaan kawasan yang tertata.

Buka ccopark.com

Malaysia Naikkan Ambang API untuk Penutupan Sekolah

Menteri Pendidikan Malaysia Fadhlina Sidek menyatakan ambang penutupan sekolah dinaikkan menjadi indeks pencemaran udara atau API di atas 200. Aktivitas luar ruang dihentikan bila API mencapai 100 atau lebih. Aturan sebelumnya menetapkan penutupan pada API di atas 180 atau 150 selama tiga hari berturut-turut.

Kebijakan baru itu diselaraskan dengan rencana aksi kabut asap nasional Malaysia. Fadhlina menyebut keputusan perlu dibuat sistematis berdasarkan penilaian kondisi terkini. Pembacaan API bisa berubah cepat sehingga penutupan beberapa hari di muka dinilai merugikan siswa bila udara membaik.

Orang tua yang khawatir dengan kesehatan anak tetap diizinkan menahan anak di rumah. Mereka hanya perlu memberi tahu pihak sekolah. Pemerintah Malaysia menyatakan keselamatan siswa tetap menjadi prioritas utama.

Malaysia sebelumnya menawarkan tiga helikopter dan satu pesawat untuk membantu pemadaman. Pejabat di Jakarta menyatakan Indonesia masih mampu menangani karhutla saat itu. Pemerintah Indonesia sekarang mempertimbangkan ulang pemanfaatan bantuan tersebut.

Indeks Udara Kalimantan Jauh di Atas Level Berbahaya

Indeks pencemaran udara di sejumlah daerah Kalimantan dan Sumatra melampaui jauh ambang berbahaya. Kabupaten Katingan di Kalimantan Tengah mencatat angka hampir 1.600 pada Kamis. Ibu kota provinsi Palangka Raya mencatat angka hampir 1.300, sementara level berbahaya ditetapkan 300.

Kualitas udara juga terpantau memburuk di kota besar kawasan. Kuala Lumpur memuncaki daftar kota besar paling tercemar versi pemantau IQAir pada Kamis. Singapura menyusul di posisi kedua, lalu Medan dan Jakarta di belakangnya.

Baca juga: Viral Hari Ini: Asap Karhutla Indonesia Selimuti Malaysia

Ratusan ribu warga di provinsi paling terdampak sudah terserang penyakit pernapasan. Kelompok anak, lansia, dan penderita penyakit kronis paling rentan. Fasilitas kesehatan dilaporkan kewalahan melayani pasien dengan keluhan infeksi saluran napas.

Puluhan warga Palangka Raya menggelar protes di kantor gubernur pada Kamis. Mereka menuntut udara bersih dan penanganan yang lebih serius. Aksi serupa pernah disampaikan kelompok warga di Kalimantan Barat melalui jalur hukum.

Pemerintah Pertimbangkan Bantuan Asing

Presiden Prabowo Subianto menyetujui tawaran bantuan dari negara tetangga untuk menangani karhutla. Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir menyebut pembahasan teknis kini berjalan dan melibatkan BNPB. Bentuk bantuan yang akan diberikan belum dirinci.

Kepala BNPB yang baru dilantik menyatakan akan menghimpun aset pemerintah pusat dan daerah lebih dulu. Kristomei Sianturi menilai langkah itu perlu sebelum mengambil bantuan luar negeri. Setelah aset terdata, bantuan yang bisa segera dimanfaatkan akan ditentukan.

Pemerintah menegaskan penanganan karhutla adalah kerja bersama. Kristomei menyebut pengalaman memadamkan kebakaran di Way Kambas menunjukkan satu institusi tidak akan mampu. Pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat diminta bergerak bersamaan.

Baca juga: Berita Politik: ASEAN Bahas Kabut Asap di KTT Manila

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Dudung Abdurachman meminta aparat menindak tegas pelaku pembakaran. Penegakan hukum dinilai penting untuk menutup celah pembukaan lahan dengan cara membakar. Instansi lingkungan menyebut sebagian kebakaran berasal dari praktik tersebut.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga