Minggu, 20 September 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Pendidikan

Berita Lutim: Siswi Makassar Raih Emas Olimpiade Bangkok

15 September 2026 • Admin
Siswi SD Islam Athirah Bukit Baruga Makassar berfoto dengan medali emas olimpiade bahasa Inggris di Bangkok dalam berita lutim pendidikan
Gambar: Pedomanrakyat.com

Berita Lutim: Pelajaran bagi Sekolah di Daerah

Kabar ini relevan bagi sekolah-sekolah di daerah, termasuk di Luwu Timur. Prestasi seorang siswa dari sekolah dasar menunjukkan bahwa jenjang pendidikan awal justru menjadi waktu tepat untuk menanamkan kebiasaan belajar bahasa asing.

Sejumlah sekolah di Luwu Timur juga aktif mengikuti kompetisi di tingkat provinsi dan nasional. Sebagai contoh, kanal Pendidikan SuaraLutim pernah memberitakan langkah sekolah yang menyiapkan program penguatan bahasa bagi siswa.

Baca juga laporan kami tentang 3 pelajar SMA YPS Sorowako yang melaju ke final OSN serta persiapan Mandalish menyiapkan kampung bahasa asing.

Pengalaman tersebut menegaskan tiga hal yang perlu dijaga sekolah: kesempatan berlatih secara rutin, pendampingan guru yang berkelanjutan, dan dukungan keluarga di rumah. Ketiganya hanya berbuah jika dijalankan konsisten, bukan hanya menjelang lomba.

Untuk jenjang sekolah dasar, pemicu minat sering datang dari hal sederhana. Cerita, lagu, permainan kata, dan kebiasaan membaca bahan berbahasa Inggris di kelas membuat siswa terbiasa dengan bunyi dan struktur bahasa yang belum mereka kuasai.

  • Latihan rutin, misalnya dua kali sepekan, lebih efektif daripada belajar mendesak menjelang lomba.
  • Guru dan orang tua sebaiknya memakai target yang realistis agar siswa tidak kehilangan motivasi.
  • Keikutsertaan lomba, sekecil apa pun, berguna sebagai sarana mengukur kemampuan.

Kebiasaan Belajar yang Bisa Ditiru Sekolah Lain

Ada beberapa kebiasaan sederhana yang tampak pada cerita Nafizah dan bisa diadopsi sekolah lain tanpa biaya besar. Pertama, jadwal belajar bahasa yang tetap, bukan menunggu ada lomba lebih dulu.

Kedua, latihan mengerjakan soal bergaya olimpiade. Soal jenis ini menuntut peserta membaca teks panjang, menangkap gagasan utama, lalu menjawab pertanyaan yang menguji pemahaman, bukan sekadar hafalan kosakata.

Ketiga, keterlibatan guru lintas bidang studi. Pada kasus ini, guru bidang studi dan wali kelas bekerja bersama, sehingga pembinaan tidak bergantung pada satu orang saja.

Keempat, komunikasi rutin dengan orang tua. Sekolah perlu mengetahui beban belajar siswa di rumah, dan keluarga perlu memahami target yang dibebankan sekolah.

Kelima, keikutsertaan lomba secara bertahap. Kompetisi tingkat sekolah, kecamatan, kabupaten, lalu provinsi menjadi tangga yang membuat siswa terbiasa tampil di depan orang lain.

Peran Sekolah Dasar dalam Pembinaan Bahasa Asing

Jenjang sekolah dasar sering dianggap terlalu dini untuk pembinaan serius. Padahal pada usia ini siswa paling cepat menyerap bunyi dan pola kalimat baru, serta belum memiliki rasa takut berlebihan saat membuat kesalahan.

Sekolah dapat memulai dari hal yang dekat dengan keseharian siswa. Membaca nyaring, percakapan singkat di awal pelajaran, dan papan kosakata di kelas sudah cukup untuk membangun kebiasaan.

Yang perlu dijaga adalah keseimbangan. Pembinaan bahasa asing tidak boleh mengorbankan penguasaan bahasa Indonesia dan kemampuan berhitung yang menjadi dasar di jenjang berikutnya.

Dengan pendekatan bertahap itu, prestasi di tingkat internasional lebih mungkin lahir dari proses yang sehat, bukan dari tekanan menjelang lomba.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Siapa siswi yang meraih medali emas di Bangkok?

Aeshyazidni Nafizah Gasba, siswi kelas VI Al-Ghofur SD Islam Athirah Bukit Baruga Makassar. Ia meraih medali emas ASIAROPE English International Olympiad 2026 di kategori Bahasa Inggris Level 3.

Berapa lama persiapan yang dijalankan sebelum berlomba?

Ia memulai persiapan dari babak penyisihan nasional pada Juni 2026, dengan kursus Bahasa Inggris dua kali sepekan, latihan soal olimpiade, pendalaman tata bahasa, dan latihan menganalisis teks.

Mengapa prestasi ini penting bagi daerah lain?

Karena menunjukkan bahwa siswa SD dari daerah dapat berkompetisi di tingkat internasional. Model pembinaan yang dipakai, yaitu latihan rutin dengan dukungan guru dan orang tua, dapat ditiru sekolah lain.

Catatan Penutup

Prestasi Nafizah menempatkan pendidikan dasar Sulawesi Selatan pada percakapan yang lebih luas. Dari sebuah kelas di Bukit Baruga, nama sekolah dasar Islam itu dibawa ke panggung Bangkok melalui kerja panjang yang melibatkan guru, keluarga, dan kebiasaan belajar.

SD Islam Athirah Bukit Baruga menyatakan akan terus mendorong setiap siswa mengembangkan potensi dan berani bersaing di berbagai panggung prestasi. Bagi sekolah lain, cerita ini menjadi pengingat sederhana bahwa kesempatan yang dibuka secara konsisten akan menemukan jalannya sendiri.

SuaraLutim akan terus memantau perkembangan prestasi pelajar dari Sulawesi Selatan, termasuk dari Luwu Timur, dan melaporkannya secara berimbang.

Referensi

Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga