Respons Ombudsman dan DPR
Ombudsman RI menyoroti praktik pungutan liar yang melibatkan sesama warga binaan di sejumlah lapas. Temuan itu disampaikan setelah inspeksi di beberapa lembaga pemasyarakatan. Ombudsman meminta kementerian mengevaluasi menyeluruh sistem pengawasan di dalam lapas.
Komisi XIII DPR sebelumnya menggelar rapat dengar pendapat dengan pejabat pemasyarakatan. Rapat itu membahas kepemilikan barang dan fasilitas yang ditemukan di Lapas Cibinong. Pimpinan DPR menegaskan tidak boleh ada perlakuan istimewa bagi narapidana tertentu.
Kementerian menyatakan telah menonaktifkan sejumlah pejabat di lapas terkait sambil menunggu pemeriksaan selesai. Langkah itu disebut bagian dari perbaikan tata kelola pemasyarakatan. Kementerian juga menyampaikan permintaan maaf dan komitmen perbaikan layanan.
Iklan

Campus Commercial Park: rukost di kawasan kampus
C.CO Park menghadirkan kawasan ruko dan kost dalam satu gerbang, dirancang untuk mahasiswa dan penghuni sekitar kampus. Cocok untuk yang mencari aset produktif dengan pengelolaan kawasan yang tertata.
Apa yang Diketahui
- Pembebasan bersyarat Indra Kenz dan Bechi dicabut, keduanya kembali ke lapas.
- Indra Kenz dipindahkan ke Lapas Kelas I Tangerang, Bechi kembali ke Lapas Kelas I Malang.
- Enam petugas diperiksa untuk perkara Bechi, sanksi disiplin diberikan bila terbukti bersalah.
- Ombudsman menemukan kontainer barang milik negara yang isinya diadakan warga binaan.
- Investigasi dugaan kolusi dan suap masih berjalan menurut Menko Kumham Imipas.
Apa yang Belum Terkonfirmasi
Belum ada keterangan resmi mengenai jumlah petugas yang benar-benar dijatuhi sanksi. Kementerian menyebut pemeriksaan berjalan dan sanksi diberikan sesuai temuan. Rincian nama serta bentuk sanksinya tidak dipublikasikan.
Dugaan suap dan kolusi masih berstatus dugaan yang diselidiki. Belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini. Karena itu, semua pihak tetap harus dianggap tidak bersalah sampai ada putusan pengadilan.
Klaim soal nilai transaksi atau pihak yang memberi uang juga belum terbukti. Informasi yang beredar di media sosial sebaiknya tidak dijadikan rujukan. Pembaca disarankan menunggu keterangan resmi aparat penegak hukum.
Dampaknya bagi Pembinaan Narapidana
Kasus ini menyoroti pentingnya pengawasan pada tahap pemberian remisi dan pembebasan bersyarat. Kedua mekanisme itu menjadi insentif utama bagi narapidana untuk berkelakuan baik. Jika prosesnya cacat, tujuan pembinaan ikut terganggu.
Kementerian menyatakan akan mengevaluasi prosedur agar pemberian hak warga binaan lebih transparan. Evaluasi mencakup pencatatan barang, pengawasan harian, hingga verifikasi berkas. Hasil evaluasi diharapkan mencegah perlakuan berbeda antarwarga binaan.
Pengamat pemasyarakatan menilai perbaikan tidak cukup hanya dengan mengganti pejabat. Perlu ada sistem pengaduan yang aman bagi warga binaan dan petugas. Tanpa itu, praktik pungutan liar berpotensi muncul kembali di lapas lain.
Kementerian menyatakan komitmennya memperbaiki layanan pemasyarakatan secara bertahap. Salah satu langkah yang disorot adalah penataan pengelolaan barang milik negara di lingkungan lapas. Pencatatan yang rapi dinilai dapat mencegah penyalahgunaan fasilitas oleh pihak yang tidak berhak.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Mengapa pembebasan bersyarat keduanya dicabut?
Kementerian menemukan ketidaksesuaian prosedur dan temuan fasilitas di lapas yang melibatkan warga binaan. Pencabutan dilakukan bersamaan dengan investigasi dugaan kolusi dalam proses pemberiannya.
Apakah keduanya kembali ditahan?
Ya. Indra Kenz ditempatkan di Lapas Kelas I Tangerang, sedangkan Bechi kembali menjalani sisa pidana di Lapas Kelas I Malang.
Apakah sudah ada tersangka dalam kasus ini?
Belum. Pemerintah masih melakukan investigasi internal. Belum ada penetapan tersangka dalam dugaan suap maupun kolusi tersebut.
Catatan Penutup
Pencabutan pembebasan bersyarat menandai langkah koreksi setelah temuan di Lapas Cibinong. Namun, persoalannya lebih luas dari dua nama yang kembali ke sel. Publik akan menilai hasil investigasi dan perbaikan sistem yang dijanjikan kementerian.
Untuk konteks lain, pembaca dapat menelusuri penelusuran aliran dana judi online dan dinamika bisnis teknologi global di kanal Viral Nusantara. Sumber utama artikel ini adalah laporan Kompas.com, pemberitaan detikcom, dan IDN Times.


