Kamis, 5 November 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Pemerintahan

Berita Luwu Timur: Islamic Center Malili 60 Persen

3 November 2026 • Admin • 29 kali dibaca
Bupati Luwu Timur meninjau pembangunan Islamic Center Malili dalam berita luwu timur
Gambar: Dok. Penalutim.com/Ikp-Humas Kominfo-SP (peninjauan Islamic Center Malili, 2 November 2026).
ASM Group
Iklan

Iklan

Kawasan Paviliun Akademika di Akademika Townhouse Gowa

Paviliun Akademika: punya kost tanpa repot kelola

Paviliun Akademika menghadirkan pilihan investasi kost terkelola di Akademika Townhouse, Gowa. Unit disiapkan untuk disewakan, dengan pengelolaan kawasan yang ditangani pemilik proyek.

Buka paviliun.site

Tata Atur
Iklan

SUARALUTIM.COM, MALILI — Berita Luwu Timur dari kawasan Malili: pembangunan Islamic Center memasuki tahap penanganan atap. Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, bersama jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) meninjau lanjutan pekerjaan itu pada Senin (2/11/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Bupati menyatakan pembenahan atap menjadi pekerjaan paling mendesak tahun ini. Persoalannya bukan soal tampilan, melainkan kebocoran. Sebelumnya, saat hujan, air masuk ke selasar lantai dua dan memengaruhi bagian dalam bangunan.

“Tahun ini yang paling utama dan mendesak adalah bagian atap. Sebelumnya, ketika hujan, air masuk ke selasar lantai dua dan berpengaruh terhadap bagian dalam bangunan. Karena itu, tahun ini dibenahi menggunakan atap membran untuk mengurangi masuknya air,” ujar Irwan, dikutip Penalutim.

Progres dan Anggaran Islamic Center

Pelaksana Tugas Kepala Bidang Cipta Karya PUPR Luwu Timur, Hernawaty Taslim, menjelaskan bahwa pembangunan Islamic Center secara keseluruhan telah berjalan sekitar 60 persen, termasuk pekerjaan lanskap. Angka itu memberi gambaran bahwa pekerjaan struktur utama sudah melewati separuh, sementara penyelesaian akhir masih menyisakan banyak tahap.

Untuk tahun anggaran 2026, pembangunan Islamic Center memiliki pagu anggaran Rp15 miliar. Pekerjaan aula ditargetkan selesai hingga 30 Desember 2026. Target itu penting karena aula adalah ruang utama yang akan dipakai untuk kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.

Hernawaty menyebut arahan Bupati agar seluruh pembangunan Islamic Center dapat dirampungkan pada 2028 bila memungkinkan. Artinya, pekerjaan tahun ini tidak dirancang sebagai penutup proyek, melainkan sebagai tahap yang harus selesai sebelum tahap berikutnya dimulai.

Berita Luwu Timur: Kenapa Atap Menentukan

Pada bangunan publik, atap adalah bagian yang paling cepat menua dan paling mahal akibat kelalaian. Kebocoran kecil yang dibiarkan akan merusak plafon, dinding, instalasi listrik, dan akhirnya perabot di dalam ruangan. Biaya perbaikannya bisa jauh lebih besar daripada biaya pencegahan.

Karena itu, keputusan mengganti penutup atap dengan material membran masuk akal secara teknis. Material membran umumnya dipilih untuk bentang lebar karena sambungannya lebih sedikit dan pemasangannya relatif cepat. Namun jenis material saja tidak cukup; kualitas pemasangan dan detail sambungan menentukan hasilnya.

Peninjauan langsung oleh kepala daerah juga memberi tekanan pada pelaksana. Dalam proyek yang dibiayai anggaran daerah, kunjungan lapangan biasanya diikuti permintaan laporan progres dan jadwal penyelesaian. Bagi warga, yang perlu dipantau justru dua hal sederhana: apakah kebocoran benar-benar berhenti saat hujan, dan apakah aula benar-benar bisa dipakai sesuai target Desember.

Selain itu, nilai proyek yang besar menuntut tertib administrasi. Setiap tahap pekerjaan sebaiknya memiliki dokumentasi: foto progres, berita acara pemeriksaan, dan laporan konsultan pengawas. Dokumen semacam ini tidak menarik untuk dibaca, tetapi menjadi dasar bila ada persoalan di kemudian hari.

Bagi warga yang ingin memantau, cara paling mudah adalah membandingkan laporan progres dengan kondisi fisik di lapangan. Bila laporan menyebut pekerjaan atap selesai, kunjungan sederhana saat hujan bisa membuktikan apakah kebocoran benar-benar berhenti.

Fungsi yang Diharapkan

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap Islamic Center dapat dimanfaatkan secara luas setelah seluruh tahapan selesai. Selain kegiatan keagamaan, bangunan ini diproyeksikan menjadi ruang kegiatan sosial kemasyarakatan. Pemerintah juga menyebutnya sebagai salah satu ikon baru di kawasan Malili.

Bagi warga Malili, keberadaan ruang terpadu semacam ini mengubah pola kegiatan. Kajian agama, pelatihan keagamaan, majelis taklim, sampai kegiatan sosial bisa berlangsung di satu kawasan, bukan berpindah-pindah dari masjid ke gedung serba guna.

Yang perlu diingat, fungsi ikon tidak otomatis lahir dari bentuk bangunan. Sebuah Islamic center menjadi penting kalau pengelolaannya jelas: ada jadwal kegiatan, ada pengelola, dan ada mekanisme bagi masyarakat yang ingin memakai ruang.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga