Kamis, 5 November 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Ekonomi & UMKM

Berita Luwu Timur: PT CLM Percepat Program PPM 9 Desa

23 September 2026 • Admin • 17 kali dibaca
Rapat kerja pendamping kegiatan desa dalam percepatan program pemberdayaan masyarakat PT CLM di Luwu Timur
Gambar: Kabar Lutim
ASM Group
Iklan

PT Citra Lampia Mandiri (CLM) mendorong percepatan realisasi Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di wilayah pemberdayaan perusahaan. Langkah itu ditempuh melalui Rapat Kerja Pendamping Kegiatan Desa (PKD) bersama pendamping dari sembilan desa pemberdayaan PT CLM. Forum tersebut menjadi ruang untuk menyamakan pemahaman mengenai petunjuk teknis sekaligus mengevaluasi perkembangan pelaksanaan program di masing-masing desa.

Bagi warga Luwu Timur, program semacam ini menentukan apakah kehadiran perusahaan di sekitar permukiman benar-benar berbuah manfaat atau hanya berhenti pada dokumen kerja sama. Karena itu, cara perusahaan mengelola pendamping lapangan menjadi penanda penting, terutama pada desa-desa yang berada di sekitar wilayah operasi.

Berita Luwu Timur: Rapat Kerja PKD dan Penyamaan Juknis

Dalam rapat kerja tersebut, PKD bersama tim perusahaan membahas sejumlah aspek teknis pelaksanaan program. Pembahasan mencakup mekanisme kegiatan, tahapan administrasi, koordinasi dengan pemerintah desa, monitoring, hingga pelaporan. Seluruh pembahasan diarahkan pada satu tujuan: memastikan program berjalan sesuai rencana dan dapat dipertanggungjawabkan.

Penyamaan pemahaman atas petunjuk teknis menjadi bagian penting dari forum ini. Program pemberdayaan biasanya melibatkan banyak pihak, mulai dari kelompok tani, pelaku UMKM, pemerintah desa, hingga tim perusahaan. Tanpa rujukan teknis yang sama, pelaksanaan di lapangan mudah melenceng dari rencana dan menyulitkan pengukuran hasil.

Tata Atur
Iklan

Rapat kerja itu juga dipakai untuk mengidentifikasi kendala yang berpotensi menghambat pelaksanaan program. Setiap persoalan dibahas bersama untuk menentukan solusi dan langkah tindak lanjut. Pendekatan seperti itu membantu perusahaan dan pendamping desa mengambil keputusan lebih cepat dibandingkan menunggu laporan tertulis yang tersusun berjenjang.

Iklan

Kawasan Paviliun Akademika di Akademika Townhouse Gowa

Paviliun Akademika: punya kost tanpa repot kelola

Paviliun Akademika menghadirkan pilihan investasi kost terkelola di Akademika Townhouse, Gowa. Unit disiapkan untuk disewakan, dengan pengelolaan kawasan yang ditangani pemilik proyek.

Buka paviliun.site

Apa yang Dibahas dalam Rapat Kerja PKD

Mekanisme Kegiatan dan Tahapan Administrasi

Tahapan administrasi sering menjadi titik lemah program pemberdayaan. Kelengkapan dokumen menentukan apakah kegiatan bisa dicairkan dan dipertanggungjawabkan pada akhir periode. Karena itu, PKD dan tim perusahaan menelusuri kembali tahapan yang harus dilalui setiap kegiatan, mulai dari perencanaan, penetapan penerima manfaat, pelaksanaan, hingga bukti penyelesaian pekerjaan.

Mekanisme kegiatan juga dibahas agar alur kerja antar pihak tidak tumpang tindih. Dalam praktiknya, satu usulan kegiatan bisa melibatkan pemerintah desa pada tahap perencanaan, kelompok masyarakat pada tahap pelaksanaan, dan perusahaan pada tahap pengawasan. Kejelasan peran mencegah pekerjaan yang sama dikerjakan dua pihak sekaligus atau justru terabaikan.

Koordinasi dengan Pemerintah Desa

Koordinasi dengan pemerintah desa menjadi salah satu topik utama. Pemerintah desa adalah pihak yang paling memahami kebutuhan warga sekaligus memegang data dasar desa. Keterlibatan mereka memastikan program tidak bertabrakan dengan rencana pembangunan desa dan anggaran yang sudah ditetapkan melalui musyawarah.

Bagi desa, kehadiran pendamping perusahaan juga membantu memperkuat kapasitas perencanaan dan pelaporan. Beberapa desa memanfaatkan forum semacam ini untuk belajar menyusun dokumen kegiatan yang lebih tertib, sehingga usulan mereka saat musyawarah desa menjadi lebih matang.

Monitoring dan Pelaporan

Monitoring dan pelaporan dibahas untuk memastikan kemajuan program dapat diikuti secara berkala. Laporan yang disusun sejak awal memudahkan perusahaan menilai capaian, sekaligus memberi warga gambaran jelas tentang tindak lanjut usulan mereka. Dengan begitu, program pemberdayaan tidak berhenti pada seremonial penyerahan bantuan, tetapi berlanjut pada pendampingan dan evaluasi.

Kata Perusahaan soal Penguatan Kapasitas Pendamping

Senior Supervisor PPM PT CLM, Mehdi Insana Kamil, mengatakan rapat kerja PKD merupakan bagian dari rangkaian penguatan kapasitas pendamping yang sebelumnya telah dilakukan perusahaan. Kegiatan sebelumnya mencakup optimalisasi peran PKD serta pelatihan peningkatan kompetensi bagi para pendamping.

Menurut Mehdi, rangkaian kegiatan tersebut diharapkan menjadi bekal bagi para PKD dalam menjalankan tugas secara lebih efektif dan produktif. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para PKD serta pemerintah desa pemberdayaan atas partisipasi dan dukungan dalam pelaksanaan program.

Melalui rapat kerja itu, pendamping dari sembilan desa pemberdayaan diharapkan memiliki pemahaman yang sama terhadap petunjuk teknis pelaksanaan PPM. Kehadiran PKD di tingkat desa juga diharapkan memperkuat komunikasi dan koordinasi antara perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat penerima manfaat.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga