MALILI — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia masih terasa di Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur. Salah satu kegiatannya adalah lomba menyanyi sambung lirik yang mempertemukan perwakilan masyarakat dari 14 desa dan satu kelurahan di Aula Kecamatan Malili, Kamis (20/8/2026).
Kegiatan itu menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-81 RI. Selain menghadirkan suasana kompetitif, lomba tersebut dipakai sebagai ruang mempererat silaturahmi dan kebersamaan masyarakat di wilayah Kecamatan Malili.
Berita Lutim: Lomba Sambung Lirik Pertama di Kecamatan Malili
Lomba sambung lirik yang digelar di Aula Kecamatan Malili itu tercatat sebagai yang pertama dilaksanakan di wilayah tersebut. Pelaksanaannya turut melibatkan kelompok lanjut usia (lansia) serta organisasi perempuan Aisyiyah.
Menurut Camat Malili, Hasyim Ning, kegiatan itu tidak semata-mata ditujukan untuk memperebutkan juara. Momentum peringatan kemerdekaan dinilai tepat untuk memperkuat hubungan sosial sekaligus membangun kebersamaan antarwarga, khususnya di lingkungan desa dan kelurahan.
“Lomba kali ini bukan sekadar mencari juara, tetapi sebagai ajang silaturahmi antar desa di lingkup Kecamatan Malili,” ujar Hasyim Ning.
Antusiasme peserta dari berbagai desa dan kelurahan menambah semarak suasana perayaan kemerdekaan di tingkat kecamatan. Camat Malili membuka langsung kegiatan tersebut dan memberikan arahan sebelum rangkaian perlombaan dimulai.
14 Desa dan Satu Kelurahan Ikut Berlomba
Lomba ini mempertemukan perwakilan masyarakat dari seluruh desa dan kelurahan di Kecamatan Malili. Jumlahnya 14 desa dan satu kelurahan, sehingga hampir seluruh wilayah administratif kecamatan terwakili dalam kegiatan itu.
Keterlibatan banyak desa membuat kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai ajang hiburan. Warga dari wilayah yang berbeda bertemu, saling memberi dukungan, dan membangun keakraban di luar rutinitas harian mereka.
Bagi pemerintah kecamatan, format perlombaan antardesa seperti ini dinilai efektif untuk merawat hubungan sosial. Kompetisi berlangsung dalam suasana rekreatif, sehingga kebersamaan tetap menjadi tujuan utama.
Lansia dan Aisyiyah Turut Meriahkan
Yang membedakan lomba sambung lirik di Malili adalah keterlibatan kelompok lansia dan organisasi perempuan Aisyiyah. Kehadiran mereka memberi warna tersendiri karena kegiatan peringatan kemerdekaan biasanya didominasi peserta usia muda.
Lewat keterlibatan lintas usia, peringatan HUT ke-81 RI di Kecamatan Malili tidak hanya menjadi kompetisi menyanyi. Kegiatan itu menjadi ruang perjumpaan antargenerasi yang tumbuh di lingkungan yang sama.
Panitia menempatkan lomba sebagai bagian dari rangkaian perayaan kemerdekaan di tingkat kecamatan. Sifatnya rekreatif dan mempererat hubungan antarmasyarakat.
Juara Lomba Sambung Lirik Kecamatan Malili
Setelah melalui rangkaian perlombaan, Kelurahan Malili keluar sebagai juara pertama. Desa Harapan meraih juara kedua, sementara Desa Lakawali Pantai menempati posisi ketiga.
Adapun kategori Favorit Lansia diraih oleh Kelurahan Malili. Capaian itu melengkapi hasil lomba sambung lirik yang berlangsung di Aula Kecamatan Malili.
Meski hasil akhir menentukan siapa yang terbaik, suasana kegiatan tetap hangat. Dukungan dari perwakilan desa lain tetap terdengar selama perlombaan berlangsung.
Perlombaan sambung lirik sendiri menguji ingatan peserta terhadap penggalan lagu yang diperdengarkan. Peserta yang paling cepat melanjutkan lirik mendapat nilai untuk wilayahnya.
Harapan agar Kegiatan Berlanjut
Kegiatan perdana ini diharapkan tidak berhenti sebagai bagian dari perayaan HUT Kemerdekaan. Pemerintah kecamatan berharap lomba tersebut dapat menjadi embrio kegiatan kebersamaan masyarakat yang terus dikembangkan pada momentum-momentum berikutnya.
Pandangan itu sejalan dengan pesan Camat Malili yang menempatkan silaturahmi antar desa sebagai tujuan utama. Dengan cara itu, peringatan kemerdekaan tidak hanya diisi upacara dan perlombaan, tetapi juga penguatan hubungan sosial antarwarga.
Bagi desa dan kelurahan, kegiatan bersama semacam ini juga menjadi ruang untuk mengenal kebutuhan wilayah lain. Pertemuan rutin di tingkat kecamatan memudahkan koordinasi ketika ada program yang menyentuh lebih dari satu desa.
Beberapa agenda kebersamaan di tingkat desa dan kecamatan Luwu Timur pernah diberitakan SuaraLutim, misalnya kegiatan warga yang membuat lampu sorot menerangi lapangan Balantang dan agenda di kanal desa & kecamatan. Kegiatan yang melibatkan pelajar dan warga sekolah juga pernah dibahas pada artikel lomba HUT RI ke-81 di lingkungan dinas pendidikan.
Laporan lengkap tentang lomba sambung lirik di Malili ini pertama kali dipublikasikan oleh ExposeTimur.com. Informasi pemerintahan Kabupaten Luwu Timur dapat dilihat pada kanal Warta Lutim, sedangkan gambaran umum daerah dan agenda provinsi tersedia di portal Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.