Sorowako sebagai Wajah Kota Penyelenggara
Sorowako bukan kota yang asing bagi tamu dari luar Sulawesi Selatan. Kawasan ini tumbuh sebagai kota perusahaan di lingkar aktivitas tambang nikel, dengan fasilitas olahraga, penginapan, dan akses jalan yang relatif baik dibandingkan kota kecil lain di pesisir timur Sulsel. Kombinasi itu membuat Sorowako punya modal untuk menjadi tuan rumah agenda provinsi.
Namun kota penyelenggara dinilai dari hal yang paling sederhana: bagaimana tamu diperlakukan sejak turun dari kendaraan. Keramahan pedagang, kebersihan trotoar, ketertiban parkir, dan kejelasan informasi lokasi menjadi kesan pertama yang diingat. Karakter inilah yang diharapkan dijaga bersama oleh warga, panitia, dan aparatur di Kecamatan Nuha sepanjang pekan kegiatan berlangsung.
Warisan Setelah Acara
Yang biasanya luput dibahas adalah pekerjaan setelah tamu pulang: menjaga kebersihan kawasan danau, merawat fasilitas yang baru dibenahi, dan memastikan pelaku usaha kecil tetap mendapat akses pada agenda lanjutan. Pengalaman daerah lain menunjukkan, fasilitas acara yang tidak dirawat cepat rusak, sementara dampak ekonomi menghilang bersama panggung yang dibongkar.
Di sinilah pengawasan legislatif diperlukan. Fungsi pengawasan DPRD bukan menambah pekerjaan panitia, melainkan memastikan apa yang sudah dianggarkan benar-benar terpakai untuk kepentingan warga, termasuk warga di dapil yang menjadi tuan rumah. Fraksi PAN DPRD Luwu Timur sendiri tercatat telah menyampaikan masukan pada pembahasan APBD-P 2026, mekanisme yang memungkinkan kebutuhan mendesak seperti kesiapan acara dan perawatan fasilitas dibahas lebih terukur.
Menyebut Fraksi, Bukan Menempelkan Label Partai
Perlu dicatat, susunan Fraksi PAN di DPRD Luwu Timur tidak selalu sejalan dengan partai asal saat pemilu. Sebagian anggota duduk di Fraksi PAN meskipun partai pengusungnya di pemilu berbeda. Karena itu penyebutan yang tepat untuk Prima Eyza Purnama adalah anggota Fraksi PAN DPRD Luwu Timur, bukan kader partai tertentu. Cara menyebut yang tepat penting supaya publik tidak salah memahami struktur politik di dewan.
FAQ PAN Luwu Timur dan Harkopnas
Kapan dan di mana Harkopnas ke-79 tingkat Sulsel digelar?
Kegiatan dijadwalkan pada 6 hingga 10 Oktober 2026 dengan pusat kegiatan di Sorowako, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur. Lokasi utama yang disiapkan adalah Lapangan Iniaku Sorowako.
Siapa Prima Eyza Purnama?
Ia anggota Fraksi PAN DPRD Kabupaten Luwu Timur dari daerah pemilihan Luwu Timur 5 yang mencakup Kecamatan Nuha dan Towuti. Dalam struktur alat kelengkapan dewan, ia berada di Komisi I Bidang Pemerintahan, serta menjadi anggota Badan Musyawarah dan Badan Kehormatan.
Apa yang bisa dilakukan warga untuk menyambut tamu Harkopnas?
Warga bisa menjaga kebersihan lingkungan sekitar, memastikan jalur utama tidak terhalang, dan memanfaatkan peluang usaha kecil di sekitar lokasi kegiatan. Bagi pelaku usaha, menyiapkan produk dalam kemasan rapi dan mencantumkan harga yang jelas membantu kesan pertama terhadap tamu dari luar daerah.
Rujukan: susunan Fraksi PAN DPRD Luwu Timur dan struktur komisi dirujuk dari laporan susunan pimpinan dan anggota lima fraksi DPRD Luwu Timur 2024–2029 serta penetapan kursi dan calon terpilih DPRD Luwu Timur oleh KPU. Agenda dan persiapan Harkopnas dirangkum dari Warta Lutim dan Expose Timur (disparmudora.luwutimurkab.go.id).
Baca juga: PAN Luwu Timur: Prima Eyza Apresiasi Program Pejuang Subuh · Luwu Timur Bersiap Sambut 3.000 Tamu Harkopnas ke-79 · Pariwisata Lutim: Wisata Sekitar Sorowako saat Harkopnas
Gambar: Dokumentasi SuaraLutim (legislator Fraksi PAN Luwu Timur saat menyerap aspirasi warga di kawasan Nuha–Towuti).


