Berita viral hari ini datang dari pasar ponsel Indonesia. iPhone Duo, ponsel lipat pertama Apple, resmi dibuka untuk pra-pesan mulai Jumat, 23 Oktober 2026 pukul 09.00 WIB. Harga termurahnya Rp45.678.910 untuk kapasitas 256GB, sedangkan varian tertinggi 2TB dijual Rp75.999.000.
Viral Hari Ini: Daftar Harga iPhone Duo
Distributor resmi Apple di Indonesia membuka pra-pesan secara serentak. Erajaya, iBox, Digimap, dan Hello Store milik Blibli menjalankan skema yang sama. Ponsel baru tersedia di toko pada 30 Oktober 2026, satu pekan setelah masa pra-pesan dibuka. ANTARA merinci harga per kapasitas berdasarkan laman resmi distributor.
Berikut daftar harga yang beredar. Varian 256GB dibanderol Rp45.678.910, 512GB Rp51.999.000, 1TB Rp61.999.000, dan 2TB Rp75.999.000. Selisih antarvarian cukup besar karena kapasitas penyimpanan menjadi pembeda utama, bukan perbedaan chip atau kamera.
CNN Indonesia mencatat rentang harga mulai Rp45,67 juta sampai Rp75,9 juta. Angka itu sejalan dengan daftar harga di laman distributor. Perbedaan kecil muncul karena pembulatan, bukan karena skema harga berbeda antarpenjual. Daftar harga versi CNN Indonesia memuat rentang yang sama.
Ada dua pilihan warna yang dipasarkan, yaitu Star White dan Night Sky. Keduanya tersedia untuk seluruh kapasitas memori. Konsumen belum bisa memilih kombinasi warna di luar dua pilihan itu pada tahap pra-pesan.
Iklan

Campus Commercial Park: rukost di kawasan kampus
C.CO Park menghadirkan kawasan ruko dan kost dalam satu gerbang, dirancang untuk mahasiswa dan penghuni sekitar kampus. Cocok untuk yang mencari aset produktif dengan pengelolaan kawasan yang tertata.
Spesifikasi Ponsel Lipat Pertama Apple
iPhone Duo memakai layar dalam 7,6 inci saat dibentangkan dan 5,4 inci saat terlipat. Kedua panel memakai OLED dengan refresh rate 120 Hz dan kecerahan puncak 3000 nits. Angka kecerahan itu membuat layar tetap terbaca di bawah matahari langsung.
Dapur pacunya adalah chip 2nm A20 Pro yang menjalankan iOS 27 dengan Apple Intelligence. Chip ini menjadi pembeda utama dari seri sebelumnya. Apple mengklaim efisiensi chip 2nm lebih baik, sehingga baterai 4.883 mAh bisa bertahan lebih lama meski layar lebih besar.
Di sisi kamera, ada dua lensa 48MP di belakang, yaitu kamera utama dengan optical image stabilization dan lensa ultra-wide. Kamera depan dalam beresolusi 48MP, sedangkan kamera luar 12MP. Desain lipat memungkinkan pengambilan foto dengan posisi layar berbeda dari ponsel biasa.
Ponsel ini memakai eSIM tanpa slot kartu SIM fisik. Apple menyebut pilihan itu untuk mengoptimalkan ruang internal agar baterai bisa lebih besar. Konsekuensinya, pengguna harus mengaktifkan eSIM dari operator yang mendukung layanan tersebut.
Kenapa Pre-Order Ini Ramai Dibicarakan
iPhone Duo adalah perangkat lipat pertama Apple, sehingga perhatian publik lebih besar dari rilis biasa. Apple selama bertahun-tahun menahan diri masuk ke kategori lipat, sementara pesaing seperti Samsung sudah menjual perangkat serupa lebih dulu. Kini Apple masuk dengan harga premium.
Antusiasme terlihat dari respons pasar terhadap iPhone 18 Pro yang lebih dulu dibuka. Erajaya menyebut respons positif pelanggan pada pemesanan awal seri itu menunjukkan minat tinggi terhadap produk terbaru Apple. “Kami optimistis kehadiran iPhone Duo akan memberikan pengalaman baru bagi pelanggan melalui desain lipat yang fleksibel dan inovatif,” kata Joy Wahjudi, CEO Erajaya Digital.
Permintaan yang tinggi membuat Apple menambah produksi. Laporan yang dikutip ANTARA menyebut produksi iPhone Duo dongkrak 44 persen untuk memenuhi permintaan. Apple juga sempat membatasi pembelian walk-in di toko karena stok terbatas. Laporan soal kenaikan produksi itu menunjukkan tekanan permintaan yang cukup nyata.
Harga Premium dan Posisi di Pasar Indonesia
Dengan harga mulai Rp45,67 juta, iPhone Duo berada di segmen paling atas pasar ponsel Indonesia. Harganya beberapa kali lipat harga ponsel flagship Android kelas atas. Segmen ini kecil secara volume, tetapi penting secara citra merek.
Pembeli di segmen ini biasanya tidak terlalu sensitif terhadap harga. Mereka membeli karena faktor merek, ekosistem, dan status. Karena itu, strategi Apple lebih menekankan ketersediaan dan pengalaman pemakaian daripada diskon.
Meski begitu, harga tinggi tetap menjadi bahan perbincangan di media sosial. Banyak warganet membandingkan harga iPhone Duo dengan harga kendaraan bekas atau biaya pendidikan. Perbandingan itu lebih merupakan cermin kesenjangan daya beli daripada penilaian produk.


