MALILI — UPT SMP Negeri 2 Malili menyampaikan kebutuhan revitalisasi gedung sekolah dan pembangunan aula serbaguna kepada Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Luwu Timur, Ir. Hj. Harisah Suharjo. Aspirasi tersebut disampaikan saat kunjungan Harisah ke sekolah pada Selasa (1/9/2026). Dalam kunjungan itu, ia berdialog langsung dengan Kepala UPT SMP Negeri 2 Malili, Hj. Darmawati, bersama dewan guru dan staf tata usaha.
Pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi pihak sekolah untuk menyampaikan kondisi, kendala, serta kebutuhan sarana dan prasarana yang dinilai penting untuk mendukung kegiatan pendidikan. Salah satu kebutuhan yang disampaikan adalah revitalisasi gedung sekolah. Pihak sekolah menyebut gedung UPT SMP Negeri 2 Malili belum pernah mendapatkan revitalisasi sejak sekolah tersebut berdiri pada 1993.
Selain perbaikan bangunan, sekolah juga mengusulkan pembangunan gedung aula serbaguna. Aula itu dibutuhkan untuk mendukung berbagai aktivitas warga sekolah, mulai dari pertemuan, pembinaan siswa, kegiatan keagamaan, kegiatan organisasi, penerimaan tamu, hingga kegiatan sekolah lainnya.
Harisah mengatakan aspirasi yang diperoleh dalam kunjungan tersebut akan dibawa dan diteruskan dalam pembahasan lebih lanjut di DPRD Luwu Timur. Kunjungan itu juga menjadi bagian dari upaya dewan menyerap aspirasi secara langsung dari satuan pendidikan.
Berita Lutim: Sekolah Ini Belum Direvitalisasi Sejak 1993
UPT SMP Negeri 2 Malili berdiri pada 1993 dan sejak saat itu belum pernah mendapatkan revitalisasi gedung. Kondisi tersebut menjadi perhatian utama dalam pertemuan antara pihak sekolah dan Wakil Ketua II DPRD Luwu Timur pada Selasa (1/9/2026).
Menurut pihak sekolah, usia bangunan yang panjang membuat sejumlah bagian memerlukan perbaikan menyeluruh, bukan sekadar penambalan. Revitalisasi dinilai penting agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan nyaman dan aman bagi peserta didik.
Dialog dengan Kepala UPT dan Dewan Guru
Kunjungan tersebut diikuti oleh Kepala UPT SMP Negeri 2 Malili, Hj. Darmawati, bersama dewan guru dan staf tata usaha. Dalam dialog itu, pihak sekolah memaparkan kondisi bangunan serta kebutuhan sarana dan prasarana yang dianggap mendesak.
Pertemuan berlangsung langsung di lingkungan sekolah sehingga anggota dewan dapat melihat sendiri kondisi ruang kelas dan fasilitas pendukung. Cara penjaringan aspirasi seperti itu memungkinkan kebutuhan sekolah dinilai berdasarkan kondisi nyata di lapangan.
Gedung Aula Serbaguna Jadi Usulan Kedua
Selain revitalisasi gedung, pihak sekolah mengusulkan pembangunan aula serbaguna. Selama ini, kegiatan bersama warga sekolah harus memanfaatkan ruang yang terbatas, sehingga sebagian aktivitas dilakukan secara bergantian.
Aula tersebut diharapkan menampung pertemuan, pembinaan siswa, kegiatan keagamaan, kegiatan organisasi, penerimaan tamu, hingga berbagai kegiatan sekolah lainnya. Usulan ini disampaikan sebagai kebutuhan jangka menengah sekolah.
Aspirasi Sekolah Dibawa ke Pembahasan DPRD Luwu Timur
Harisah menyatakan aspirasi yang diperoleh dalam kunjungan akan dibawa dan diteruskan dalam pembahasan lebih lanjut di DPRD Luwu Timur. Pernyataan itu menegaskan bahwa kunjungan kerja dewan bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari proses penjaringan bahan kebijakan.
Aspirasi yang terkumpul diharapkan menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan dan kebijakan pembangunan daerah. Artinya, usulan revitalisasi gedung dan aula serbaguna itu akan bersaing dengan kebutuhan lain dalam proses penyusunan program dan anggaran.
Dewan memiliki peran untuk memastikan usulan satuan pendidikan diperhitungkan. Sebab, keputusan akhir mengenai program pembangunan berada pada proses perencanaan daerah yang dibahas bersama pemerintah kabupaten.
Harapan Sekolah setelah Kunjungan
Kepala UPT SMP Negeri 2 Malili, Hj. Darmawati, mengapresiasi kunjungan tersebut. Menurutnya, kehadiran wakil rakyat memberi kesempatan kepada sekolah untuk menyampaikan kebutuhan secara langsung.
“Kami sangat mengapresiasi kunjungan Ibu Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Luwu Timur. Kehadiran beliau memberikan kesempatan kepada kami untuk menyampaikan secara langsung berbagai kebutuhan sekolah, khususnya terkait revitalisasi gedung dan pembangunan aula serba guna yang sangat kami butuhkan,” ujar Darmawati.
Pihak sekolah berharap usulan tersebut masuk dalam perencanaan pembangunan sehingga dapat direalisasikan secara bertahap tanpa mengganggu proses belajar mengajar.