Minggu, 20 September 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Pemerintahan

Luwu Timur: Bupati Sidak PBJ Setda, Benahi Fasilitas

28 Agustus 2026 • Admin
Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam berdialog dengan staf saat sidak kantor PBJ Setda di Malili, kabar luwu timur hari ini
Gambar: Pedomanrakyat.com

Malili — Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Kantor Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah Kabupaten Luwu Timur, Malili, pada Jumat (28/08/2026). Sidak tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi di bagian PBJ sekaligus mendengarkan berbagai kendala yang dihadapi staf dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Dalam kegiatan itu Bupati didampingi Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Muhammad Yusri, dan Kabag Prokopim, Sahir.

Bupati Sidak Kantor PBJ Setda Lutim di Malili

Inspeksi mendadak menjadi cara Bupati Irwan melihat kondisi kerja aparatur tanpa persiapan khusus. Ia datang ke Kantor PBJ Setda Luwu Timur yang berada di Malili. Kunjungan itu berlangsung pada jam kerja sehingga Bupati dapat menyaksikan aktivitas staf secara langsung.

Bagian Pengadaan Barang dan Jasa memegang peran penting dalam tata kelola pemerintahan daerah. Proses pengadaan menentukan kelancaran pelaksanaan program dan kegiatan. Karena itu, kondisi kerja bagian ini menjadi perhatian kepala daerah.

Dalam sidak tersebut, Bupati Irwan berdialog langsung dengan staf untuk mendengarkan kendala yang dihadapi. Dialog itu berlangsung terbuka di ruang kerja pegawai. Salah satu hal yang disampaikan berkaitan dengan fasilitas kantor yang dinilai masih kurang memadai untuk menunjang pekerjaan pegawai.

Keluhan Staf Soal Fasilitas Kantor dan Respons Luwu Timur

Fasilitas kerja disebut masih perlu pembenahan agar pegawai dapat bekerja lebih nyaman. Staf menyampaikan hal itu langsung kepada Bupati dalam dialog tersebut. Keluhan semacam ini jarang tersampaikan dalam forum resmi, sehingga sidak menjadi saluran penting.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Irwan mengatakan bahwa perbaikan fasilitas akan direncanakan pada tahun depan. Ia meminta staf tidak menunggu tanpa melakukan penataan. Bupati berpesan agar ruangan ditata sebaik mungkin dengan sumber daya yang tersedia saat ini.

“Insya Allah untuk fasilitas yang masih kurang akan kita lakukan tahun depan. Silahkan lakukan penataan ruangannya,” ujar pesan Irwan.

Pernyataan itu memperlihatkan bahwa perbaikan fasilitas belum masuk dalam pelaksanaan tahun berjalan. Pemerintah daerah menyebut kebutuhan tersebut akan diakomodasi pada perencanaan anggaran berikutnya. Sementara itu, pegawai diminta tetap menjaga kinerja dan kualitas pelayanan.

Harapan agar Pelayanan Tetap Berjalan Baik

Bupati Irwan berharap seluruh staf tetap dapat memberikan pelayanan dan melaksanakan tugas dengan baik. Harapan itu disampaikan meski fasilitas dinilai masih perlu dilakukan pembenahan. Menurutnya, kualitas layanan tidak boleh menunggu perbaikan sarana.

Pandangan tersebut sejalan dengan kebutuhan masyarakat akan layanan administrasi yang cepat. Proses pengadaan dan administrasi pemerintahan berkaitan langsung dengan pelaksanaan program pembangunan. Keterlambatan di bagian ini dapat memengaruhi kegiatan di Organisasi Perangkat Daerah lain.

Kepala Bapenda Muhammad Yusri dan Kabag Prokopim Sahir mendampingi Bupati selama sidak. Keduanya menyaksikan langsung dialog antara kepala daerah dan staf. Kehadiran pejabat pendamping dinilai mempercepat tindak lanjut atas persoalan yang diangkat.

Mengapa Sidak Menjadi Bagian Gaya Kepemimpinan di Luwu Timur

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur beberapa waktu terakhir kerap memakai sidak sebagai metode pemeriksaan lapangan. Bupati menilai cara itu lebih efektif untuk melihat kondisi sebenarnya. Temuan di lapangan disebut lebih akurat dibanding laporan tertulis semata.

Sebelumnya, sidak dilakukan di sejumlah titik layanan publik. Contoh yang sempat mendapat perhatian adalah sidak Bupati ke sejumlah ruang kerja yang mendapat respons positif warga. Pola serupa berlanjut ke bagian layanan administrasi di lingkungan Setda.

Pendekatan sidak juga dipakai untuk memastikan program prioritas berjalan sesuai rencana. Perhatian terhadap detail di tingkat kantor dinilai menentukan hasil akhir layanan. Dengan begitu, persoalan kecil dapat diketahui lebih awal sebelum membesar.

Dampak pada Tata Kelola Pemerintahan Daerah

Tata kelola pemerintahan bertumpu pada kualitas kerja aparatur di setiap bagian. Kondisi ruang kerja, kelengkapan sarana, dan kenyamanan pegawai menjadi faktor pendukung. Persoalan fasilitas tersebut kini tercatat sebagai kebutuhan yang akan ditindaklanjuti.

Pemerintah daerah juga mendorong penataan ruang kerja agar lebih efektif. Penataan dinilai berpengaruh pada alur kerja dan koordinasi antarbagian. Bupati secara khusus meminta hal itu dilakukan oleh pegawai terkait.

Upaya perbaikan administrasi kependudukan di Luwu Timur memperlihatkan pendekatan serupa, misalnya pada terbitnya 841 dokumen kependudukan lewat skema jemput bola. Keduanya menempatkan pelayanan langsung kepada warga sebagai tujuan akhir. Bagian kanal Pemerintahan SuaraLutim memuat berbagai langkah serupa di lingkungan Pemkab Luwu Timur.

Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga