Kamis, 5 November 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Pariwisata

Wisata Luwu Timur: Akses Mangkutana via Beringin Jaya

3 November 2026 • Admin • 29 kali dibaca
Pengunjung di kawasan desa wisata Margolembo Mangkutana untuk wisata luwu timur
Gambar: Dok. Jadesta Kementerian Pariwisata/Desa Wisata Margolembo Green Country (kawasan Watu Maeta, Mangkutana).
ASM Group
Iklan

Cara Membaca Janji Perbaikan Jalan Wisata

Ada tiga hal yang biasanya menentukan apakah sebuah ruas jalan benar-benar diperbaiki. Pertama, status ruas: kabupaten, provinsi, atau pusat. Kedua, ketersediaan anggaran pada tahun berjalan. Ketiga, kesiapan dokumen, termasuk perizinan bila ruas berada di kawasan hutan atau area irigasi.

Untuk kasus Beringin Jaya, poin pertama masih dikaji. Bila ruas itu masuk kewenangan BBWS, perbaikan permanen tidak bisa diputuskan sendiri oleh Pemkab Luwu Timur. Pemerintah daerah tetap bisa mengusulkan, tetapi eksekusinya bergantung pada balai di tingkat pusat.

Poin kedua juga tidak sederhana. APBD 2027 yang sedang dibahas memiliki struktur pendapatan Rp2,213 triliun dan belanja Rp2,263 triliun, dengan defisit sekitar Rp49,196 miliar, sebagaimana tercatat dalam dokumen KUA-PPAS yang disepakati Agustus 2026. Dalam kondisi itu, setiap usulan baru harus bersaing dengan program yang sudah masuk prioritas.

Karena itu, warga dan pelaku wisata sebaiknya memperhatikan dua dokumen: hasil peninjauan status ruas dan daftar program yang masuk APBD 2027. Tanpa keduanya, pembahasan jalan wisata cenderung berhenti sebagai catatan rapat.

Tata Atur
Iklan

Iklan

Kawasan Paviliun Akademika di Akademika Townhouse Gowa

Paviliun Akademika: punya kost tanpa repot kelola

Paviliun Akademika menghadirkan pilihan investasi kost terkelola di Akademika Townhouse, Gowa. Unit disiapkan untuk disewakan, dengan pengelolaan kawasan yang ditangani pemilik proyek.

Buka paviliun.site

Yang Bisa Dilakukan Wisatawan Sekarang

Bagi yang ingin berkunjung ke Mangkutana, persiapan paling praktis adalah memastikan kondisi kendaraan dan bertanya kepada pengelola desa wisata sebelum berangkat. Margolembo Green Country tercatat memiliki area parkir, musholla, kamar mandi, dan tempat makan, tetapi SuaraLutim tidak menemukan keterangan resmi soal tarif masuk maupun jam operasional harian.

Karena itu, artikel ini tidak mencantumkan harga tiket atau nomor kontak. Informasi semacam itu sebaiknya ditanyakan langsung kepada pengelola desa wisata atau Disparmudora Luwu Timur agar tidak berangkat dengan patokan yang keliru.

Untuk urusan lalu lintas, perlu diingat bahwa arus kendaraan di Luwu Timur dalam beberapa pekan terakhir juga menjadi sorotan. Satlantas Polres Luwu Timur menertibkan kendaraan di depan SPBU Malili menyusul keluhan antrean, dan penertiban serupa dilakukan di beberapa titik lain. Menyesuaikan waktu perjalanan di luar jam sibuk tetap pilihan paling aman.

Dari sisi promosi, ada peluang yang belum banyak digarap: mengemas Mangkutana bukan sebagai tujuan tunggal, melainkan sebagai rangkaian. Pengunjung bisa menggabungkan wisata agro di Margolembo dengan wisata air di Uelanti, lalu menutup perjalanan dengan kuliner lokal. Konsep itu hanya berjalan bila akses antardesa memadai.

Sampai di situ, persoalan jalan kembali menjadi kunci. Wisata Luwu Timur tidak kekurangan objek; yang sering kurang adalah kepastian bahwa jalan menuju objek itu bisa dilalui sepanjang tahun.

FAQ

Di mana Watu Maeta berada?

Watu Maeta berada di Desa Margolembo, Kecamatan Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur. Objek ini tercatat dalam profil Desa Wisata Margolembo Green Country di portal Jadesta Kementerian Pariwisata.

Apakah Jalan Inspeksi Beringin Jaya sudah diperbaiki?

Belum ada keterangan resmi soal perbaikan. Pemerintah daerah menyatakan akan meninjau lapangan untuk memastikan status ruas, kewenangan, dan perizinannya, karena ruas itu disebut sebagai jalan inspeksi irigasi yang berpotensi menjadi kewenangan BBWS.

Berapa kunjungan wisata Mangkutana?

Data Disparmudora Luwu Timur untuk 2025 mencatat 4.170 kunjungan di Kecamatan Mangkutana. Angka itu jauh di bawah Malili yang mencapai 194.654 kunjungan pada periode yang sama.

Sumber

Swarnasaktual, jawaban pemerintah atas pandangan Fraksi Golkar, 22 Oktober 2026. Channelpers, DPRD Luwu Timur dalami APBD 2027. Jadesta Kementerian Pariwisata, Desa Wisata Margolembo Green Country. Disparmudora Luwu Timur, daftar destinasi.

Baca juga: Wisata Luwu Timur: Watu Maeta dan Kemah Ukhuwah Mangkutana, Destinasi Luwu Timur: 39 Objek Wisata Terdata di Satu Data, dan Berita Lutim: Antrean BBM Malili, Polisi Tertibkan Kendaraan.

Baca juga

Kumpulan berita terbaru seputar destinasi Luwu Timur ada di kanal destinasi Luwu Timur.

Gambar: Dok. Jadesta Kementerian Pariwisata/Desa Wisata Margolembo Green Country (kawasan Watu Maeta, Mangkutana).

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga