Sabtu, 31 Oktober 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Kesehatan

Berita Lutim: Skrining Kusta Pelajar Malili Dimulai

28 Oktober 2026 • Admin • 21 kali dibaca
Berita Lutim: pelajar mengikuti skrining kesehatan di SMAN 1 Luwu Timur, Malili
Gambar: Dok. Kominfo-SP Kabupaten Luwu Timur via Expose Timur (skrining kesehatan pelajar di Malili, 27 Oktober 2026).
ASM Group
Iklan

Dari skrining ke gerakan Sulsel Bersinar

Usai mendampingi skrining di SMAN 1 Luwu Timur, Puspawati bersama rombongan Dinas Kesehatan melanjutkan agenda ke Puskesmas Malili. Di sana mereka mengikuti kegiatan Sulsel Bersinar, akronim dari Sulawesi Selatan Bersih Narkoba dengan tajuk Gerakan Cari Mantu Bersih Narkoba.

Rangkaian agenda itu memperlihatkan pola kerja yang dipakai pemerintah provinsi: menggabungkan beberapa isu kesehatan dalam satu kunjungan kerja. Skrining kusta dan kampanye antinarkoba ditempatkan dalam satu hari, di lokasi yang berdekatan, dengan peserta yang sebagian sama.

Dari sisi efisiensi, pola itu masuk akal. Perjalanan pejabat dan tim kesehatan tidak perlu diulang, sementara sekolah dan puskesmas mendapat perhatian pada waktu yang sama. Dari sisi substansi, tantangannya adalah menjaga agar masing-masing isu tidak kehilangan kedalaman karena digabung dalam satu acara.

Iklan

Tata Atur
Iklan

Kawasan Paviliun Akademika di Akademika Townhouse Gowa

Paviliun Akademika: punya kost tanpa repot kelola

Paviliun Akademika menghadirkan pilihan investasi kost terkelola di Akademika Townhouse, Gowa. Unit disiapkan untuk disewakan, dengan pengelolaan kawasan yang ditangani pemilik proyek.

Buka paviliun.site

Peran sekolah, orang tua, dan puskesmas

Keberhasilan skrining tidak berhenti pada hari pelaksanaan. Ada tiga pihak yang menentukan apakah hasilnya berlanjut menjadi tindak lanjut nyata.

  • Sekolah. Guru wali kelas adalah pihak yang paling tahu perubahan kondisi siswa. Jika ada siswa dengan keluhan kulit berulang atau keluhan lain, informasi itu perlu diteruskan ke puskesmas, bukan diabaikan karena dianggap bukan urusan akademik.
  • Orang tua. Pemeriksaan di sekolah bersifat penyaringan awal. Orang tua perlu memastikan anak yang dirujuk benar-benar datang ke fasilitas kesehatan untuk pemeriksaan lanjutan.
  • Puskesmas. Puskesmas adalah ujung layanan. Pencatatan hasil skrining, jadwal kontrol, dan ketersediaan obat menjadi tanggung jawab yang tidak bisa diselesaikan dalam satu hari kegiatan.

Di Luwu Timur, tantangan geografis membuat layanan kesehatan tidak selalu mudah dijangkau. Sejumlah wilayah berjarak jauh dari fasilitas kesehatan, dan itu sebabnya program jemput bola menjadi pilihan yang sering dipakai. Contohnya layanan kesehatan dan bantuan pengobatan bagi warga di Towuti yang pernah kami ulas pada artikel bantuan pengobatan warga Towuti.

Yang perlu diketahui warga

Skrining di sekolah bukan berarti siswa yang tidak diperiksa bebas dari risiko. Kegiatan ini adalah bagian dari upaya deteksi dini, bukan pemeriksaan menyeluruh untuk seluruh penduduk. Warga yang memiliki keluhan kulit berkepanjangan, mati rasa pada bagian tubuh tertentu, atau gejala lain dianjurkan memeriksakan diri ke puskesmas terdekat.

Selain itu, informasi soal jadwal skrining lanjutan belum dipublikasikan secara rinci oleh pemerintah daerah. SuaraLutim belum menerima keterangan resmi mengenai sekolah mana saja yang akan disasar berikutnya maupun jadwal pastinya. Warga sebaiknya menanyakan langsung ke puskesmas atau dinas kesehatan setempat.

Yang bisa dicatat dari kegiatan ini sederhana: deteksi dini hanya bermanfaat jika ditindaklanjuti. Skrining di sekolah menyediakan pintu masuk, tetapi keputusan untuk berobat tetap berada di tangan penderita dan keluarganya.

FAQ: skrining kusta pelajar Luwu Timur

Di mana skrining kusta pelajar digelar di Luwu Timur?

Kegiatan pendampingan berlangsung di SMAN 1 Luwu Timur, Malili, Selasa 27 Oktober 2026. Wakil Bupati Luwu Timur Hj. Puspawati Husler hadir mendampingi proses skrining bersama Dinas Kesehatan Luwu Timur.

Berapa sasaran program pemberian obat pencegahan kusta?

Program Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan ini menargetkan 10.000 sasaran, tersebar di kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan yang menjalankan kegiatan serupa secara serentak.

Apakah skrining ini bagian dari peringatan hari jadi Sulawesi Selatan?

Ya. Kegiatan bertajuk Andalan Sehati ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-357 Provinsi Sulawesi Selatan.

Sumber: Expose Timur (“Cegah Penularan Kusta Sejak Dini, Puspawati Dampingi Skrining Kesehatan Pelajar di Malili”, 27 Oktober 2026), Luwuraya.com (“Wakil Bupati Luwu Timur dampingi skrining kusta di SMAN 1 Malili”, 27 Oktober 2026), Kementerian Kesehatan (kemkes.go.id), dan arsip pemberitaan SuaraLutim.

Baca juga

Kumpulan berita terbaru seputar berita Luwu Timur ada di kanal berita Luwu Timur.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga