Minggu, 1 November 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Viral Nusantara

Viral Hari Ini: Indodax Setop Transaksi Usai Serangan Siber

30 Oktober 2026 • zul • 39 kali dibaca
Ilustrasi logo bitcoin sebagai simbol aset kripto
Bitcoin, public domain, Wikimedia Commons
ASM Group
Iklan

Dugaan Keterlibatan Kelompok Peretas Korea Utara

Perusahaan analisis blockchain TRM Labs mengaitkan serangan ini dengan TraderTraitor, kelompok peretas yang dikaitkan dengan Korea Utara. Tingkat keyakinan yang disebut TRM Labs adalah tinggi. Kaitan itu belum diumumkan resmi oleh Binance.

Chainalysis memperkirakan nilai pencurian sekitar US$5,9 miliar pada saat kejadian. Angka tersebut berbeda dari perkiraan Binance karena metode penghitungannya tidak sama. Selisih itu wajar dalam kasus yang masih bergerak.

Jika terkonfirmasi, insiden ini melampaui rekor peretasan kripto sebelumnya. Pada 2025, bursa Bybit kehilangan sekitar US$1,5 miliar dalam kasus yang juga dikaitkan dengan Korea Utara. Perbandingan itu memberi gambaran skala kejadian kali ini.

Iklan

Tata Atur
Iklan

Campus Commercial Park C.CO Park

Campus Commercial Park: rukost di kawasan kampus

C.CO Park menghadirkan kawasan ruko dan kost dalam satu gerbang, dirancang untuk mahasiswa dan penghuni sekitar kampus. Cocok untuk yang mencari aset produktif dengan pengelolaan kawasan yang tertata.

Buka ccopark.com

Mengapa Kasus Ini Berbeda

Peretasan besar biasanya terjadi lewat protokol keuangan terdesentralisasi atau jembatan lintas rantai. Kali ini yang disasar adalah bursa terpusat dengan cadangan aset besar. Pola itu menempatkan kepercayaan pada kustodi sebagai titik lemah.

Kecepatan pembekuan aset juga luar biasa. Dalam hitungan jam, miliaran dolar aset dibekukan oleh penerbit stablecoin dan perusahaan lain. Kerja sama lintas perusahaan itu sebelumnya jarang terlihat secepat ini.

Namun transparansi masih menjadi persoalan. Angka kerugian, jumlah aset yang dibekukan, dan nilai yang berhasil diselamatkan berasal dari sumber berbeda. Pengguna perlu membaca setiap angka dengan keterangan asalnya.

Isu lain yang muncul adalah audit cadangan. Bursa besar biasanya menerbitkan laporan proof of reserves untuk meyakinkan nasabah bahwa aset mereka benar-benar ada. Ketika sebagian cadangan berpindah akibat peretasan, laporan itu menjadi rujukan pertama yang diperiksa pasar. Binance menyatakan akan mengganti aset yang hilang, tetapi mekanisme dan waktunya belum dirinci.

Apa yang Diketahui

Indodax menghentikan deposit dan penarikan sejak Kamis, 29 Oktober 2026, karena mendeteksi peningkatan upaya serangan siber. Perusahaan menyatakan saldo pengguna aman. Sampai Jumat, layanan belum dibuka kembali.

Binance mengakui insiden keamanan dengan dampak aset sekitar US$6,3 miliar. Sekitar US$3 miliar sudah dibekukan. Bitcoin turun ke US$77.646, Ethereum ke US$2.238,76, dan BNB melemah lebih dari 8 persen.

Apa yang Belum Terkonfirmasi

Penyebab pasti insiden di Binance belum diumumkan secara final. Keterangan soal laptop insinyur yang disusupi masih bersifat pemeriksaan awal. Keterlibatan TraderTraitor juga baru merupakan penilaian perusahaan analisis, bukan kesimpulan resmi.

Untuk Indodax, belum ada keterangan tentang ada atau tidaknya data pengguna yang terekspos. Jumlah akun terdampak dan perkiraan waktu pemulihan layanan juga belum disampaikan. Semua pihak masih melakukan investigasi.

Yang Perlu Dicermati Pengguna di Indonesia

Pengguna bursa lokal sebaiknya tidak panik, tetapi tetap waspada. Menarik aset ke dompet pribadi hanya bisa dilakukan setelah layanan penarikan dibuka. Memaksa transaksi lewat kanal tidak resmi justru memperbesar risiko.

Perhatikan juga kanal komunikasi resmi. Penipuan bermodus bantuan pemulihan akun biasanya muncul saat bursa sedang bermasalah. Jangan pernah membagikan kode OTP atau frasa pemulihan kepada siapa pun.

Dari sisi regulasi, kasus ini menambah daftar alasan mengapa literasi keamanan digital penting. Fatwa dan aturan terkait aset kripto sudah beberapa kali berubah, seperti dibahas dalam artikel soal fatwa kripto yang bisa berubah. Di sisi lain, kemampuan model AI menemukan celah keamanan juga semakin nyata, seperti terlihat pada temuan celah peramban oleh model riset Anthropic.

FAQ Seputar Serangan Siber Bursa Kripto

Apakah dana pengguna Indodax aman?

Indodax menyatakan saldo rupiah dan aset kripto pengguna tetap aman selama pemeliharaan sistem. Namun perusahaan belum merinci apakah ada data pengguna yang terekspos dalam insiden ini.

Berapa kerugian Binance akibat peretasan?

Binance menyebut dampak aset sekitar US$6,3 miliar atau setara Rp114,23 triliun. Sekitar US$3 miliar di antaranya sudah dibekukan di blockchain, dan perusahaan menyatakan akan menanggung seluruh kerugian.

Apakah bitcoin masih bisa turun lagi?

Tidak ada yang bisa memastikan. Tekanan bergantung pada hasil penyelidikan, kecepatan pemulihan layanan bursa, dan apakah pembekuan aset berhasil menutup sebagian kerugian.

Baca juga

Kumpulan berita terbaru seputar berita Luwu Timur ada di kanal berita Luwu Timur.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga