Berita Lutim: Bupati Serahkan 3 Unit Motor bagi Petugas Keagamaan Wasuponda
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, bersama Wakil Bupati Puspawati Husler menyerahkan tiga unit sepeda motor kepada petugas keagamaan di Kecamatan Wasuponda. Bantuan kendaraan itu diberikan sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah agar para petugas dapat menjalankan tugas pelayanan keagamaan secara lebih optimal. Penyerahan berlangsung dalam rangkaian Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tingkat Kabupaten Luwu Timur yang dipusatkan di Kecamatan Wasuponda, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan itu menjadi salah satu agenda daerah yang menyatukan peringatan hari besar keagamaan dengan penyerahan bantuan operasional. Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menilai momentum Maulid sebagai waktu yang tepat untuk memperkuat perhatian terhadap pelayanan keagamaan. Karena itu, bantuan teknis berupa kendaraan dinilai sejalan dengan tema peringatan tahun ini, yakni meneladani akhlak Rasulullah dalam membangun Luwu Timur yang berakhlak dan berkemajuan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Irwan menegaskan bahwa bantuan kendaraan merupakan wujud perhatian pemerintah terhadap petugas keagamaan. Ia berharap kendaraan yang diserahkan dapat dipakai untuk mempercepat mobilitas para petugas saat melayani masyarakat. Menurutnya, pelayanan keagamaan yang lancar akan berdampak langsung pada kehidupan warga di tingkat desa dan kecamatan.
“Ini adalah bentuk perhatian pemerintah terhadap petugas keagamaan. Kita berharap dengan adanya kendaraan ini, mereka bisa memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat,” terang Bupati Irwan.
Penerima Bantuan dan Perannya di Tengah Warga
Sebanyak tiga petugas keagamaan menerima bantuan tersebut. Mereka adalah Imam Masjid Tanggoloe, Syamsul Bahri, serta dua guru sekolah minggu, Linda Tandumai dan Martha. Ketiga penerima tercatat aktif melayani jemaah dan warga di wilayah Kecamatan Wasuponda. Pemerintah daerah menyebut penerima dipilih berdasarkan kebutuhan mobilitas dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Imam masjid dan guru sekolah minggu memiliki peran yang berbeda, tetapi keduanya bersinggungan langsung dengan pembinaan warga. Imam masjid memimpin ibadah, membina jemaah, dan kerap mendampingi kegiatan sosial keagamaan. Sementara guru sekolah minggu membina anak-anak dalam kegiatan keagamaan di lingkungan gereja. Kedua peran itu menuntut kehadiran rutin di beberapa titik yang jaraknya tidak selalu dekat.
Kondisi geografis Luwu Timur yang membentang dengan jarak antardesa cukup jauh membuat dukungan mobilitas menjadi kebutuhan nyata. Tidak semua petugas keagamaan memiliki kendaraan pribadi yang memadai. Karena itu, bantuan kendaraan dinilai membantu memangkas waktu tempuh sekaligus menjaga kesinambungan pelayanan.
Tanggapan Penerima Manfaat
Salah seorang penerima manfaat, Martha, menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Kabupaten Luwu Timur. Ia menyebut kendaraan tersebut akan sangat membantu mobilitasnya dalam menjalankan tugas keagamaan. Menurutnya, kesulitan transportasi selama ini kerap menjadi kendala saat harus berpindah lokasi kegiatan.
“Terima kasih kepada Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati atas bantuan ini. Kendaraan ini sangat membantu kami, terutama untuk mobilitas dalam menjalankan tugas dan melayani masyarakat,” kata Martha.
Ia berharap bantuan itu dapat semakin memudahkan dirinya dan petugas keagamaan lain dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Harapan serupa juga disampaikan sejumlah warga yang menilai kehadiran petugas keagamaan yang lebih mudah dijangkau akan memperkuat kegiatan pembinaan di desa.
Rangkaian Peringatan Maulid Nabi 2026
Penyerahan tiga unit sepeda motor menjadi bagian dari rangkaian Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tingkat Kabupaten Luwu Timur. Peringatan tahun ini dipusatkan di Kecamatan Wasuponda dan melibatkan berbagai elemen, mulai dari pemerintah kecamatan, tokoh agama, hingga masyarakat setempat. Tema yang diusung menekankan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Pemerintah daerah menilai peringatan Maulid juga menjadi momentum untuk memperkuat dukungan terhadap pelayanan keagamaan. Selain penyerahan bantuan, rangkaian kegiatan diisi ceramah keagamaan dan silaturahmi antarwarga. Nilai amanah dan pengabdian kepada masyarakat menjadi pesan utama yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.