Jumat, 9 Oktober 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Suara Warga

Wahdah Lutim Rawat Silaturahmi Kader lewat Badminton Ikhwan

8 Oktober 2026 • Admin • 19 kali dibaca
Kader Wahdah Lutim bertanding dalam Badminton Ikhwan DPC Towuti di Luwu Timur
Dok. Wahdah Islamiyah (wahdah.or.id) - pertandingan Badminton Ikhwan DPC Towuti, Luwu Timur, 22 Agustus 2025
ASM Group
Iklan

SUARALUTIM.COM, TOWUTI — Silaturahmi kader Wahdah Lutim tidak hanya dibangun di ruang rapat atau majelis taklim. Di Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, kader dan simpatisan berkumpul di lapangan badminton untuk bertanding dalam kegiatan bertema Badminton Ikhwan, yang disingkat BAKWAN. Sekali terlihat sederhana, forum olahraga itu menjadi cara organisasi merawat ukhuwah antar cabang, sekaligus pintu masuk mengajak warga mengikuti kegiatan rutin seperti ta’lim pekanan dan belajar mengaji.

Kegiatan ini merupakan edisi kedua dari agenda tahunan Departemen Kesehatan Olahraga dan Lingkungan (Depkesorling) DPC Wahdah Islamiyah Towuti. Yang membuat edisi kali ini berbeda: pesertanya tidak lagi terbatas pada kader Towuti, tetapi bertambah dari dua cabang tetangga, yaitu DPC Wahdah Islamiyah Nuha dan DPC Wasuponda.

Wahdah Lutim dan Tradisi Silaturahmi Kader

Bagi organisasi kemasyarakatan seperti Wahdah Islamiyah, silaturahmi bukan pelengkap acara. Ia adalah perekat yang membuat program dakwah, pendidikan, dan layanan sosial tetap berjalan ketika pengurusnya berganti. Di Luwu Timur, jaringan itu tersebar dari pesisir Malili hingga kawasan Towuti dan Nuha — wilayah yang jarak antarkecamatannya tidak bisa ditempuh dalam hitungan menit.

Karena itu, kegiatan yang mempertemukan kader dari beberapa kecamatan punya fungsi strategis. Kader yang saling mengenal lebih mudah berkoordinasi saat ada musibah, penyaluran bantuan, atau agenda dakwah bersama. Kegiatan olahraga menjadi alasan paling ringan untuk berkumpul, tanpa harus menunggu ada masalah yang mendesak.

Tata Atur
Iklan

BAKWAN mengambil tema badminton ikhwan dan dilaksanakan pada Jumat, 22 Agustus 2025, di Lapangan Badminton Alexa, Kecamatan Towuti. Panitia mencatat kegiatan berlangsung dari bada Isya hingga menjelang pukul 23.00 WITA. Rangkaiannya mencakup pembukaan oleh Ketua DPC Towuti, foto bersama, pertandingan, lalu pembagian hadiah.

Badminton Ikhwan: Fakta Kegiatan di Towuti

Supaya tidak tercampur dengan kegiatan cabang lain, berikut catatan pokok BAKWAN edisi kedua yang bisa dicek pada laporan resmi Wahdah Islamiyah:

  • Nama kegiatan. Badminton Ikhwan (BAKWAN), agenda tahunan Departemen Kesehatan Olahraga dan Lingkungan DPC Wahdah Islamiyah Towuti.
  • Waktu. Jumat, 22 Agustus 2025, berlangsung satu hari sejak bada Isya sampai menjelang pukul 23.00 WITA.
  • Lokasi. Lapangan Badminton Alexa, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur.
  • Peserta. Kader dan simpatisan DPC Towuti, ditambah peserta dari DPC Nuha dan DPC Wasuponda.
  • Tujuan. Menjalin silaturahmi antar kader dan simpatisan di wilayah Towuti dan sekitarnya.
  • Juara. Pasangan Ketua DPC Wahdah Islamiyah Towuti, Ustadz Makbul, yang juga juara bertahan tahun sebelumnya.

Pada edisi pertama, peserta hanya berasal dari kalangan ikhwan DPC Wahdah Islamiyah Towuti. Meluasnya peserta ke dua cabang lain disebut panitia sebagai tanda kegiatan ini mulai diterima sebagai ajang bersama, bukan sekadar agenda satu kecamatan.

Departemen Kesehatan, Olahraga, dan Lingkungan di Balik Kegiatan

Yang menggerakkan kegiatan ini bukan kepanitiaan dadakan, melainkan departemen tetap di struktur DPC: bidang Kesehatan, Olahraga, dan Lingkungan. Penamaan departemen itu memperlihatkan bahwa olahraga ditempatkan sebagai bagian dari pembinaan anggota, sejajar dengan ta’lim dan kegiatan sosial.

Ketua Depkesorling DPD Wahdah Islamiyah Luwu Timur, Ustadz Haerullah, hadir mendampingi kegiatan dan memberikan dukungan kepada peserta. Ia berharap agenda ini tidak berhenti pada badminton.

“Kami sangat bahagia serta antusias mengikuti event kali ini, semoga event ini sebagai pemicu untuk turnamen cabang olahraga lain seperti panahan,” ujarnya, seperti dikutip laman resmi Wahdah Islamiyah.

Harapan itu masuk akal jika melihat sebaran wilayah Luwu Timur. Banyak kecamatan punya lapangan dan komunitas olahraga sendiri, tetapi jarang ada wadah yang menyatukan kader lintas kecamatan. Agenda seperti BAKWAN memberi contoh format yang bisa dipindahkan ke cabang olahraga lain tanpa biaya besar.

Peta DPC Wahdah Islamiyah di Luwu Timur

Jaringan Wahdah Islamiyah di Luwu Timur berjalan lewat beberapa cabang kecamatan. Pada Musyawarah Pengurus Harian dan Musyawarah Pimpinan DPC lingkup Luwu Timur yang digelar di Sorowako, Sabtu–Ahad, 26–27 September 2026, forum itu dihadiri ketua DPC Nuha, Towuti, Malili, Kalaena, dan Tomoni. Kehadiran DPC Wasuponda pada BAKWAN memperlihatkan jaringan yang sama bergerak juga di wilayah itu.

Dalam forum Sorowako tersebut, Ketua DPD Wahdah Islamiyah Luwu Timur, Ustadz Arifuddin, S.T., menekankan agar setiap program kerja disusun berdasarkan kebutuhan dan punya tenggat waktu yang jelas. Ia juga menyoroti perlunya pemerataan penyebaran dai supaya aktivitas dakwah di setiap cabang berjalan merata, serta penguatan ekonomi lembaga agar program tidak bergantung pada satu sumber dana.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga