Rabu, 21 Oktober 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Tambang & Industri

Tambang Lutim: 1.088 Pekerja Sorlim, 85 Persen Lokal

20 Oktober 2026 • Admin • 40 kali dibaca
Tambang Lutim di Sorowako, kegiatan proyek pengolahan bijih limonit IGP Sorlim PT Vale Indonesia
Gambar: Dok. Republiknews.co.id, kegiatan proyek Sorowako Limonite Ore (Sorlim) PT Vale Indonesia di Luwu Timur.
ASM Group
Iklan

SUARALUTIM.COM, SOROWAKO — Tambang Lutim kembali mencatat perkembangan pada proyek pengolahan bijih limonit Sorowako. Kanal resmi PT Vale Indonesia menyebut, per September 2026, sebanyak 85 persen dari 1.088 tenaga kerja di proyek Indonesia Growth Project (IGP) Sorowako Limonite atau Sorlim adalah talenta lokal dari Luwu Timur.

Angka itu dikutip dari unggahan akun resmi perusahaan, yang menyatakan pekerja lokal tidak hanya mengisi pekerjaan lapangan, tetapi juga posisi teknis, pengawasan, hingga manajemen proyek strategis. Bagi daerah yang bertahun-tahun bergantung pada sektor tambang, komposisi seperti ini menjadi salah satu ukuran paling mudah dicek: seberapa besar warga lokal benar-benar mengambil bagian di industrinya sendiri.

Tambang Lutim: apa itu proyek IGP Sorlim

Melansir halaman resmi perusahaan, IGP Sorlim adalah proyek pengolahan bijih limonit yang sebelumnya disimpan dan dikategorikan sebagai lapisan tanah penutup. Bijih itu kini diolah menjadi mineral bernilai tinggi melalui teknologi High Pressure Acid Leach (HPAL) bersama mitra konsorsium.

Komitmen pengembangan proyek ditandatangani pada 25 Agustus 2023 di Jakarta. Nilai investasi yang tercatat pada laman resmi perusahaan mencapai US$1,9 miliar, dengan posisi sebagai fondasi rantai pasok baterai kendaraan listrik.

Tata Atur
Iklan

Pengambilan bijih dilakukan dari lapisan tanah penutup pada operasi penambangan saprolit yang sedang berjalan. Bijih tersebut diproses dengan rata-rata sekitar 11,5 juta metrik ton basah per tahun dengan kadar nikel minimal 1,10 persen, lalu dikirim ke pabrik HPAL.

Konsorsium proyek menargetkan produksi 60.000 ton nikel per tahun dalam bentuk Mixed Hydroxide Precipitate (MHP), produk antara yang diproses lebih lanjut menjadi bahan baku komponen baterai. Perkembangan proyek ini juga pernah kami ulas pada artikel nilai tambah limonit Sorowako dimulai.

Iklan

Kawasan Paviliun Akademika di Akademika Townhouse Gowa

Paviliun Akademika: punya kost tanpa repot kelola

Paviliun Akademika menghadirkan pilihan investasi kost terkelola di Akademika Townhouse, Gowa. Unit disiapkan untuk disewakan, dengan pengelolaan kawasan yang ditangani pemilik proyek.

Buka paviliun.site

1.088 tenaga kerja dan komposisi 85 persen warga Luwu Timur

Yang paling sering ditanyakan warga sekitar kawasan tambang biasanya bukan soal investasi, melainkan soal kerja. Pada titik itu, angka komposisi tenaga kerja menjadi jawaban paling langsung.

Unggahan kanal resmi PT Vale per September 2026 menyebutkan 1.088 tenaga kerja di IGP Sorlim, dengan 85 persen di antaranya berasal dari Luwu Timur. Perusahaan menegaskan bahwa pekerja lokal juga mengisi posisi di bidang teknis, pengawasan, dan manajemen proyek.

Sementara itu, halaman proyek pada situs resmi perusahaan mencatat jumlah tenaga kerja sekitar 1.023 orang pada data yang ditayangkan. Perbedaan angka ini wajar terjadi karena data di halaman proyek dan unggahan kanal resmi diperbarui pada waktu yang berbeda. SuaraLutim mencatat keduanya apa adanya, dengan tanggal rujukan masing-masing, agar pemakaian datanya tidak salah konteks.

Untuk tahap konstruksi, halaman resmi perusahaan menyebutkan keterlibatan kontraktor lokal dengan 90 persen tenaga kerja berasal dari Luwu Timur. Data yang dilaporkan sejumlah media pada April 2025 menyebut proyek Sorlim melibatkan lima kontraktor lokal pada fase konstruksi.

Progres konstruksi dan target penyelesaian

Perkembangan proyek tercatat bertahap. Pada kuartal IV 2025, progres proyek dilaporkan mencapai 37 persen. Memasuki kuartal kedua 2026, konstruksi tambang dilaporkan menyentuh sekitar 50 persen, disertai sejumlah pekerjaan pendukung seperti transfer point, sediment pond, pengelolaan stockpile, perluasan workshop perawatan alat, kantor tambang, gedung pelatihan, hingga fasilitas kesehatan dan keselamatan.

Halaman resmi perusahaan menyebut proyek direncanakan selesai pada akhir 2028. Pabrik HPAL akan dibangun di Kawasan Industri Kabupaten Luwu Timur, dilengkapi fasilitas Feed Preparation Plant (FPP) serta sarana penunjang lain di area tambang PTVI. Operasional tambang didukung MRAL Lab yang memastikan hasil analisis mineral akurat dan tepat waktu.

Proyek ini bukan satu-satunya di Luwu Timur. Perusahaan juga mengembangkan area Tanamalia yang masih berada pada tahap eksplorasi. Pada tahap itu, sekitar 250 tenaga kerja lokal di kawasan Loeha Raya dilibatkan, seperti dilaporkan media pada April 2025. Pembahasan mengenai blok tersebut dapat dibaca pada artikel Blok Tanamalia Vale ditargetkan operasi 2029.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga