Selasa, 3 November 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Viral Nusantara

Berita Indonesia: Inflasi Oktober 3,23 Persen, Cabai Merah

2 November 2026 • zul • 35 kali dibaca
Ilustrasi cabai merah kering sebagai komoditas pemicu inflasi pangan Oktober 2026
S.Elaiyaraja via Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0
ASM Group
Iklan

Inflasi Tahunan per Kelompok Pengeluaran

Secara tahunan, kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami inflasi 4,82 persen. Andilnya mencapai 1,40 persen, yang terbesar di antara semua kelompok. Komoditas penyumbangnya adalah cabai rawit, ikan segar, beras, minyak goreng, daging ayam ras, dan daging sapi.

Kelompok transportasi mencatat inflasi tahunan 4,87 persen dengan andil 0,59 persen. Pendorongnya adalah bensin, tarif angkutan udara, pelumas atau oli mesin, serta biaya servis kendaraan. Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya naik 4,52 persen dengan andil 0,32 persen.

Emas perhiasan menjadi salah satu komoditas yang menonjol di kelompok terakhir. Kenaikan harga logam mulia memang sedang berlangsung sejak awal tahun. Data lengkapnya dirangkum CNBC Indonesia yang membandingkan inflasi dengan sasaran bank sentral.

Iklan

Tata Atur
Iklan

Campus Commercial Park C.CO Park

Campus Commercial Park: rukost di kawasan kampus

C.CO Park menghadirkan kawasan ruko dan kost dalam satu gerbang, dirancang untuk mahasiswa dan penghuni sekitar kampus. Cocok untuk yang mencari aset produktif dengan pengelolaan kawasan yang tertata.

Buka ccopark.com

Sulawesi Utara Tertinggi, Jakarta Terendah

Seluruh provinsi mengalami inflasi tahunan pada Oktober. Sulawesi Utara mencatat inflasi tertinggi sebesar 8,07 persen. Sebaliknya, DKI Jakarta mencatat inflasi terendah sebesar 2,52 persen.

Selisih hampir enam poin persen itu menunjukkan bahwa inflasi adalah peristiwa lokal, bukan hanya angka nasional. Daerah dengan pasokan terbatas dan biaya angkut tinggi biasanya lebih cepat naik. Daerah dengan jaringan distribusi rapat lebih lambat.

Bagi pembaca di daerah, angka provinsi lebih relevan daripada angka nasional. Harga cabai di pasar sendiri bisa jauh berbeda dari rata-rata nasional. Karena itu, BPS kini rutin merilis rincian wilayah bersama rilis bulanan.

Posisi Inflasi terhadap Target Bank Indonesia

Pemerintah dan Bank Indonesia menetapkan sasaran inflasi 2,5 persen plus minus satu persen pada 2026. Artinya, rentang yang dianggap aman berada antara 1,5 sampai 3,5 persen. Angka 3,23 persen masih di dalam rentang itu.

Namun posisinya sudah mendekati batas atas. Kalau tekanan pangan berlanjut pada November dan Desember, inflasi tahunan bisa menembus sasaran. Sebaliknya, musim panen biasanya menahan laju harga pada akhir tahun.

Rapat Dewan Gubernur bank sentral berikutnya akan membaca data ini sebagai salah satu pertimbangan. Keputusan suku bunga tidak hanya bergantung pada inflasi, tetapi juga pada nilai tukar dan arus modal. Kombinasi ketiganya yang menentukan ruang kebijakan.

Apa Dampaknya bagi Daya Beli Rumah Tangga

Bagi rumah tangga, inflasi 0,22 persen terasa paling kuat di dapur. Cabai, tomat, dan sayuran adalah belanja harian yang sulit ditunda. Kenaikan kecil pada komoditas ini cepat mengubah pola belanja keluarga.

Kelompok berpenghasilan rendah paling terdampak karena porsi belanja makanan mereka lebih besar. Sebaliknya, rumah tangga menengah punya ruang lebih luas untuk menyesuaikan. Inilah alasan inflasi pangan selalu menjadi isu politik, bukan hanya statistik.

Pemerintah biasanya merespons dengan operasi pasar dan penugasan badan pangan. Rubrik ini pernah membahas kasus pengoplosan beras SPHP yang memicu pencopotan sejumlah pejabat, bisa dibaca di artikel ini. Di tingkat daerah, angka inflasi juga dipakai untuk menilai efektivitas pasar murah, seperti pada laporan inflasi Luwu Timur.

Apa yang Diketahui dan Apa yang Belum Terkonfirmasi

Yang sudah diketahui: inflasi Oktober 3,23 persen tahunan, 0,22 persen bulanan, dan 2,40 persen tahun kalender. Pemicu utamanya kelompok makanan, minuman, dan tembakau, dengan cabai merah sebagai komoditas andil terbesar. Semua provinsi mencatat inflasi tahunan.

Yang belum terkonfirmasi: arah inflasi November, karena rilis berikutnya baru keluar bulan depan. Belum ada data resmi soal produksi cabai nasional pada November. Pemerintah juga belum mengumumkan kebijakan tambahan khusus untuk komoditas pangan bergejolak.

FAQ Seputar Inflasi Oktober 2026

Berapa inflasi Oktober 2026? BPS mencatat 3,23 persen secara tahunan, 0,22 persen secara bulanan, dan 2,40 persen secara tahun kalender.

Apa penyebab utama inflasi bulan ini? Kenaikan harga pangan, terutama cabai merah, cabai rawit, dan tomat. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau memberi andil 0,15 persen.

Apakah inflasi masih dalam target pemerintah? Masih, karena sasaran 2026 adalah 2,5 persen plus minus satu persen atau 1,5 sampai 3,5 persen. Namun posisinya sudah mendekati batas atas.

Baca juga

Kumpulan berita terbaru seputar berita Luwu Timur ada di kanal berita Luwu Timur.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga