Selasa, 3 November 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Viral Nusantara

Viral Nusantara: 122,86 Hektare Ladang Ganja Dimusnahkan

2 November 2026 • zul • 24 kali dibaca
Ilustrasi tanaman ganja di sebuah perkebunan
Royal Navy, OGL v1.0, Wikimedia Commons
ASM Group
Iklan

Instruksi Presiden dan Pemetaan Titik Rawan

Pemetaan titik rawan disebut sebagai tindak lanjut instruksi Presiden Prabowo Subianto kepada Kapolri. Aparat diminta tidak hanya menindak pengedar, tetapi juga memutus sumber produksi. Arahan itu disampaikan melalui jalur komando kepolisian.

Dalam praktiknya, pemetaan mencakup tiga hal, yaitu lokasi tanam, jalur distribusi, dan aktor di tingkat lapangan. Data itu dipakai untuk menentukan prioritas operasi berikutnya. Namun, rincian peta tersebut tidak dipublikasikan dengan alasan penyidikan.

Pendekatan hulu ke hilir ini sejalan dengan pola penindakan lain yang belakangan menonjol, seperti penggerebekan jaringan narkotika di kawasan padat penduduk. Contohnya tercatat dalam artikel soal 26 orang yang diamankan di Kampung Bahari. Di Aceh, penindakan sebelumnya juga menyasar lab sabu 1,2 ton di Pidie yang dibongkar pada Oktober 2026.

Keberhasilan operasi biasanya diukur dari luas lahan yang dimusnahkan dan jumlah tersangka. Namun, indikator yang lebih penting adalah apakah harga di pasar gelap berubah dan apakah pasokan berkurang dalam jangka panjang.

Tata Atur
Iklan

Iklan

Kawasan Paviliun Akademika di Akademika Townhouse Gowa

Paviliun Akademika: punya kost tanpa repot kelola

Paviliun Akademika menghadirkan pilihan investasi kost terkelola di Akademika Townhouse, Gowa. Unit disiapkan untuk disewakan, dengan pengelolaan kawasan yang ditangani pemilik proyek.

Buka paviliun.site

Dampak dan Peringatan

Angka itu adalah berat tanaman basah, bukan ganja kering siap edar. Karena itu nilainya tidak bisa langsung dibandingkan dengan berat barang bukti pada kasus lain. Konversi ke produk kering bergantung pada kadar air dan cara pengeringan yang dipakai penyidik.

Di sisi lain, operasi besar seperti ini menyerap anggaran dan personel. Aparat harus mendaki lereng, membakar lahan, dan menjaga lokasi agar api tidak menyebar. Risiko kebakaran tak terkendali menjadi perhatian tersendiri di kawasan gambut dan perkebunan.

Masyarakat di sekitar lokasi juga perlu dilibatkan. Program alternatif ekonomi bagi warga yang sebelumnya bergantung pada tanaman terlarang menjadi bagian penting pencegahan. Tanpa itu, lahan yang sudah dibersihkan berpotensi ditanami kembali.

Pemerintah daerah diminta menyiapkan pendampingan bagi warga setempat. Pendekatan represif tanpa dukungan ekonomi sering gagal menjaga hasil operasi. Karena itu, pemetaan titik rawan sebaiknya dibarengi peta kebutuhan sosial di desa sekitar.

Apa yang Diketahui

Bareskrim Polri bersama BNN dan kepolisian daerah memusnahkan ladang ganja seluas 122,86 hektare di Aceh dan Sumatera Utara. Sebanyak 186.450 batang dengan estimasi berat basah 93,225 ton dimusnahkan. Operasi berlangsung pada akhir Oktober sampai 2 November 2026.

Polda Aceh melaporkan 104,86 hektare, 157.290 batang, dan 78,645 ton untuk operasi 31 Oktober sampai 1 November. Lahan tersebar di enam kabupaten. Di Sumatera Utara, temuan sekitar 5 hektare berada di Mandailing Natal.

Sebagian tanaman dirampas dan dibakar di lokasi. Petugas juga mengamankan sejumlah orang yang diduga sebagai pemilik lahan. Instansi menegaskan operasi merupakan tindak lanjut instruksi Presiden kepada Kapolri.

Apa yang Belum Terkonfirmasi

Belum ada angka resmi nilai kerugian negara atau nilai ekonomi ganja yang dimusnahkan. Perkiraan harga per kilogram yang beredar di media berbeda-beda. Tanpa patokan resmi, nilai rupiah sebaiknya tidak dipakai sebagai ukuran utama.

Status hukum orang yang diamankan juga belum final. Penyidikan masih berjalan dan belum ada putusan pengadilan. Karena itu, mereka belum dapat disebut sebagai pelaku dalam pengertian hukum yang mengikat.

Jaringan distribusi ke luar Aceh baru diungkap secara umum. Belum ada rincian jumlah dan lokasi kampung narkoba yang menjadi tujuan. Begitu pula volume ganja yang berhasil lolos sebelum operasi dilakukan.

FAQ Seputar Pemusnahan Ladang Ganja

Berapa luas ladang ganja yang dimusnahkan?

Bareskrim mencatat total 122,86 hektare di Aceh dan Sumatera Utara. Polda Aceh melaporkan 104,86 hektare untuk operasi 31 Oktober sampai 1 November 2026.

Mengapa angkanya berbeda?

Karena cakupan wilayah dan rentang waktu penghitungan berbeda. Rekap Bareskrim mencakup dua provinsi dan beberapa gelombang operasi.

Apakah ada tersangka?

Beberapa orang diamankan sebagai pemilik lahan. Identitas dan status hukumnya belum final, dan artikel ini tidak menuliskan nama mereka.

Baca juga

Kumpulan berita terbaru seputar berita Luwu Timur ada di kanal berita Luwu Timur.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga