Jumat, 9 Oktober 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Advertorial

HIPMI Sulawesi Selatan Buka Jalur UMKM Luwu Timur Naik Kelas

27 September 2026 • Admin • 38 kali dibaca
ASM Group
Iklan

Kapasitas SDM Jadi Penentu UMKM Luwu Timur Naik Kelas

Bagi pembaca Luwu Timur, pertanyaannya sederhana: apa arti semua itu di tingkat lapangan? Pembeda antara usaha yang berhenti di lingkaran kecamatan dan yang melangkah ke kota lain bukan pada besar-kecilnya modal awal, melainkan pada kesiapan pelakunya: mutu produk, cara mengemas, kualitas layanan, sampai kemampuan menembus pasar.

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur pun menempatkan ekonomi kreatif dan UMKM sebagai salah satu motor ekonomi daerah. Pada 20 Juli 2026, Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam menerima audiensi Winner Puteri Ekraf Sulselbar 2026, Aura Malaeka Putri R. Dalam pertemuan itu, Bupati menyatakan dukungan penuh terhadap program kerja yang dipaparkan dan berkomitmen turut mendampingi kegiatannya, terutama untuk memperluas promosi produk unggulan UMKM Luwu Timur, seperti dilaporkan Warta Lutim.

“Dukungan pemerintah daerah sangat penting agar program ekonomi kreatif dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kami ingin UMKM Luwu Timur semakin berkembang dan memiliki daya saing yang lebih kuat,” ujar Aura dalam laporan itu.

Jalur pameran dan pemasaran juga sudah dipakai. Pada Juli 2026, stand Dekranasda Kabupaten Luwu Timur tampil pada HUT Dekranas ke-46 di Trans Studio Mall Makassar. Sekretaris Daerah Luwu Timur, Ramadhan Pirade, menilai momen semacam itu bukan hanya ajang promosi, tetapi sarana belajar dan memperluas akses pasar bagi perajin daerah. “Momentum HUT Dekranas ini tidak hanya menjadi ajang pameran produk kerajinan, tetapi juga sarana untuk saling belajar, bertukar pengalaman, dan memperluas akses pasar bagi para pengrajin daerah,” ujarnya, dikutip Warta Lutim.

Tata Atur
Iklan

Di titik ini, pembinaan kapasitas menjadi penentu. Pameran tanpa kesiapan produk cenderung berhenti pada transaksi sehari. Sebaliknya, pelaku usaha yang sudah menata merek, kemasan, pencatatan keuangan, dan kapasitas produksinya bisa mengubah satu kesempatan menjadi pesanan berulang. Pembahasan itu pernah dirangkum SuaraLutim dalam artikel 8 Strategi Praktis UMKM Luwu Timur Naik Kelas, dan kini bertemu dengan jalur pelatihan yang dibuka HIPMI Sulawesi Selatan.

Yang Bisa Disiapkan Pelaku Usaha Daerah

  • Rapikan legalitas lebih awal. Nomor induk berusaha, izin dasar, hingga pendaftaran merek membuat usaha mudah masuk pembiayaan formal, ritel, dan pengadaan institusi.
  • Naikkan mutu dan standar produk. Sertifikasi yang relevan, dari keamanan pangan sampai penandaan kemasan, sering menjadi syarat masuk pasar yang lebih besar.
  • Pisahkan uang usaha dan uang pribadi. Catatan penjualan dan biaya sederhana memudahkan perhitungan harga jual sekaligus jadi bahan pengajuan kredit.
  • Masuk jejaring organisasi. Pertemuan lintas daerah membuka informasi soal pembeli, penyandang modal, dan pelatihan yang jarang datang sendiri ke pelosok.
  • Manfaatkan kanal digital sesuai kapasitas. Unggahan produk yang konsisten lebih bernilai daripada kampanye besar yang tidak berkelanjutan.

Jembatan Antara Pengusaha Daerah dan Pasar yang Lebih Luas

Keuntungan praktis dari jalur ini ada pada struktur organisasinya. HIPMI Sulawesi Selatan membawahi HIPMI kabupaten dan kota, termasuk Luwu Timur. Artinya, pelatihan dan jejaring tingkat provinsi bisa diakses anggota daerah tanpa harus membangun koneksi dari nol di Jakarta.

SuaraLutim sebelumnya memberitakan bagaimana HIPMI Luwu Timur menegaskan bahwa pengusaha lokal bukan penonton di daerahnya sendiri. Agenda wisata bisnis ke kawasan industri juga disiapkan, sebagaimana diulas dalam artikel HIPMI BizTrip: Vale Experience 2026 Digelar Oktober. Selain itu, ajang besar seperti Harkopnas di Sorowako membuka peluang dagang dan kemitraan bagi pelaku usaha lokal, seperti dibahas dalam artikel 5 Peluang Besar Harkopnas Sorowako untuk UMKM Lutim.

Andi Amar juga aktif menyoroti kesiapan ekspor dan rantai nilai. Sebagai alumni Australia Awards, ia menjadi salah satu pembicara pada forum perdagangan yang membahas rantai pasok berkelanjutan, seperti tercatat di laman resmi Australia Awards Indonesia. Persoalannya jarang pada semangat berusaha, tetapi pada kesiapan: mutu yang konsisten, dokumen yang lengkap, dan pasokan yang andal.

Bagi Luwu Timur, arahnya cukup jelas. Daerah ini punya basis pertanian, perkebunan, perikanan, kerajinan, kuliner, dan sektor jasa yang tumbuh mengikuti industri. Yang menentukan adalah berapa banyak pelakunya rela naik satu tingkat: dari produsen menjadi pemasok, dari pedagang menjadi pemilik merek. Di situlah pelatihan, pendampingan, dan jejaring seperti yang disiapkan HIPMI Institute Sulawesi Selatan menjadi relevan, bukan sebagai acara sesaat, melainkan sebagai kurikulum yang berjalan bertahap.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu HIPMI Institute Sulawesi Selatan?
Ia badan otonom HIPMI Sulawesi Selatan yang fokus pada peningkatan kapasitas pengusaha muda, dengan tagline “Skill up founder, Scale up bisnis”. Pengurus periode 2026–2028 dilantik pada 2 Mei 2026 di Makassar, dan Sulawesi Selatan diposisikan sebagai hub Kawasan Timur Indonesia.

Siapa Andi Amar Ma’ruf Sulaiman?
Ia Anggota DPR RI periode 2024–2029 dari Fraksi Partai Gerindra yang duduk di Komisi III, sekaligus Ketua Umum BPD HIPMI Sulawesi Selatan 2024–2027. Daerah pemilihannya Sulawesi Selatan II, bukan Luwu Timur.

Apa kaitan jalur pelatihan ini dengan UMKM Luwu Timur?
HIPMI Sulawesi Selatan membawahi HIPMI kabupaten dan kota, termasuk Luwu Timur. Lewat jenjang itu, pelaku usaha daerah bisa mengikuti pelatihan, bertemu calon mitra, dan memakai jaringan provinsi untuk memperluas pasar.

Kesimpulannya sederhana. Syarat utama usaha kecil melangkah keluar daerah bukan hanya modal, melainkan kesiapan pemiliknya: legalitas, mutu, catatan keuangan, dan keberanian bertemu mitra baru. Jalur pembinaan HIPMI Sulawesi Selatan menyediakan ruang untuk itu, dan Luwu Timur sudah punya bahan bakunya — produk yang khas serta pelaku usaha yang gigih. Kalau keduanya bertemu, naik kelas bukan lagi kalimat seremonial.

Sumber: ANTARA News Makassar (3–4 Mei 2026), Harian Fajar (8 April 2026), Media Center Luwu (April 2025), Warta Lutim (12 dan 21 Juli 2026), Australia Awards Indonesia, serta arsip pemberitaan SuaraLutim.

Gambar: Dok. ANTARA/Darwin Fatir.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga