Rabu, 21 Oktober 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Viral Nusantara

Viral Hari Ini: Kebakaran Gunung Sumbing, 152 Pendaki Turun

20 Oktober 2026 • zul • 30 kali dibaca
Bentang Gunung Sumbing di Temanggung, Jawa Tengah, saat cuaca cerah
Foto: 69farhan / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0
ASM Group
Iklan

Api di Atas Pos 4 dan Risiko ke Garung

Berdasarkan pemantauan lapangan, titik kebakaran berada di atas Pos 4. Arah angin yang mengarah ke barat daya berpotensi membawa api menuju kawasan Garung dan Posong. Dua kawasan itu dianggap perlu pengawasan lebih ketat.

Sekat bakar disiapkan di antara titik api dan area hutan yang belum terbakar. Petugas berharap api tidak melompat ke blok lain saat angin berubah arah pada sore dan malam. Perubahan arah angin menjadi faktor risiko utama di medan pegunungan.

Warga di desa-desa lereng gunung diminta waspada terhadap kemungkinan asap pekat. Asap yang menebal dapat mengganggu pernapasan dan jarak pandang. Posko lapangan menyiapkan informasi harian agar warga tidak panik.

Kesiapan Warga di Lereng Gunung

Desa-desa di Kecamatan Kalikajar dan Kecamatan Sapuran menjadi wilayah yang paling dekat dengan titik api. Sebagian warga menggantungkan hidup dari lahan pertanian di lereng. Kekeringan panjang membuat sumber air mulai berkurang.

Tata Atur
Iklan

Perangkat desa bersama relawan menyiapkan jalur evakuasi darurat bila api mendekat. Warga juga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar. Imbauan itu disampaikan berulang karena musim kemarau membuat api mudah membesar.

Dampak bagi Aktivitas Pendakian

Penutupan jalur membuat jadwal pendakian akhir pekan berubah. Pengelola basecamp menyebut banyak pemesanan harus ditunda sampai jalur dinyatakan aman. Pendaki diminta memantau pengumuman resmi sebelum melakukan perjalanan.

Bagi pelaku usaha jasa di sekitar basecamp, penutupan itu berdampak langsung pada pendapatan harian. Warung, jasa ojek jalur, dan penyewaan alat mendadak sepi. Mereka berharap jalur bisa dibuka lagi ketika api benar-benar padam.

Apa yang Diketahui

Kebakaran terjadi di kawasan hutan Gunung Sumbing, Wonosobo, dengan titik api di atas Pos 4. Seluruh jalur pendakian ditutup sementara, termasuk Bimawari, Banaran, Batursari, dan Bowongso. Pendaki yang dievakuasi dilaporkan sehat dan tidak ada korban luka.

Pemadaman melibatkan lebih dari seribu personel gabungan dari beberapa instansi. Pemerintah provinsi mengerahkan dua helikopter TNI untuk mendukung pemadaman dari udara. Sekat bakar dibuat untuk menahan penyebaran api ke blok hutan lain.

Karhutla di Sumbing dan Lawu ditangani bersamaan karena lokasinya berdekatan. Pemerintah daerah menyebut dua kawasan itu sebagai prioritas penanganan pekan ini. Relawan masih bekerja di lapangan hingga Selasa malam.

Apa yang Belum Terkonfirmasi

Penyebab kebakaran belum diumumkan secara resmi. Pemerintah provinsi meminta Polda Jawa Tengah menyelidiki kemungkinan unsur kesengajaan. Bila unsur itu terbukti, proses hukum dapat menyasar pihak yang bertanggung jawab.

Luas lahan yang terbakar juga belum disampaikan angka final. Perkiraan awal dapat berubah setelah pemetaan udara dan pencocokan data lapangan selesai. Data luas area menjadi dasar penilaian kerusakan lingkungan.

Jumlah pasti pendaki masih berbeda antar media, yaitu 152 dan 162 orang. Rekap resmi dari pengelola basecamp dan tim SAR diperkirakan menyusul. Perbedaan angka itu tidak mengubah status keselamatan pendaki yang dilaporkan seluruhnya turun.

Di mana lokasi kebakaran Gunung Sumbing?

Kebakaran berada di Petak 29 RPH Kleseman, BKPH Wonosobo, KPH Kedu Utara, pada ketinggian 2.500 sampai 2.709 meter di atas permukaan laut. Lokasi itu masuk Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, dengan titik api di atas Pos 4.

Apakah semua pendaki sudah turun?

Ya. Polres Wonosobo memastikan seluruh pendaki sudah dievakuasi setelah data registrasi dicocokkan. Tidak ada pendaki yang tertinggal, dan seluruhnya dilaporkan dalam kondisi sehat tanpa luka.

Apakah jalur pendakian Sumbing sudah dibuka?

Belum. Seluruh jalur masih ditutup sementara tanpa batas waktu yang ditentukan. Pembukaan jalur akan diumumkan setelah api padam dan kondisi medan dinilai aman bagi pendaki.

Kejadian di Sumbing menambah panjang daftar karhutla di Jawa Tengah pada Oktober ini. Karhutla di lereng Lawu sebelumnya sudah melahap sekitar 100 hektare lahan. Bencana asap juga menyertai aktivitas vulkanik lain di tanah air, seperti letusan Gunung Ibu yang disorot pekan ini.

Baca juga

Kumpulan berita terbaru seputar berita Luwu Timur ada di kanal berita Luwu Timur.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga