Rabu, 21 Oktober 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Viral Nusantara

Viral Hari Ini: Spanduk Greenpeace di Bundaran HI Jakarta

20 Oktober 2026 • zul • 34 kali dibaca
Monumen Selamat Datang dan kawasan Bundaran Hotel Indonesia di Jakarta Pusat dilihat dari sisi jalan
Adisurahman, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons
ASM Group
Iklan

Viral hari ini datang dari Bundaran Hotel Indonesia. Enam aktivis Greenpeace Indonesia membentangkan spanduk raksasa di Patung Selamat Datang, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2026) pagi, menuntut pemerintah menangani krisis iklim sekaligus menurunkan biaya hidup. Aksi itu berlangsung saat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memasuki dua tahun.

Viral Hari Ini: Spanduk di Patung Selamat Datang

Spanduk berwarna kuning itu terbentang di bagian atas monumen yang menjadi ikon kota Jakarta tersebut. Pantauan di lokasi menunjukkan aksi dimulai sejak pagi dan menarik perhatian warga serta pengendara yang melintas di kawasan itu.

Menurut catatan kepolisian, pembentangan spanduk terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Sejumlah petugas gabungan dari kepolisian, pemadam kebakaran, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah bersiaga di sekitar Bundaran HI selama aksi berlangsung.

Kawasan Bundaran HI sendiri merupakan titik yang kerap dipakai untuk menyampaikan pendapat publik. Lokasinya berada di pusat kota, dekat dengan kawasan perkantoran dan sejumlah objek penting pemerintahan.

Tata Atur
Iklan

Dua Spanduk, Dua Pesan

Greenpeace membentangkan dua spanduk sekaligus dengan pesan yang berbeda arah pandang. Spanduk pertama berbunyi “Tangani Krisis Iklim, Turunkan Biaya Hidup” dan menghadap ke utara, mengarah ke Istana Merdeka.

Spanduk kedua berbunyi “Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah, Apa Kerja Pemerintah?” dan menghadap ke selatan Bundaran HI. Selain dua spanduk besar itu, sejumlah poster kecil juga dipasang di sekitar monumen.

Salah satu poster yang terlihat di lokasi memuat kalimat “Melindungi lingkungan sama dengan melindungi kualitas hidup”. Pesan itu menegaskan bahwa organisasi lingkungan tersebut mengaitkan persoalan ekologi dengan kesejahteraan sehari-hari warga.

Greenpeace juga menyoroti kebakaran hutan dan lahan yang masih membuat kualitas udara memburuk di sejumlah wilayah Kalimantan. Isu karhutla memang masih menjadi sorotan nasional dalam beberapa pekan terakhir, termasuk di sejumlah daerah lain di Indonesia.

Polisi Angkat Spanduk dan Evakuasi Enam Aktivis

Kepolisian mengangkat spanduk dan poster yang terpasang di monumen tersebut sekitar pukul 08.10 WIB. Setelah spanduk diturunkan, petugas meminta para aktivis turun dari Patung Selamat Datang.

Pantauan media lain mencatat aparat menurunkan spanduk sekitar pukul 09.30 WIB, sementara para aktivis masih bertahan di bagian atas monumen hingga sekitar pukul 10.15 WIB. Perbedaan jam itu muncul karena proses penurunan spanduk dan proses evakuasi orang berjalan dalam rentang waktu yang berbeda.

Sebanyak enam orang kemudian dievakuasi ke klinik Biddokkes Polda Metro Jaya. Pemeriksaan medis berlangsung sejak sekitar pukul 10.30 WIB dengan melibatkan tiga unit Biddokkes Polda Metro Jaya dan dua unit Sidokkes Jakarta Pusat.

Menurut keterangan kepolisian, keenam aktivis mengeluh lemas dan pusing setelah berada di atas monumen. Tidak ada laporan benturan fisik antara petugas dan peserta aksi selama proses evakuasi berlangsung.

Pramono Hormati Aksi, Ingatkan Ketertiban

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menilai aksi penyampaian pendapat itu sebagai bagian dari demokrasi. Ia menyatakan menghormati dan mengapresiasi cara warga menyuarakan aspirasinya di ruang publik.

Meski begitu, Pramono mengingatkan agar aksi tidak mengganggu ketertiban umum. Ia berharap peserta aksi segera turun dari lokasi pemasangan spanduk supaya aktivitas warga di kawasan itu kembali normal.

Dari sisi kepolisian, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyatakan keselamatan masyarakat, termasuk peserta aksi, menjadi prioritas utama. Ia menyebut polisi, TNI, dan pemerintah provinsi hadir untuk melindungi serta memastikan keselamatan setiap orang.

Polda Metro Jaya menegaskan pendekatan yang dipakai mengikuti arahan Kapolda Metro Jaya agar personel mengedepankan cara humanis. Bantuan kepolisian disebut dapat diakses warga melalui layanan 110.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga