Rabu, 21 Oktober 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Viral Nusantara

Viral Hari Ini: Kebakaran Gunung Sumbing, 152 Pendaki Turun

20 Oktober 2026 • zul • 30 kali dibaca
Bentang Gunung Sumbing di Temanggung, Jawa Tengah, saat cuaca cerah
Foto: 69farhan / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0
ASM Group
Iklan

Viral hari ini diwartakan dari Jawa Tengah: kebakaran hutan dan lahan melanda kawasan Gunung Sumbing di Kabupaten Wonosobo, dan seluruh jalur pendakian resmi ditutup sementara. Sebanyak 152 pendaki dilaporkan sudah turun dengan selamat. Api belum padam hingga Selasa sore, sementara petugas gabungan bersiap menghadapi kemungkinan penyebaran ke arah permukiman.

Viral Hari Ini: Kronologi Kebakaran di Lereng Sumbing

Kebakaran dilaporkan muncul pada Senin sore, sekitar pukul 15.00 WIB, di Petak 29 RPH Kleseman, BKPH Wonosobo, KPH Kedu Utara. Titik api berada pada ketinggian 2.500 sampai 2.709 meter di atas permukaan laut. Lokasi itu masuk wilayah administratif Kabupaten Wonosobo.

Vegetasi di sekitar titik api didominasi ilalang kering. Kondisi itu membuat api berpotensi menyebar cepat, terutama ketika embusan angin bertiup kencang. Petugas menyebut medan yang tinggi dan kering memperlambat upaya pemadaman dari jalur darat.

Kebakaran di Sumbing muncul bersamaan dengan karhutla di lereng Gunung Lawu. Dua gunung itu berada di rantai pegunungan yang berdekatan di Jawa Tengah. Pemerintah provinsi menyebut dua wilayah itu kini menjadi prioritas penanganan.

Tata Atur
Iklan

152 Pendaki Dievakuasi dari Dua Basecamp

Polres Wonosobo memastikan seluruh pendaki yang terdaftar sudah dievakuasi. Jumlahnya 152 orang, tersebar di beberapa titik pendakian yang dikelola basecamp setempat. Tim SAR gabungan bekerja bersama pengelola basecamp untuk menjemput mereka.

Pihak kepolisian menyatakan tidak ada pendaki yang tertinggal setelah data registrasi dicocokkan. Seluruh pendaki dilaporkan dalam keadaan sehat. Tidak ada laporan kecelakaan maupun luka yang dialami pendaki selama proses evakuasi berlangsung.

Evakuasi dilakukan pada Senin malam hingga Selasa dini hari. Proses itu melibatkan petugas SAR, relawan basecamp, dan personel kepolisian. Jalur turun dipilih yang paling aman agar pendaki tidak melewati area yang berasap.

Laporan dari CNN Indonesia menyebut evakuasi berjalan tanpa kendala berarti. Pengelola basecamp sebelumnya sudah menarik sebagian pendaki begitu kabar kebakaran menyebar ke pos-pos pendakian.

Seluruh Jalur Pendakian Ditutup Sementara

BPBD Kabupaten Temanggung menyatakan seluruh jalur pendakian Gunung Sumbing ditutup sementara secara total. Penutupan mencakup jalur Bimawari, Banaran, Batursari, hingga Bowongso. Kebijakan itu berlaku sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Kepala Pelaksana BPBD Temanggung Totok Nursetyanto mengatakan pihaknya bersama relawan lokal terus memantau perkembangan kebakaran. Tujuannya agar api tidak meluas ke wilayah Temanggung. Vegetasi yang kering dan embusan angin menjadi dua faktor yang paling diperhatikan.

Penutupan jalur juga bertujuan mencegah pendaki baru masuk ke kawasan yang sedang terbakar. Calon pendaki diminta mematuhi aturan itu dan tidak memaksakan aktivitas di kawasan gunung. Informasi resmi soal pembukaan jalur akan disampaikan melalui petugas di lapangan.

Angka Pendaki Berbeda Antar Media

Jumlah pendaki yang dievakuasi tidak seragam pada pemberitaan Selasa. CNN Indonesia dan sejumlah media daerah menulis 152 pendaki. Media daerah lain menulis 162 pendaki yang dievakuasi dari jalur via Wonosobo.

Perbedaan angka itu lazim terjadi pada jam-jam awal penanganan bencana. Data bisa berasal dari registrasi basecamp, catatan pos pendakian, atau rekap tim SAR yang berbeda waktu. Perbedaan juga bisa muncul karena ada pendaki yang turun sendiri tanpa melapor.

Laporan rinci dari Harapan Rakyat menyebut para pendaki terdaftar melalui beberapa basecamp, termasuk Basecamp Garung dan Gajahmungkur di Kecamatan Kalikajar. Basecamp menjadi rujukan utama pendataan karena setiap pendaki wajib mengisi buku registrasi sebelum naik.

Pemadaman Melibatkan Ribuan Personel

Upaya pemadaman melibatkan lebih dari 1.000 personel gabungan. Unsur yang terlibat mencakup BPBD, Perhutani, TNI, Polri, Basarnas, Tagana, dan relawan setempat. Petugas dibagi ke beberapa sektor sesuai arah angin dan kondisi medan.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengintensifkan pemadaman di dua gunung sekaligus, yaitu Lawu dan Sumbing. Dua helikopter TNI dikerahkan untuk mendukung operasi dari udara, sebagaimana dilaporkan detikcom. Operasi udara digunakan untuk menjangkau titik api yang sulit dicapai dari jalur darat.

Petugas lapangan juga membuat sekat bakar. Cara itu dipakai untuk memutus jalur penyebaran api agar tidak menjalar ke blok hutan lain. Pemadaman darat tetap dilakukan dengan peralatan sederhana karena akses menuju puncak cukup berat.

Relawan mengeluhkan keterbatasan peralatan dan sumber air di ketinggian. Persoalan itu menjadi bahan dialog relawan dengan Menteri Kehutanan pada Selasa. Pemerintah menyatakan akan mengevaluasi kebutuhan logistik pemadaman untuk hari-hari berikutnya.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga