Rabu, 21 Oktober 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Viral Nusantara

Viral Hari Ini: Nscale dan Anthropic Bahas Komputasi AI

20 Oktober 2026 • zul • 6 kali dibaca
Ruang server di sebuah pusat data yang menampung perangkat komputasi
BalticServers.com, CC BY-SA 3.0, via Wikimedia Commons
ASM Group
Iklan

Viral Hari Ini di dunia teknologi diisi kabar negosiasi besar antara penyedia infrastruktur komputasi Nscale dan pengembang model kecerdasan buatan Anthropic. Keduanya dilaporkan membahas kesepakatan senilai sekitar 45 miliar dolar Amerika Serikat. Nilai itu setara ratusan triliun rupiah dan menjadi salah satu kontrak komputasi terbesar yang pernah dibicarakan tahun ini.

Informasi tersebut pertama kali dilaporkan Bloomberg dan dikutip sejumlah media teknologi. Kesepakatan ini akan menjadi yang kedua antara kedua perusahaan, setelah kontrak dengan nilai serupa diteken pada Agustus 2026. Pembicaraan disebut masih berlangsung dan belum ada keputusan akhir.

Bagi pengguna awam, angka ini mungkin terasa jauh. Namun keputusan seperti ini menentukan seberapa cepat layanan kecerdasan buatan berkembang, seberapa besar biaya berlangganan, dan siapa yang mengendalikan pasokan daya komputasi dunia.

Viral Hari Ini: Isi Pembicaraan Dua Perusahaan

Menurut laporan yang dikutip Quartz, Nscale tengah menegosiasikan penjualan daya komputasi kepada Anthropic dengan nilai sekitar 45 miliar dolar. Transaksi itu akan menopang gedung kedua di kampus pusat data Monarch yang berada di Virginia Barat, Amerika Serikat.

Tata Atur
Iklan

Gedung tersebut disebut akan memasok kapasitas sekitar 460 megawatt. Kapasitas sebesar itu dibangun di atas chip Vera Rubin milik Nvidia, generasi terbaru yang dirancang untuk beban kerja kecerdasan buatan berskala besar. Anthropic juga dikabarkan memegang hak penolakan pertama atas gedung ketiga yang direncanakan di kampus yang sama.

Nscale adalah perusahaan pengembang pusat data yang didukung Nvidia. Perusahaan itu sedang mengejar penawaran saham perdana dan membutuhkan kontrak jangka panjang untuk meyakinkan calon investor. Anthropic merupakan salah satu pelanggan terbesarnya.

Kontrak Pertama dan Latar Belakangnya

Kesepakatan Agustus 2026 mencakup penyewaan kapasitas sekitar 460 megawatt dari fasilitas Nscale di Virginia Barat. Kontrak itu berlangsung enam tahun dan fasilitasnya diperkirakan mulai beroperasi pada akhir 2027. Dalam berkas penawaran saham perdana, Nscale mencatat nilai kesepakatan dengan Anthropic mencapai 44,6 miliar dolar.

Kontrak itu memuat syarat pencapaian bertahap dan kewajiban menjaga keandalan kinerja komputasi. Bila syarat tersebut tidak terpenuhi, Anthropic memiliki dasar untuk membatalkan perjanjian. Skema seperti ini lazim dalam kontrak infrastruktur bernilai besar karena risikonya tinggi bagi kedua pihak.

Menurut laporan TechCrunch, Nscale belum mengamankan pendanaan untuk membiayai kontrak pertamanya. Perusahaan masih perlu mencari pembiayaan untuk pengadaan chip dan pembangunan fasilitas. Hal itu menjadi salah satu alasan investor mempertanyakan valuasi yang diajukan perusahaan.

Peta Kekuatan Pasar Komputasi AI

Anthropic telah menandatangani sejumlah kesepakatan pusat data dalam beberapa bulan terakhir. Nilainya mencakup 50 miliar dolar dengan Fluidstack, 10 miliar dolar dengan Volta Infrastructure Holdings, dan 45 miliar dolar dengan SpaceX. Rangkaian itu menunjukkan persaingan memperebutkan daya komputasi berlangsung sangat ketat.

Ketergantungan pada sedikit pemasok menjadi risiko tersendiri. Dalam berkas penawaran saham Nscale, Microsoft dan Anthropic bersama-sama menyumbang sekitar 85 persen dari total nilai kontrak perusahaan yang mencapai 103 miliar dolar. Konsentrasi sebesar itu membuat kinerja perusahaan sangat bergantung pada dua pelanggan utama.

Microsoft disebut awalnya berencana menyewa sebagian kampus Monarch. Perusahaan itu mundur dari lokasi tersebut pada pertengahan 2026, dan posisinya kemudian diambil alih Anthropic. Perpindahan penyewa itu menjadi salah satu faktor yang mempercepat pembicaraan kontrak baru.

Mengapa Nilainya Sangat Besar

Melatih dan menjalankan model kecerdasan buatan berskala besar membutuhkan daya listrik dan perangkat keras dalam jumlah luar biasa. Pusat data modern dengan kapasitas ratusan megawatt menuntut investasi pembangunan yang tidak bisa ditanggung satu perusahaan teknologi saja. Karena itu, kontrak sewa jangka panjang menjadi pilihan yang lebih masuk akal.

Harga chip akselerator juga menambah besar nilai kontrak. Satu unit chip kelas atas berharga puluhan ribu dolar, dan sebuah fasilitas memerlukan ribuan unit. Biaya pendinginan, jaringan, serta sistem cadangan daya menambah kebutuhan modal yang harus disiapkan di muka.

Bagi penyedia infrastruktur, kontrak jangka panjang memberi kepastian pendapatan. Kepastian itu memudahkan perbankan dan investor menilai kelayakan proyek. Namun bila salah satu pelanggan mundur, dampaknya bisa besar karena investasi sudah telanjur dikeluarkan.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga