Iklan

Paviliun Akademika: punya kost tanpa repot kelola
Paviliun Akademika menghadirkan pilihan investasi kost terkelola di Akademika Townhouse, Gowa. Unit disiapkan untuk disewakan, dengan pengelolaan kawasan yang ditangani pemilik proyek.
SUARALUTIM.COM, MALILI — Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur dari Fraksi PAN, Firman Udding, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Luwu Timur atas pengamanan rangkaian Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 dan Pekan Expo K-UMKM Sulawesi Selatan 2026 di Sorowako. Apresiasi itu disampaikan setelah rangkaian kegiatan berskala provinsi tersebut selesai, Sabtu (10/10/2026).
Menurut Firman, pengamanan kepolisian menjadi bagian penting agar seluruh tahapan kegiatan berjalan tertib, mulai masa persiapan, pembukaan, sampai penutupan. Ia menilai, kehadiran aparat di setiap titik kegiatan membuat peserta, tamu undangan, pelaku UMKM, dan warga bisa mengikuti acara dengan nyaman.
Pernyataan itu menempatkan PAN Luwu Timur pada posisi yang mendorong kerja sama antarlembaga, bukan pada perdebatan soal penyelenggaraan. Fokusnya sederhana: kegiatan besar seperti Harkopnas dan Expo K-UMKM hanya bisa berhasil kalau pengamanan, pelayanan pemerintah daerah, dan kesiapan masyarakat berjalan bersamaan.
PAN Luwu Timur Soroti Peran Pengamanan Kegiatan
Dalam keterangannya, Firman menyebut Polres Luwu Timur bekerja di balik layar sejak rangkaian kegiatan dimulai. Ia memberi penekanan pada dua hal: ketertiban lalu lintas di jalur menuju Sorowako dan pengamanan area kegiatan yang dipadati pengunjung.
“Apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada jajaran Kepolisian Resor atas dedikasi, kerja keras, dan komitmennya dalam menjaga keamanan serta ketertiban selama pelaksanaan Harkopnas dan Pekan Expo UMKM tingkat Provinsi Sulawesi Selatan,” ujar Firman.
Ia menambahkan bahwa pengamanan yang baik memberi ruang bagi transaksi dagang, pertemuan antarpelaku usaha, hingga kunjungan resmi tamu daerah berjalan tanpa gangguan berarti.
Apresiasi untuk Personel yang Bertugas
Selain menyampaikan apresiasi kepada institusi, Firman juga menyebut personel yang bertugas. “Kehadiran aparat kepolisian dalam mengawal setiap rangkaian kegiatan menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif, sehingga seluruh peserta, tamu undangan, pelaku UMKM, serta masyarakat dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman,” katanya.
Pernyataan senada soal pentingnya keamanan pernah menjadi perhatian dalam banyak evaluasi kegiatan daerah. Kegiatan yang membawa ribuan tamu dari luar wilayah menuntut kesiapan pengaturan parkir, jalur alternatif, hingga penanganan kondisi darurat.
Firman Udding dan Posisi Fraksi PAN di DPRD Luwu Timur
Firman Udding adalah anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur dari Fraksi PAN untuk daerah pemilihan Luwu Timur 1 yang mencakup Kecamatan Malili dan Wasuponda. Dalam susunan Fraksi PAN periode 2024–2029, ia tercatat sebagai wakil ketua fraksi. Ia juga duduk di Komisi II yang membidangi ekonomi, menjadi anggota Bapemperda, serta anggota Badan Anggaran.
Karena itu, isu yang ia angkat kerap bersinggungan dengan dua hal sekaligus: pembahasan anggaran dan pertumbuhan ekonomi daerah. Ajang seperti Expo K-UMKM dinilai relevan karena memberi ruang pemasaran langsung bagi usaha mikro, kecil, dan menengah, sekaligus mempertemukan mereka dengan pembeli dari luar daerah.
Fraksi PAN sendiri memiliki lima kursi di DPRD Kabupaten Luwu Timur untuk periode 2024–2029. Anggota fraksi tersebar di sejumlah alat kelengkapan dewan, dari komisi, badan musyawarah, badan anggaran, hingga badan kehormatan. Susunan itu dapat dilihat pada daftar susunan fraksi DPRD Luwu Timur.
Kerja Legislatif yang Berdampingan dengan Sektor Rakyat
Dalam sejumlah agenda dewan, Fraksi PAN menempatkan sektor pertanian dan UMKM sebagai bagian yang perlu dijaga. Catatan itu muncul saat pembahasan anggaran perubahan, termasuk dorongan agar bantuan sarana produksi, ketersediaan pupuk, dan pendampingan pelaku usaha diperhatikan.
Firman juga dikenal memiliki perhatian di bidang olahraga dan pembinaan pemuda melalui kegiatan-kegiatan daerah. Pola kerja yang menggabungkan fungsi anggaran, pengawasan, dan kegiatan masyarakat itu menjadi warna kerja fraksi di daerah pemilihan.


