Jejaring Dakwah Wahdah Lutim dari Nuha sampai Tomoni
Kegiatan di Polres Luwu Timur bukan kerja satu orang. DPC Wahdah Islamiyah Malili menjalankannya sebagai bagian dari agenda dakwah cabang, dan cabang-cabang lain di Luwu Timur memiliki program masing-masing. Struktur itu terlihat dalam Musyawarah Pengurus Harian (MPH) gabungan DPD dan DPC Wahdah Islamiyah Luwu Timur yang digelar di Sorowako pada 26-27 September 2026.
Forum tersebut dihadiri ketua DPC Wahdah Islamiyah lingkup Luwu Timur, yaitu DPC Nuha, Towuti, Malili, Kalaena, dan Tomoni. Ketua DPD Wahdah Islamiyah Luwu Timur, Ustaz Arifuddin, ST., menekankan agar program kerja disusun berdasarkan kebutuhan dengan target dan jadwal yang jelas, disertai perampingan struktur agar potensi kader di tiap cabang lebih optimal.
Dalam bidang dakwah, ia menyoroti perlunya pemerataan penyebaran dai agar pelayanan dakwah tidak menumpuk di satu wilayah. Penguatan ekonomi lembaga juga disebut sebagai kebutuhan, karena program dakwah dan kesejahteraan dai perlu ditopang sumber daya yang sehat.
Sebelumnya, pada Ahad, 8 November 2025, DPD Wahdah Islamiyah Luwu Timur mengukuhkan 52 pengurus periode 2025-2030 di Hotel Duta Inn Sorowako. Saat itu perwakilan DPW Wahdah Islamiyah Sulawesi Selatan menyebut pendidikan, gerakan sejuta dai, ketahanan keluarga, dan kemandirian ekonomi sebagai fokus lembaga. Rangkaian arah kerja itu yang kemudian tampak pada kegiatan seperti pembinaan di Polres dan pemantapan program dakwah Wahdah Islamiyah Luwu Timur.
Iklan

Campus Commercial Park: rukost di kawasan kampus
C.CO Park menghadirkan kawasan ruko dan kost dalam satu gerbang, dirancang untuk mahasiswa dan penghuni sekitar kampus. Cocok untuk yang mencari aset produktif dengan pengelolaan kawasan yang tertata.
Zakat, Modal Usaha, dan Wajah Kepedulian yang Lain
Selain dakwah, Wahdah Luwu Timur terhubung dengan gerakan zakat melalui Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ). WIZ adalah lembaga amil zakat nasional berdasarkan surat keputusan Kementerian Agama RI No. 1209/2024, dan mengelola zakat, infak, sedekah, serta dana kemanusiaan lewat program dakwah, tahfizh, pendidikan, kemandirian, dan kesehatan.
Di Luwu Timur, WIZ menjalankan program Berkah Mandiri yang memberi bantuan modal bagi pelaku usaha kecil. Pada 29 Juni 2021, program itu membantu seorang warga Malili melengkapi peralatan warung bakso agar bisa mencari nafkah untuk keluarganya. Bantuan serupa disebut tersebar di sejumlah wilayah Luwu Timur. Rincian program itu pernah dibahas SuaraLutim dalam artikel Zakat Luwu Timur: Modal Usaha lewat Program Berkah Mandiri.
Model kerja seperti itu masih berjalan di tingkat nasional. Pada 19 Oktober 2026, Laznas WIZ bersama Paragon menyalurkan bantuan modal kepada Paini, pedagang kuliner berusia 70 tahun di Makassar. Setelah menambah menu bubur ayam dan ayam geprek, keuntungan bersih hariannya yang semula di bawah Rp100 ribu kini konsisten di atas Rp100 ribu.
“Pemberdayaan ekonomi WIZ dan Paragon bukan sekadar memberi bantuan dana, melainkan membuka jalan bagi penerima manfaat untuk meraih impian hidup mereka,” ujar Fasilitator Program WIZ, Muhammad Dwi Aprinandhi, dalam laporan resmi WIZ. Contoh di Makassar itu bukan kegiatan Luwu Timur, tetapi menunjukkan pola yang sama: zakat tidak berhenti pada paket bantuan, melainkan diarahkan agar usaha kecil bisa bertahan.
Bagaimana Warga Luwu Timur Bisa Terlibat
Ada beberapa jalan yang bisa ditempuh warga untuk mendukung kerja semacam ini. Pertama, menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga yang izinnya jelas, sehingga penyaluran tercatat dan bisa dipertanggungjawabkan. Kedua, menawarkan diri sebagai relawan untuk kegiatan sosial, pengajaran Al-Qur’an, atau pendampingan warga.
Ketiga, mengusulkan program kepada pengurus cabang terdekat, apakah di Nuha, Towuti, Malili, Kalaena, atau Tomoni. Usulan yang konkret, misalnya kebutuhan alat kerja bagi usaha kecil di lingkungan sendiri, lebih mudah ditindaklanjuti daripada keluhan umum.
Bagi lembaga, keterbukaan menjadi kunci. Masyarakat perlu tahu ke mana dana disalurkan, siapa penerimanya, dan apa hasil yang dicapai. Wahdah Lutim sendiri menyatakan targetnya adalah kesamaan visi, program yang lebih terarah, dan sinergi antarstruktur dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
FAQ
Apa itu Wahdah Inspirasi Zakat?
WIZ adalah lembaga amil zakat nasional di lingkungan Wahdah Islamiyah dengan izin Kementerian Agama RI No. 1209/2024. Lembaga ini mengelola zakat, infak, sedekah, dan dana kemanusiaan melalui program dakwah, tahfizh, pendidikan, kemandirian, dan kesehatan.
Siapa yang membina warga binaan Polres Luwu Timur?
Pembinaan dijalankan DPC Wahdah Islamiyah Malili bersama dai Wahdah Islamiyah Luwu Timur, Ustaz Hasanuddin, S.Pd. Kegiatan pada 17 Juni 2025 diikuti 40 warga binaan muslim dan mencakup bimbingan keagamaan serta pengenalan huruf hijaiyah.
Apakah pembinaan itu berlanjut?
Menurut laporan resmi Wahdah.or.id, DPC Wahdah Islamiyah Malili telah menjadwalkan pembinaan sebagai agenda rutin, dan pihak Polres Luwu Timur menyatakan kegiatan akan dirutinkan serta dilanjutkan.
Sumber: Wahdah.or.id (Wahdah Islamiyah Cabang Malili Bina 40 Warga Binaan Polres Luwu Timur; Pengukuhan 52 Pengurus DPD Wahdah Islamiyah Luwu Timur 2025-2030; MPH Gabungan DPD dan DPC Wahdah Luwu Timur; Laznas WIZ dan Paragon), Luwuraya.com (WIZ Lutim Salurkan Bantuan Modal untuk Usaha Warung Bakso di Malili), dan situs resmi WIZ.
Baca juga
- Zakat Luwu Timur: Panduan Menghitung Zakat Harta Anda
- Wahdah Lutim dan Ketahanan Keluarga di Lima Kecamatan
- Wahdah Islamiyah Luwu Timur dan Siaga Relawan Sosial
Kumpulan berita terbaru seputar berita Luwu Timur ada di kanal berita Luwu Timur.
Gambar: Dok. Wahdah Islamiyah (wahdah.or.id).


