Kamis, 5 November 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Viral Nusantara

Berita Indonesia: Wisman 12,01 Juta, Tertinggi Sejak 2020

3 November 2026 • zul • 30 kali dibaca
Terminal domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, salah satu pintu masuk utama wisman
Angkasa Pura I, domain publik, via Wikimedia Commons
ASM Group
Iklan

Berita Indonesia hari ini: Badan Pusat Statistik mencatat kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 12,01 juta sepanjang Januari sampai September 2026. Angka itu naik 5,01 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025. BPS menyebut capaian tersebut sebagai yang tertinggi sejak 2020 dan mendekati level sebelum pandemi.

Berita Indonesia: Wisman 12,01 Juta sampai September

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono menyampaikan angka itu dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (2/11/2026). Ia membandingkan dengan periode Januari sampai September 2019 yang mencapai 12,10 juta kunjungan. Artinya, jarak dengan masa pra-pandemi tinggal sekitar 90 ribu kunjungan.

Khusus September 2026, kunjungan wisman tercatat 1,43 juta. Angka bulanan itu turun 10,79 persen dibandingkan Agustus 2026, tetapi masih tumbuh 2,31 persen secara tahunan. Pola ini menunjukkan musim ramai terjadi pada pertengahan tahun, lalu melandai memasuki kuartal keempat.

Rincian bulanan memperlihatkan naik turun yang tajam. Januari dibuka dengan 1,19 juta kunjungan, lalu turun ke 1,16 juta pada Februari dan 1,09 juta pada Maret. Setelah itu angka bergerak naik sampai puncak 1,60 juta pada Agustus sebelum terkoreksi pada September. Data lengkap dipaparkan ANTARA.

Tata Atur
Iklan

Iklan

Kawasan Paviliun Akademika di Akademika Townhouse Gowa

Paviliun Akademika: punya kost tanpa repot kelola

Paviliun Akademika menghadirkan pilihan investasi kost terkelola di Akademika Townhouse, Gowa. Unit disiapkan untuk disewakan, dengan pengelolaan kawasan yang ditangani pemilik proyek.

Buka paviliun.site

Negara Asal dan Jalur Kedatangan

Pada September 2026, wisman pemegang paspor Malaysia mendominasi dengan kontribusi 16,76 persen. Posisi berikutnya ditempati Australia sebesar 12,43 persen dan Tiongkok sebesar 10,76 persen. Komposisi ini relatif stabil dibandingkan bulan sebelumnya.

Sebanyak 1,28 juta kunjungan masuk melalui pintu masuk utama, sedangkan 144.806 kunjungan melalui pintu masuk perbatasan. Jalur udara mendominasi pintu masuk utama dengan porsi 80,63 persen, disusul jalur laut 15,81 persen dan darat 3,56 persen. Kedatangan lewat udara tercatat 1,03 juta kunjungan.

Bandara I Gusti Ngurah Rai di Bali dan Bandara Soekarno-Hatta di Banten menjadi simpul utama. Keduanya menyumbang 87,67 persen dari total kedatangan udara, setara 906,38 ribu kunjungan. Konsentrasi di dua bandara ini menunjukkan beban infrastruktur yang belum tersebar merata.

Konsentrasi itu juga membawa risiko. Gangguan di satu bandara bisa langsung menekan angka kunjungan nasional. Penerbangan langsung ke destinasi lain perlu didorong agar arus wisatawan tidak menumpuk di dua pintu masuk tersebut.

Belanja dan Lama Tinggal Meningkat

BPS mencatat rata-rata pengeluaran wisman pada triwulan III 2026 sebesar 1.374,48 dolar Amerika per kunjungan. Rata-rata lama tinggal mencapai 11,01 malam. Kedua angka itu lebih tinggi dibandingkan kuartal sebelumnya.

Pos akomodasi menjadi alokasi belanja terbesar dengan rata-rata 497,12 dolar Amerika. Sektor makanan dan minuman menempati posisi kedua dengan 271,33 dolar Amerika, lalu belanja suvenir 148,93 dolar Amerika. Kenaikan tertinggi tercatat pada pos akomodasi dan kuliner.

Ateng menilai komposisi itu membuka peluang bagi usaha kecil. Menurut dia, anak muda berpotensi membuka usaha makanan dan minuman karena belanja wisatawan asing terbesar kedua ada di pos tersebut. Pernyataan itu dikutip Investor.id dalam laporan konferensi pers BPS.

Angka belanja sebaiknya dibaca bersama pergerakan kurs. Nominal dolar yang stabil bisa berarti penerimaan rupiah yang berbeda bagi pelaku usaha. Karena itu pelaku industri perlu melihat nilai tukar saat menyusun proyeksi pendapatan.

Wisatawan Domestik dan Konteks Perbandingan

Selain wisman, BPS mencatat perjalanan wisatawan nusantara mencapai 96,69 juta perjalanan pada September 2026. Angka itu naik 2,47 persen secara tahunan, tetapi turun 7,3 persen dibandingkan Agustus. Pasar domestik tetap menjadi penopang utama industri pariwisata.

Perbandingan dengan 2019 penting untuk membaca pemulihan. Kunjungan Januari sampai September 2019 mencapai 12,10 juta, sementara periode yang sama 2026 mencapai 12,01 juta. Selisihnya kecil, tetapi komposisi negara asal dan pola belanja bisa berbeda dari masa sebelum pandemi.

Sejumlah media menulis angka pangsa negara asal dengan versi berbeda. Perbedaan itu biasanya berasal dari pembulatan atau urutan penyajian rilis. Untuk keperluan analisis, rujukan yang paling aman adalah angka yang dikutip konsisten oleh beberapa media dari rilis BPS, seperti laporan Katadata.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga