Kamis, 5 November 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Kesehatan

Luwu Timur: Kader Desa Ujung Tombak Aksi Stop Stunting

4 November 2026 • Admin • 14 kali dibaca
Wakil Bupati Luwu Timur Puspawati Husler menghadiri peluncuran Aksi Stop Stunting 2026 di Makassar
Gambar: Dok. Diskominfo-SP Luwu Timur via Luwuraya.com
ASM Group
Iklan

Skala pelaksanaan dan siapa yang terlibat

Peluncuran ASS 2026 di Makassar melibatkan banyak pihak dalam satu waktu. Secara luring hadir kepala daerah se-Sulawesi Selatan, jajaran OPD Provinsi Sulawesi Selatan, kepala dinas kesehatan kabupaten dan kota, serta instansi vertikal lainnya. Secara daring, kegiatan diikuti para kepala puskesmas se-Sulawesi Selatan, tim PKK kecamatan, dan kader ASS desa serta kelurahan.

Komposisi itu menunjukkan satu hal: pelaksanaan program bertumpu pada jaringan yang sudah ada, dari provinsi hingga posyandu. Bagi Luwu Timur, konsekuensinya adalah kebutuhan memastikan seluruh mata rantai itu aktif. Puskesmas sebagai penanggung jawab teknis, PKK kecamatan sebagai penggerak, dan kader desa sebagai pelaksana harian.

Yang sering tidak terlihat dalam pemberitaan adalah pekerjaan di tingkat kabupaten setelah peluncuran: menyelaraskan data sasaran antarinstansi, memastikan ketersediaan alat ukur, dan menjadwalkan pendampingan. Inilah bagian yang menentukan apakah capaian di atas kertas berubah menjadi perbaikan nyata di tingkat rumah tangga.

Iklan

Tata Atur
Iklan

Campus Commercial Park C.CO Park

Campus Commercial Park: rukost di kawasan kampus

C.CO Park menghadirkan kawasan ruko dan kost dalam satu gerbang, dirancang untuk mahasiswa dan penghuni sekitar kampus. Cocok untuk yang mencari aset produktif dengan pengelolaan kawasan yang tertata.

Buka ccopark.com

Yang perlu dijaga setelah peluncuran

Mengapa pendampingan ibu hamil jadi kunci

Sebagian besar penentu status gizi anak terjadi sebelum usianya dua tahun, dan bagian terbesar justru selama masa kehamilan. Karena itu, kader yang mendampingi ibu hamil memegang peran berbeda dari kader yang menimbang balita: mereka bekerja pada tahap pencegahan, bukan pencatatan akibat. Pekerjaan itu menuntut kesabaran, karena hasilnya tidak langsung terlihat dalam satu kunjungan.

Di titik inilah dukungan pemerintah daerah diuji. Kader yang dibekali pengetahuan, alat ukur yang layak, serta jalur rujukan yang jelas akan mampu mengubah temuan kecil di tingkat keluarga menjadi tindakan nyata. Sebaliknya, kader yang bekerja tanpa dukungan cenderung berhenti pada pelaporan angka.

Ada tiga hal yang layak menjadi perhatian pemerintah daerah dan dewan dalam beberapa bulan ke depan. Pertama, kejelasan dukungan bagi kader, termasuk bentuk, besaran, dan mekanisme pemberiannya. Kedua, kualitas data sasaran, karena program berbasis data hanya sebaik datanya. Ketiga, kesinambungan pendampingan ibu hamil, sebab intervensi yang paling menentukan justru terjadi sebelum kelahiran.

Untuk Luwu Timur, isu stunting bukan hal baru. Sejumlah program sudah berjalan, mulai dari pendampingan desa hingga penguatan peran TP PKK. Yang dibutuhkan sekarang bukan penambahan jargon, melainkan penajaman pelaksanaan: memastikan keluarga sasaran benar-benar dikunjungi, masalah yang ditemukan benar-benar dirujuk, dan hasilnya benar-benar dicatat.

Peluncuran di Makassar pada 3 November 2026 dengan demikian lebih tepat dibaca sebagai titik kontrol. Setelah itu, ukurannya sederhana: apakah jumlah keluarga yang didampingi bertambah, apakah temuan di lapangan ditindaklanjuti, dan apakah kader merasa pekerjaannya didukung.

Pertanyaan yang sering muncul

Apa itu Aksi Stop Stunting 2026?

Aksi Stop Stunting (ASS) 2026 adalah program penurunan stunting yang dikoordinasikan di tingkat provinsi dan melibatkan pemerintah kabupaten/kota, puskesmas, tim PKK kecamatan, serta kader desa dan kelurahan.

Siapa yang mewakili Luwu Timur dalam peluncuran itu?

Wakil Bupati Luwu Timur, Puspawati Husler, menghadiri langsung peluncuran di Aula Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Selasa 3 November 2026.

Apa isi paket intervensi yang diserahkan?

Pada acara itu diserahkan Paket Intervensi ASS 2026 bagi balita dan ibu hamil sebagai dukungan pemenuhan kebutuhan gizi. Rincian isi paket tidak diuraikan dalam pemberitaan.

Sumber dan bacaan terkait

Artikel ini disusun dari laporan Luwuraya.com “Wakil Bupati Luwu Timur Dorong Peran Kader dalam Aksi Stop Stunting 2026” dan laporan Koranta.id soal penekanan Wabup pada kolaborasi serta tindak lanjut nyata untuk Luwu Timur Sehat. Kutipan Puspawati Husler merujuk pada pemberitaan Luwuraya.com.

Baca juga: Berita Lutim: Stunting Luwu Timur Capai Target 75 Persen, Luwu Timur: Dashat PPKB Lutim Cegah Stunting 53 Desa, dan Berita Lutim: Evaluasi Desa Sehat dan Target Kabupaten Sehat.

Baca juga

Kumpulan berita terbaru seputar kabar Luwu Timur ada di kanal kabar Luwu Timur.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga