Minggu, 20 September 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Pemerintahan

Luwu Timur Dukung MTQ VIII KORPRI Nasional di Makassar

25 Agustus 2026 • Admin
Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam hadir pada pembukaan MTQ VIII KORPRI Nasional di Makassar
Gambar: ExposeTimur.com

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII KORPRI Nasional Tahun 2026 yang dipusatkan di Lapangan Karebosi, Kota Makassar, Senin (24/8/2026) malam. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan karakter aparatur sipil negara berbasis nilai-nilai Al-Qur’an.

Luwu Timur Dukung Penguatan Karakter ASN di MTQ KORPRI

Pembukaan MTQ yang diinisiasi Dewan Pengurus KORPRI Nasional bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tersebut berlangsung semarak dengan mengangkat tema “ASN Berakhlak Mulia, ASN Tangguh.” Kegiatan itu dibuka langsung Menteri Agama RI, Nazaruddin Umar.

Bagi Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam, penyelenggaraan MTQ KORPRI Nasional memiliki makna lebih luas dari sekadar kompetisi seni membaca dan memahami Al-Qur’an. Forum tersebut dinilai menjadi ruang strategis untuk memperkuat karakter aparatur sekaligus membangun lingkungan birokrasi yang menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai bagian dari etika dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

Kehadiran Bupati Luwu Timur sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap upaya memperkuat pembinaan mental dan spiritual aparatur sipil negara. Nilai-nilai Al-Qur’an diharapkan dapat menjadi landasan dalam membangun integritas, tanggung jawab, disiplin, serta keteladanan ASN dalam menjalankan amanah pemerintahan.

1.173 Peserta dan 465 Official dari Seluruh Indonesia

MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 dijadwalkan berlangsung selama enam hari dan diikuti 1.173 peserta serta 465 official yang berasal dari berbagai provinsi, kementerian, dan lembaga di Indonesia. Skala peserta itu menjadikan kegiatan ini sebagai salah satu agenda pembinaan ASN terbesar pada tahun ini.

Peserta datang dari latar belakang instansi yang berbeda, mulai dari pemerintah provinsi, kabupaten dan kota, hingga kementerian dan lembaga. Mereka berlaga pada sejumlah cabang musabaqah yang menguji kemampuan membaca, menghafal, dan memahami Al-Qur’an. Kehadiran official menambah kebutuhan pengaturan kegiatan yang tertib dan terencana.

Banyaknya peserta juga memberi dampak ekonomi bagi Kota Makassar sebagai tuan rumah. Kegiatan selama enam hari menghadirkan kebutuhan akomodasi, konsumsi, dan transportasi yang menggerakkan usaha di sekitar lokasi. Hal ini menjadi efek samping positif dari penyelenggaraan even berskala nasional.

Apresiasi Gubernur dan Hadiah Umrah untuk Juara Umum

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan MTQ tersebut. Ia juga mengumumkan tambahan penghargaan berupa hadiah umrah bagi kontingen yang berhasil meraih predikat juara umum.

“Tadi saya baca-baca, total hadiahnya sekitar Rp2 miliar untuk kegiatan ini. Saya akan menambahkan khusus yakni hadiah umrah untuk juara umum,” kata Andi Sudirman. Tambahan hadiah itu disebut sebagai bentuk dorongan agar kontingen tampil maksimal pada cabang yang diikuti.

Pernyataan tersebut disambut positif oleh peserta yang mengikuti rangkaian pembukaan. Hadiah umrah menjadi insentif tersendiri karena terkait langsung dengan nilai keagamaan yang menjadi semangat kegiatan.

Pesan Ketua Umum KORPRI Nasional

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional yang juga Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, mengapresiasi seluruh pihak yang telah memberikan waktu, tenaga, dan pemikiran sehingga MTQ KORPRI Nasional dapat terselenggara. Menurut Zudan, pelaksanaan MTQ menjadi bagian dari ikhtiar untuk semakin membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di lingkungan aparatur negara.

“Semoga semuanya bisa memberikan prestasi yang terbaik. Biarlah dewan hakim yang menentukan siapa juara umumnya,” ujarnya. Pesan itu menekankan pentingnya sportivitas dalam berkompetisi sekaligus menjaga semangat kebersamaan antarpeserta.

Selain menjadi arena kompetisi, MTQ KORPRI Nasional juga menjadi ruang silaturahmi bagi ASN dari berbagai penjuru Indonesia. Pertemuan tersebut diharapkan dapat memperkuat jejaring antaraparat sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat dan negara.

Cabang Musabaqah dan Semangat Kompetisi

MTQ KORPRI Nasional biasanya mempertandingkan sejumlah cabang yang menguji kemampuan peserta terhadap Al-Qur’an. Mulai dari tilawah, tahfiz atau hafalan, hingga cabang tafsir dan karya tulis ilmiah keagamaan. Setiap cabang memiliki kriteria penilaian yang dilakukan dewan hakim.

Persiapan menuju musabaqah dilakukan jauh sebelum kegiatan dibuka. Peserta dari masing-masing kontingen berlatih intensif, baik secara individu maupun bersama pembimbing. Proses itulah yang dinilai memberi dampak pada kebiasaan membaca dan memahami Al-Qur’an di luar arena lomba.

Karena diikuti banyak kontingen, persaingan pada setiap cabang berlangsung ketat. Namun, nuansa kebersamaan tetap dijunjung, sejalan dengan pesan agar seluruh peserta menampilkan yang terbaik dan menyerahkan penilaian kepada dewan hakim.

Luwu Timur dan Agenda Pembinaan ASN

Kabupaten Luwu Timur membawa kepentingan pembinaan aparatur dalam keikutsertaannya pada agenda nasional ini. Pembangunan karakter ASN dipandang sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Nilai-nilai keagamaan menjadi salah satu sumber etika kerja yang diharapkan mengakar.

Pendekatan pembinaan melalui nilai keagamaan dikenal menjadi bagian dari program penguatan karakter di berbagai instansi. Kegiatan seperti MTQ memberi ruang bagi ASN untuk menempa kedisiplinan dan keteladanan. Dampaknya diharapkan terasa pada sikap pelayanan sehari-hari di kantor pemerintahan.

Selain itu, keterlibatan daerah dalam kegiatan nasional menjadi sarana memperluas wawasan aparatur. Interaksi dengan peserta dari provinsi, kementerian, dan lembaga lain membuka perspektif tentang praktik pembinaan di tempat lain.

Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga