Minggu, 1 November 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Viral Nusantara

Berita Viral: Pemilu Israel Berakhir Tanpa Pemenang Jelas

28 Oktober 2026 • zul • 27 kali dibaca
Gedung Knesset, parlemen Israel, di Yerusalem
Foto: Tsvika Israeli, CC BY-SA 3.0, via Wikimedia Commons
ASM Group
Iklan

Mengapa Eisenkot Belum Tentu Jadi PM

Eisenkot adalah mantan Kepala Staf Militer Israel yang membentuk Partai Yashar tahun lalu. Ia menjadi figur sentral blok perubahan yang menyatukan partai dengan latar ideologi berbeda. Dalam kampanye, ia menegaskan posisi antinegara Palestina dan menolak Hamas.

Posisi itu tidak otomatis memberinya dukungan partai Arab. Tanpa tambahan kursi dari luar blok, ia tetap kesulitan mencapai 61 kursi. Karena itu, kemenangan tipis pada hitung cepat belum berarti kursi perdana menteri.

Mekanismenya, Presiden Israel Isaac Herzog akan berbicara dengan para pemimpin partai setelah hasil resmi. Presiden kemudian menunjuk kandidat yang dinilai punya peluang terbaik membentuk pemerintahan. Kandidat itu mendapat waktu hingga 42 hari untuk menyusun kabinet.

Bila gagal, mandat bisa berpindah ke kandidat lain. Bila semua jalur buntu, Israel kembali ke pemilu. Pola itu sudah berulang beberapa kali dalam lima tahun terakhir dan menjadi sumber kelelahan politik publik.

Tata Atur
Iklan

Iklan

Campus Commercial Park C.CO Park

Campus Commercial Park: rukost di kawasan kampus

C.CO Park menghadirkan kawasan ruko dan kost dalam satu gerbang, dirancang untuk mahasiswa dan penghuni sekitar kampus. Cocok untuk yang mencari aset produktif dengan pengelolaan kawasan yang tertata.

Buka ccopark.com

Jadwal Penghitungan dan Hasil Resmi

Penghitungan akhir suara diperkirakan selesai pada Jumat. Hasil resmi pemilu akan diumumkan secara formal satu minggu setelah pemungutan suara, yakni pada 4 November, menurut CNBC Indonesia. Sampai waktu itu, semua proyeksi masih bisa berubah.

Israel memakai sistem perwakilan proporsional dengan ambang batas 3,25 persen. Pemilih memberikan suara untuk partai, bukan kandidat perseorangan. Kursi dibagi sesuai proporsi suara nasional yang diraih masing-masing partai.

Ambang batas itu kerap menjadi penentu karena beberapa partai kecil berada di sekitar angka tersebut. Bila satu partai gagal melewati ambang, suaranya hangus dan pembagian kursi bergeser. Itu sebabnya hasil akhir bisa berbeda dari hitung cepat.

Apa yang Diketahui

Pemilu Israel digelar Selasa (27/10/2026) untuk mengisi 120 kursi Knesset. Hitung cepat menempatkan blok oposisi Eisenkot di 52 sampai 53 kursi dan koalisi Netanyahu di 50 kursi. Partai-partai Arab diproyeksikan meraih 17 sampai 18 kursi.

Tidak ada blok yang mencapai 61 kursi sehingga pembentukan pemerintahan bergantung pada koalisi. Netanyahu dan Eisenkot sama-sama mengklaim punya jalan membentuk pemerintahan. Hasil resmi dijadwalkan diumumkan 4 November.

Apa yang Belum Terkonfirmasi

Komposisi kursi final belum diketahui karena penghitungan suara masih berjalan. Belum ada kepastian siapa yang akan menerima mandat pertama dari Presiden Herzog. Belum ada pula kesepakatan koalisi yang diumumkan kedua kubu.

Proyeksi Channel 14 yang menempatkan blok Netanyahu di 60 kursi belum dikonfirmasi lembaga penghitungan resmi. Perbedaan itu masih menjadi perdebatan di media Israel. Sampai hasil resmi keluar, klaim kemenangan kedua kubu tetap berstatus klaim.

FAQ Seputar Pemilu Israel 2026

Siapa yang menang di pemilu Israel 2026? Belum ada pemenang resmi. Hitung cepat menempatkan blok oposisi Gadi Eisenkot unggul tipis, tetapi tidak ada blok yang mencapai 61 kursi untuk membentuk pemerintahan mayoritas.

Mengapa 61 kursi penting? Knesset berisi 120 kursi, sehingga mayoritas minimal 61 kursi. Tanpa angka itu, sebuah blok harus berkoalisi dengan partai lain agar bisa membentuk pemerintahan yang stabil.

Kapan hasil resmi keluar? Penghitungan akhir diperkirakan selesai Jumat, sedangkan pengumuman resmi dijadwalkan 4 November 2026. Setelah itu Presiden Israel memulai konsultasi dengan para pemimpin partai.

Bagi pembaca di Indonesia, dampak langsungnya lebih terasa pada arah kebijakan luar negeri Israel. Artikel SuaraLutim sebelumnya mencatat pemilu Israel yang diwarnai AI dan deepfake serta wacana pengiriman pasukan ke Gaza. Perubahan kepemimpinan di Israel bisa menggeser prioritas diplomasi di kawasan.

Baca juga

Kumpulan berita terbaru seputar berita Luwu Timur ada di kanal berita Luwu Timur.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga