Minggu, 20 September 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Pemerintahan

Climate Forum 2026, Transisi Energi dan Tambang Lutim

17 September 2026 • Admin
Suasana forum tata kelola kota dan aksi iklim yang diikuti perwakilan pemerintah daerah
Gambar: Pedoman Rakyat (pedomanrakyat.com)

Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri Urban Climate Forum (UCF) 2026 yang berlangsung di Pullman Jakarta Thamrin CBD, Jakarta, Rabu hingga Kamis, 16 sampai 17 September 2026. Forum bertema tata kelola kota dan aksi iklim ini menyentuh isu transisi energi, topik yang dekat dengan daerah penghasil sumber daya seperti tambang Lutim di Sulawesi Selatan.

Agenda dua hari tersebut menghimpun pemerintah pusat dan daerah, pemimpin pemerintahan lokal, mitra pembangunan, organisasi internasional, akademisi, masyarakat sipil, hingga sektor swasta. Mereka membahas langkah konkret mendorong pembangunan perkotaan yang berkelanjutan dan berketahanan terhadap perubahan iklim.

Tema UCF 2026: Tata Kelola dan Aksi Iklim

Forum yang diselenggarakan United Cities and Local Governments Asia-Pacific (UCLG ASPAC) ini mengangkat tema “Mendorong Transformasi Perkotaan melalui Tata Kelola dan Aksi Iklim” atau Advancing Urban Transformation through Climate Action and Governance. Tema itu menempatkan pemerintah daerah sebagai aktor utama, bukan sekadar penerima kebijakan dari pusat.

Pilihan tema tersebut mencerminkan pergeseran cara pandang. Aksi iklim tidak lagi dibaca semata sebagai kewajiban lingkungan, tetapi sebagai bagian dari cara kota dan kabupaten mengelola pertumbuhan, layanan dasar, serta ruang hidup warganya setiap hari.

Sebanyak sekitar 200 peserta dari berbagai unsur pemerintahan, jejaring kota, mitra pembangunan, akademisi, organisasi masyarakat sipil, pakar, dan sektor swasta terlibat dalam forum yang berlangsung dua hari itu.

Isu Strategis yang Dibahas

Kehadiran Aliyah Mustika Ilham menjadi bagian dari keterlibatan Pemerintah Kota Makassar dalam forum yang membahas sejumlah isu strategis perkotaan. Isu-isu tersebut antara lain mobilitas perkotaan, transisi energi, ketahanan iklim, pengelolaan sampah, Voluntary Local Review (VLR), serta pelokalan ASEAN Community Vision 2045.

Mobilitas perkotaan menjadi salah satu bahasan utama karena berkaitan langsung dengan emisi dan kualitas udara. Cara warga berpindah dari rumah ke tempat kerja menentukan seberapa besar beban lingkungan yang dihasilkan sebuah kota setiap hari.

Transisi energi masuk dalam daftar karena sumber energi menentukan arah pembangunan jangka panjang. Bagi daerah yang ekonominya bertumpu pada sumber daya alam, pembahasan ini menyentuh pertanyaan praktis: bagaimana menyiapkan ekonomi yang tetap tumbuh ketika pola energi berubah.

Ketahanan iklim dan pengelolaan sampah dibahas sebagai pekerjaan harian pemerintah daerah. Keduanya berhubungan erat dengan drainase, banjir, kebersihan kawasan, serta kesehatan warga yang paling merasakan dampak ketika sistem pengelolaan tidak berjalan baik.

Kata Wawali Makassar Soal Kolaborasi

Aliyah Mustika Ilham menilai forum tersebut menjadi ruang penting bagi pemerintah daerah untuk saling bertukar pengalaman sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menghadapi tantangan pembangunan perkotaan.

“Urban Climate Forum 2026 menjadi ruang penting bagi kami untuk bertukar pengalaman dan memperkuat kolaborasi dalam menghadapi tantangan perkotaan, khususnya perubahan iklim. Kota Makassar terus berkomitmen mendorong pembangunan yang tidak hanya bertumbuh secara ekonomi, tetapi juga berkelanjutan, ramah lingkungan dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Aliyah Mustika Ilham.

Menurutnya, tantangan perubahan iklim membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri, sehingga kolaborasi lintas sektor menjadi bagian penting dalam membangun kota yang adaptif dan berkelanjutan.

“Persoalan iklim dan pembangunan perkotaan tidak dapat diselesaikan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi dan berbagai pemangku kepentingan. Karena itu, forum seperti ini menjadi kesempatan bagi Makassar untuk belajar, berbagi pengalaman sekaligus membuka peluang kerja sama dengan daerah maupun jejaring kota lainnya,” tambahnya.

Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga