Malili – Pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah Kabupaten Luwu Timur mulai berdampak pada layanan pemerintahan. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Luwu Timur menyesuaikan jam pelayanan karena jadwal penghentian pasokan listrik menyentuh kawasan kantor pemerintahan.
Dalam pengumumannya, Dukcapil membuka pelayanan pukul 07.30 WITA hingga 09.00 WITA. Pelayanan kemudian dihentikan sementara pada 09.00 hingga 13.00 WITA karena pemadaman listrik, lalu dijadwalkan kembali dibuka pukul 13.30 WITA setelah kondisi kelistrikan normal.
Berita Lutim: Jam Layanan Dukcapil yang Berubah
Perubahan jam itu berlaku pada hari ketika pemadaman dijadwalkan. Bagi warga yang hendak mengurus dokumen kependudukan, pergeseran jam ini berarti ada satu jendela waktu yang hilang di tengah hari. Warga yang datang pukul 10.00 WITA berpotensi menemukan loket dalam keadaan tutup sementara.
Layanan kependudukan bergantung pada sistem elektronik dan jaringan komputer. Perekaman data, pencetakan dokumen, sampai verifikasi identitas membutuhkan pasokan listrik yang stabil. Karena itu, dampak pemadaman tidak berhenti pada lampu yang mati, tetapi menyentuh proses layanan yang harus berjalan berurutan.
Pengumuman resmi Dukcapil menjadi rujukan paling aman. Warga disarankan memeriksa kanal informasi resmi sebelum berangkat, terutama pada hari-hari ketika PLN mengumumkan pengaturan beban di wilayah Malili.
Daftar Wilayah Terdampak Menurut Pengumuman PLN
Berdasarkan pengumuman PLN ULP Malili dan PLN ULP Tomoni untuk Kamis, 3 September 2026, sejumlah lokasi yang berkaitan dengan pelayanan pemerintahan masuk daftar wilayah pengaturan beban.
| Waktu | Wilayah | Catatan |
|---|---|---|
| 09.00-13.00 WITA | Kecamatan Malili, kawasan Puncak Indah | Termasuk Kantor Pemerintahan Kabupaten Luwu Timur |
| 13.00-17.00 WITA | Kecamatan Wotu, sejumlah desa | Termasuk wilayah yang terhubung Jalur 2 RSUD I Lagaligo |
| 21.00-24.00 WITA | Sebagian Jalur 2 RSUD I Lagaligo | Pengaturan beban jadwal malam |
Tabel di atas menggambarkan jadwal pada hari itu. Jadwal dapat berubah mengikuti kondisi sistem kelistrikan, sehingga daftar terbaru dari PLN tetap menjadi acuan.
Kenapa Pemadaman Terjadi
PLN menjelaskan pemadaman bergilir tersebut sebagai bagian dari pengaturan beban untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan. Selain itu, disebutkan pula adanya pemeliharaan infrastruktur ketenagalistrikan yang berdampak pada pasokan listrik di sejumlah wilayah.
Pengaturan beban adalah langkah operasional, bukan penanda kegagalan sistem tunggal. Perusahaan listrik memindahkan atau membatasi pasokan pada wilayah tertentu agar beban sistem tetap dalam batas aman. Pemeliharaan jaringan juga biasanya dijadwalkan agar gangguan yang lebih besar bisa dicegah.
Meski begitu, bagi warga dan pelaku usaha, durasi empat jam tanpa listrik pada jam kerja tetap terasa nyata. Peralatan pendingin mati, transaksi digital terhenti, dan layanan yang bergantung komputer harus menunggu.
Rumah Sakit dan Layanan Esensial
Masuknya RSUD I Lagaligo dalam daftar wilayah pemadaman tidak serta-merta berarti seluruh layanan rumah sakit dihentikan. Pengumuman PLN menunjukkan wilayah atau jaringan yang terkena pengaturan beban, bukan status operasional fasilitas kesehatan.
Kondisi tersebut berbeda dengan Dukcapil yang secara khusus mengumumkan penyesuaian jam pelayanan kepada masyarakat. Artinya, dampak pada tiap instansi bisa berbeda meski berada di wilayah yang sama, tergantung kesiapan sistem pendukung masing-masing.
SuaraLutim belum memperoleh keterangan resmi dari manajemen RSUD I Lagaligo mengenai langkah antisipasi selama jadwal pemadaman, sehingga warga yang memiliki jadwal layanan di rumah sakit itu sebaiknya memastikan lebih dulu kepada kanal informasi rumah sakit.
Apa yang Bisa Disiapkan Warga dan Pelaku Usaha
- Catat jam pemadaman wilayah Anda dan hindari mengurus dokumen pada rentang waktu layanan dihentikan.
- Simpan salinan digital dokumen penting, sehingga saat listrik padam Anda tidak bergantung pada berkas fisik di satu tempat.
- Untuk usaha kecil, siapkan sumber daya cadangan sederhana seperti lampu darurat, power bank, dan pencatatan transaksi manual sebagai cadangan.
- Pelaku usaha kuliner perlu memperhitungkan rantai pendingin, karena pemadaman panjang memengaruhi bahan yang mudah rusak.
- Ikuti kanal resmi PLN dan instansi terkait, agar tidak bergantung pada informasi yang belum jelas sumbernya.