Minggu, 20 September 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Pendidikan

Berita Lutim: Pemkab Pangkep-Unismuh Sepakati Kerja Sama

17 September 2026 • Admin
Penandatanganan kerja sama Pemkab Pangkep dan Unismuh dalam berita lutim soal kampus dan daerah
Gambar: Pedoman Rakyat

Pangkep — Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) memperkuat kolaborasi dengan Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta Al-Islam Kemuhammadiyahan. Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama di Rumah Jabatan Bupati Pangkep, Rabu, 16 September 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri staf ahli, asisten, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Kehadiran jajaran pemerintah daerah menunjukkan kesepakatan itu disiapkan sebagai kerangka kerja lintas instansi, bukan sekadar seremonial. Bidang yang disepakati mencakup pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan Al-Islam Kemuhammadiyahan.

Bagi Pangkep, kerja sama dengan perguruan tinggi membuka jalan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menjawab kebutuhan daerah. Sebaliknya, kampus memperoleh ruang menerapkan hasil riset di lapangan. Pola kemitraan semacam ini lazim dipakai pemerintah kabupaten untuk mempercepat penyelesaian persoalan teknis di daerah.

Berita Lutim: Isi Kesepakatan Pemkab Pangkep dan Unismuh

Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, mengatakan kerja sama itu diharapkan melahirkan program yang memberi manfaat bagi pembangunan dan masyarakat Pangkep. Menurutnya, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di perguruan tinggi dapat diimplementasikan untuk menjawab kebutuhan daerah, khususnya di bidang kesehatan, pendidikan, maupun bidang teknis lainnya.

“Kami dari Pemda mengucapkan banyak terima kasih dengan adanya MoU kepada Universitas Muhammadiyah Makassar. Ini suatu kebanggaan, karena dengan nama besar Muhammadiyah, banyak program yang akan turun di Kabupaten Pangkep,” ujarnya.

Bupati yang akrab disapa MYL itu berharap ilmu dan inovasi yang berkembang di dunia kampus dapat diterapkan di Pangkep. Ia menegaskan kolaborasi penelitian antara kampus dan dinas menjadi salah satu pintu masuk untuk menyelesaikan masalah yang ada di daerah.

“Memang yang kita harapkan, kolaborasi yang kita laksanakan, baik penelitian dari kampus maupun dari dinas, bisa kita kolaborasikan untuk menyelesaikan masalah yang ada di Pangkep,” jelasnya.

Bidang Pendidikan: Sarana Kampus dan Dorongan Lanjut Studi

Rektor Unismuh Makassar, Abdul Rakhim Nanda, menyatakan kesepakatan itu akan ditindaklanjuti oleh masing-masing instansi sesuai bidang kerja sama yang dikembangkan. Di bidang pendidikan, Unismuh akan menyiapkan sarana dan dukungan pendidikan. Sementara pemerintah daerah diharapkan mendorong sumber daya manusia di Pangkep untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

“Nanti lebih detailnya akan dibawa ke masing-masing instansi, apa yang akan kita kerjasamakan. Misalnya di bidang pendidikan, perguruan tinggi menyiapkan sarananya, Pemda tentu mendorong SDM-nya untuk melanjutkan pendidikan,” katanya.

Pembagian peran itu dinilai penting karena peningkatan jenjang pendidikan warga membutuhkan dua hal sekaligus: ketersediaan jalur studi di kampus dan dorongan kebijakan dari pemerintah daerah. Dorongan tersebut dapat berbentuk kemudahan akses informasi, pembinaan, hingga dukungan pembiayaan yang disesuaikan kemampuan daerah.

Penelitian Perikanan hingga Tambak Garam Bulu Cindea

Kerja sama juga diarahkan pada bidang penelitian. Abdul Rakhim menyebut Unismuh telah menjalankan sejumlah penelitian di bidang perikanan, termasuk pengembangan tambak garam di Bulu Cindea, Pangkep. Pengalaman itu menjadi modal awal memperluas riset terapan di wilayah tersebut.

“Dalam hal lain seperti penelitian, kami sudah berjalan di bidang perikanan. Kemarin juga ada di Bulu Cindea, ada tambak garam,” lanjutnya.

Bagi daerah pesisir seperti Pangkep, riset di sektor perikanan dan kelautan menyentuh langsung mata pencaharian warga. Hasil penelitian yang terukur dapat membantu pemerintah daerah menyusun kebijakan pengelolaan sumber daya. Selain itu, inovasi budidaya dan pengolahan hasil laut berpotensi memperkuat ekonomi masyarakat pesisir.

Pengabdian Masyarakat Lewat Program KKN

Kerja sama juga dapat dikembangkan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Melalui skema itu, mahasiswa Unismuh dapat terlibat langsung dalam kegiatan pemberdayaan dan pengabdian kepada masyarakat di Kabupaten Pangkep. Kehadiran mahasiswa di tengah warga memberi pengalaman lapangan sekaligus tenaga tambahan bagi program desa.

Model KKN yang diarahkan sesuai kebutuhan daerah biasanya lebih terasa manfaatnya dibanding penempatan umum. Mahasiswa dapat dilibatkan pada pendampingan usaha kecil, literasi digital, hingga pendataan potensi wilayah. Hasilnya menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah maupun kampus.

Program pengabdian serupa juga menjadi perhatian di daerah lain, misalnya pembahasan mengenai beasiswa mahasiswa yang segera dibuka di Luwu Timur. Keduanya menunjukkan bahwa kerja sama pendidikan daerah dan kampus menyangkut dua hal: akses belajar dan kontribusi mahasiswa bagi masyarakat.

Al-Islam Kemuhammadiyahan dan Peluang Pariwisata

Selain pendidikan dan penelitian, Unismuh membuka peluang kerja sama di bidang pariwisata. Mahasiswa asing yang sedang menempuh pendidikan di Makassar dapat dilibatkan untuk memperkenalkan destinasi wisata Pangkep ke negara asal masing-masing. Gagasan itu menyasar promosi wisata melalui jaringan mahasiswa internasional.

Aspek Al-Islam Kemuhammadiyahan menjadi bagian tersendiri dalam kesepakatan tersebut. Bidang ini biasanya berkaitan dengan pembinaan nilai, kegiatan keagamaan, dan penguatan karakter generasi muda. Pemerintah daerah dapat memanfaatkannya untuk mendukung program pembinaan masyarakat di wilayahnya.

Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga