Strategi, bukan sekadar rajin posting
Di profil profesionalnya, Syaparuddin menggambarkan dirinya sebagai strategist pemasaran digital yang membantu usaha jasa, coach, dan merek pendidikan mengubah konten menjadi sistem perolehan calon pelanggan yang terukur.
Ia menilai persoalan utama pelaku usaha biasanya bukan pada konsistensi unggahan, melainkan pada arah: posisi produk yang kabur, penawaran yang lemah, dan konten yang tidak mengantar pada konversi. Karena itu, pekerjaan yang ia lakukan lebih banyak berupa audit pemasaran dan konten, penajaman posisi dan penawaran, penyusunan peta jalan pemasaran 90 hari, serta pendampingan bagi pemilik usaha dan tim.
Ia menyebut telah lebih dari enam tahun menekuni bidang ini sebagai pendiri usaha, praktisi bisnis digital, dan trainer, dengan pengalaman melatih ratusan peserta dari program pemerintah, pelatihan korporasi, maupun platform daring.
Mengapa pendampingan lokal penting
Kehadiran trainer yang berbasis di Sulawesi Selatan punya nilai tersendiri bagi pelaku usaha kecil. Mereka berhadapan dengan kendala yang sama: jaringan internet yang belum stabil di semua titik, pemilik usaha yang merangkap kasir, pemasar, sekaligus pengelola keuangan, sampai kebiasaan belanja warga yang masih bertumpu pada hubungan personal.
Karena itu, saran yang dihasilkan cenderung tidak menuntut biaya besar. Syaparuddin, misalnya, menempatkan aplikasi keuangan sederhana dan pembangunan toko online sebagai langkah awal, bukan sistem yang rumit dan mahal. Pendekatan semacam itu lebih mudah dijalankan pemilik usaha yang baru memulai.
Pengalaman sebagai pelaku usaha juga menjadi modal. CPNSONLINE.ID yang ia bangun sejak 2018 bukan sekadar bisnis pendidikan, melainkan ruang uji bagi strategi pemasaran yang kemudian ia ajarkan kepada peserta pelatihan. Peserta pun menerima bahan yang sudah melewati praktik, bukan sekadar teori ruang kelas.
Relevansi bagi UMKM Luwu Timur
Cara berpikir semacam ini relevan bagi Luwu Timur. Ekonomi daerah bertumpu pada tambang, sawit, dan pertanian, sementara usaha kecil tumbuh mengikuti denyut aktivitas warga. Saat gelaran besar seperti Harkopnas menyentuh Sorowako, seperti tergambar pada pembahasan peluang UMKM Luwu Timur, peluang belanja warga ikut terbuka, dan pelaku usaha yang sigap tampil di kanal digital biasanya lebih cepat menangkap pesanan.
Namun, tantangan khas daerah tetap ada: kualitas sinyal yang belum merata, kebiasaan mencatat keuangan yang masih manual, dan keterbatasan waktu pemilik usaha untuk belajar pemasaran. Dua hal pertama justru sejalan dengan saran Syaparuddin, yakni memakai aplikasi keuangan sederhana dan membangun kehadiran daring yang konsisten.
Bagian ketiga, keterampilan pemasaran, adalah wilayah yang bisa ditempuh lewat pelatihan. Jalur sertifikasi juga terbuka, dan biaya sertifikasi BNSP kerap menjadi pertanyaan pertama calon peserta. Bagi pekerja dan pelaku usaha di kawasan industri, penguatan kompetensi teknis semacam ini sudah menjadi kebutuhan yang lazim, seperti yang tergambar pada praktik pelatihan karyawan Sorowako.
Dengan kata lain, pesan Syaparuddin bukan pekerjaan sehari. Ia menuntut satu keputusan awal dari pemilik usaha: berhenti mengandalkan cara lama, lalu mulai menata penjualan, pencatatan, dan pemasaran pada kanal yang bisa diukur.
Pertanyaan yang sering muncul
Siapa Syaparuddin Salam?
Praktisi digital marketing dan trainer asal Makassar, pendiri sekaligus CEO CPNSONLINE.ID, instruktur digital marketing pada program BBPSDMP Kominfo, dan trainer Skill Academy by Ruangguru. Ia bergelar sarjana dari Universitas Hasanuddin serta menyandang sertifikasi C.DMS, C.CA, C.Tr, dan C.DM.
Apa saja yang ia latih?
Strategi pemasaran digital, perencanaan konten, perdagangan daring, dasar bisnis digital, hingga pelayanan prima dan transformasi layanan digital berbasis kecerdasan artifisial.
Apakah ia asesor kompetensi?
Ya. Ia terdaftar sebagai asesor kompetensi BNSP dengan nomor blanko 11556884 dan masa aktif sampai 22 September 2026.
Sumber: RRI Makassar (rri.co.id), Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin (nursing.unhas.ac.id), laman resmi BNSP, serta profil profesional yang dipublikasikan Syaparuddin Salam. Artikel ini disusun dari keterangan publik; pembaca yang membutuhkan data resmi dapat menghubungi lembaga terkait.


