Agenda yang Perlu Dilanjutkan
Sejumlah hal masih menunggu kejelasan setelah reses tersebut. Pertama, kepastian tahapan pembangunan lanjutan Rumah Sakit Towuti, termasuk jadwal dan cakupan pekerjaan pada 2027. Kedua, ketersediaan tenaga medis yang siap ditempatkan ketika fasilitas itu mulai beroperasi.
Ketiga, kesiapan jalan dan akses dari desa-desa seberang danau, karena rumah sakit tidak akan banyak membantu bila warga tetap kesulitan menjangkaunya. Keempat, koordinasi dengan pemerintah kabupaten untuk memastikan program pendampingan berjalan setelah pembangunan fisik selesai.
Alamsyah dan anggota Fraksi PAN lain di dapil yang berdekatan telah beberapa kali menyoroti isu layanan dasar ini. Pola kerja seperti itu, dengan menyampaikan progres ke warga di desa, memberi kesempatan bagi konstituen untuk menagih janji secara langsung.
Yang Diminta Warga di Setiap Titik Reses
Pola aspirasi yang muncul di wilayah Towuti umumnya berulang: akses jalan, penerangan, air bersih, dan layanan kesehatan. Empat hal itu muncul karena berkaitan langsung dengan biaya hidup. Warga yang harus menempuh perjalanan jauh untuk berobat mengeluarkan biaya transportasi dan penginapan yang tidak kecil.
Selain itu, warga seberang danau sering menyampaikan kebutuhan transportasi penyeberangan yang andal. Ketika cuaca buruk, penyeberangan bisa terganggu, dan itu berdampak pada distribusi barang, hasil pertanian, hingga kepastian jadwal berobat. Upaya menjawab kebutuhan ini membutuhkan koordinasi lintas perangkat daerah, bukan hanya satu komisi.
Karena dapil Alamsyah mencakup Nuha yang berada di lingkar kawasan tambang, aspirasi soal tenaga kerja lokal juga kerap disampaikan. Permintaan itu umumnya berbentuk harapan agar peluang kerja dan kemitraan usaha di sekitar kawasan industri lebih banyak menyentuh warga setempat.
Pertanyaan yang Sering Muncul
Siapa Ir. Alamsyah, ST?
Ia adalah anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur dalam Fraksi PAN periode 2024-2029, menjabat Sekretaris Fraksi PAN, anggota Komisi III Bidang Pembangunan, dan anggota Badan Anggaran untuk Dapil Luwu Timur 5 (Nuha-Towuti).
Berapa anggaran lanjutan Rumah Sakit Towuti?
Menurut keterangan yang disampaikan Alamsyah dalam reses di Desa Langkea Raya pada 15 Agustus 2026, pemerintah kabupaten menyiapkan Rp10 miliar pada Tahun Anggaran 2027. Angka ini bersumber dari pernyataan resmi dalam kegiatan reses tersebut.
Apakah Alamsyah kader PAN?
Penyebutan yang tepat adalah anggota Fraksi PAN. Di DPRD Luwu Timur, susunan fraksi memuat beberapa anggota yang pada pemilu 2024 dicalonkan partai berbeda. Afiliasi fraksi dan partai pengusung saat pemilu adalah dua hal yang berbeda dan sebaiknya tidak disamakan.
Penutup
Bagi warga Towuti dan Nuha, yang paling menentukan bukan seberapa sering nama mereka muncul di berita, melainkan apakah layanan dasar benar-benar membaik. Reses menjadi ruang untuk menguji komitmen itu secara terbuka, dan Fraksi PAN memakai momen tersebut untuk menjelaskan rencana anggaran di depan konstituennya.
Tautan Sumber
Laporan reses dapat dibaca di Sarambang.id dan Ujungjari.com. Data perolehan suara dan penetapan calon terpilih anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur Pemilu 2024 dapat dicek di laman KPU Kabupaten Luwu Timur.
Sumber: Sarambang.id (“Alamsyah Serap Aspirasi Warga Towuti, Pembangunan RS Jadi Prioritas”); Ujungjari.com (“Anggota Komisi III DPRD Luwu Timur, Alamsyah Reses di Desa Langkea Raya”); KPU Kabupaten Luwu Timur (penetapan calon terpilih anggota DPRD Pemilu 2024); Sarambang.id (susunan pimpinan dan anggota lima fraksi DPRD Luwu Timur 2024-2029).
Baca juga: PAN Luwu Timur: Rivaldi Kawal agar RS Towuti Berfungsi, PAN Luwu Timur: Yusuf Pombatu dan Perda Tenaga Kerja, serta Berita Lutim: Jarak Faskes 127 Km, Pemkab Usul RS Baru.
Gambar: Dok. Ujungjari.com (dokumentasi reses Alamsyah di Desa Langkea Raya, Kecamatan Towuti, 15 Agustus 2026).


