Minggu, 1 November 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Viral Nusantara

Berita Viral: Gunung Mayon Erupsi, 1.000 KK Mengungsi

30 Oktober 2026 • zul • 30 kali dibaca
Ilustrasi kolom abu Gunung Mayon di Albay, Filipina, dari arsip letusan sebelumnya
Gambar: Darkimages08, Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0.
ASM Group
Iklan

Rekam Jejak Aktivitas Mayon Tahun Ini

Sepanjang 2026, status Mayon naik turun. Rappler mencatat pada 1 Januari Phivolcs menaikkan status dari level 1 ke level 2, lalu pada 6 Januari menaikkannya lagi ke level 3.

Status level 3 bertahan sekitar tujuh bulan sebelum diturunkan ke level 2 pada 5 Agustus. Sejak saat itu, gunung setinggi 2.462 meter tersebut berada di level 2 sampai erupsi Jumat.

Mayon terletak sekitar 330 kilometer tenggara Manila dan dikenal sebagai salah satu gunung api paling aktif di Filipina. Bentuk kerucutnya hampir sempurna dan menjadi ikon wisata Provinsi Albay.

Pada Juni 2023, lebih dari 12.000 warga di lereng bawah dievakuasi karena abu dan gas beracun. Filipina sendiri berada di Cincin Api Pasifik sehingga rawan gempa bumi dan letusan gunung api.

Tata Atur
Iklan

Iklan

Kawasan Paviliun Akademika di Akademika Townhouse Gowa

Paviliun Akademika: punya kost tanpa repot kelola

Paviliun Akademika menghadirkan pilihan investasi kost terkelola di Akademika Townhouse, Gowa. Unit disiapkan untuk disewakan, dengan pengelolaan kawasan yang ditangani pemilik proyek.

Buka paviliun.site

Dampak bagi Warga dan Pariwisata Albay

Albay menggantungkan sebagian pendapatan dari wisata gunung api. Selain pemandangan Mayon, daerah ini dikenal lewat situs Cagsawa dan jalur ATV yang biasa dipakai wisatawan untuk mendekati lereng.

Pada Jumat, aktivitas wisata itu dibatasi. ATV hanya diizinkan di area Cagsawa, sementara titik lain ditutup sampai ada pemberitahuan lanjutan dari pemerintah provinsi dan Phivolcs.

Bagi warga yang mengungsi, persoalan utama adalah tempat tinggal sementara, air bersih, dan akses layanan kesehatan. Sekolah yang biasa dipakai sebagai posko harus menyesuaikan jadwal belajar selama masa tanggap darurat.

Apa yang Diketahui

Erupsi terjadi Jumat (30/10) pukul 11.53 sampai 11.59 waktu setempat dan berlangsung hampir enam menit. Kolom abu terukur 3.000 meter di atas kawah dan bergerak ke barat daya.

Phivolcs menaikkan status dari level 2 ke level 3 pada buletin pukul 12.30. Zona bahaya permanen enam kilometer wajib dikosongkan, dan sekolah di seluruh Albay diliburkan pada Jumat.

Pemerintah provinsi menyiapkan penampungan bagi lebih dari 1.000 keluarga. Tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan bangunan sejauh ini menurut laporan AFP.

Apa yang Belum Terkonfirmasi

Jumlah pengungsi yang benar-benar tiba di posko belum dilaporkan resmi. Angka 4.000 jiwa masih merupakan perkiraan yang diumumkan sebelum proses evakuasi berjalan penuh.

Belum ada keterangan resmi soal berapa lama fase erupsi ini berlangsung. Phivolcs hanya menyebut kemungkinan aliran lava dan PDC dalam hitungan hari sampai minggu.

Dampak terhadap penerbangan komersial juga belum jelas. Otoritas penerbangan Filipina belum mengumumkan pembatalan atau pengalihan rute di sekitar Albay.

Mengapa Erupsi Mayon Dipantau Ketat

Mayon berada dekat permukiman padat di Legazpi dan kota sekitarnya. Lerengnya dipenuhi kebun, rumah warga, dan jalur wisata, sehingga setiap perubahan status berdampak langsung pada ribuan keluarga.

Bagi industri penerbangan regional, abu vulkanik adalah gangguan mahal. Partikel halus bisa merusak bilah turbin dan memaksa penutupan jalur udara, seperti yang terjadi pada letusan besar sebelumnya.

Filipina juga menjadi contoh bagaimana sistem peringatan dini bekerja. Phivolcs merilis buletin berkala, pemerintah provinsi menerjemahkannya menjadi perintah evakuasi, dan media menyiarkan imbauan.

Pembandingnya ada di Indonesia, tempat gunung api juga dipantau harian. Badan Geologi rutin merilis laporan aktivitas, seperti yang tercatat pada erupsi Anak Krakatau dan rangkaian letusan Semeru beberapa waktu lalu.

FAQ Seputar Erupsi Gunung Mayon

Apakah ada korban jiwa dalam erupsi Mayon 30 Oktober 2026?

Belum ada laporan korban jiwa maupun kerusakan bangunan. Laporan AFP dan Phivolcs menyebut dampak masih terbatas pada hujan abu dan evakuasi warga di zona bahaya.

Apa arti status siaga level 3 di Gunung Mayon?

Level 3 berarti ada kecenderungan kuat menuju erupsi berbahaya. Mayon berada dalam fase erupsi magmatik dengan peluang aliran lava dan arus densitas piroklastik di lereng atas sampai tengah.

Apakah dampaknya sampai ke Indonesia?

Tidak ada laporan abu Mayon mencapai Indonesia. Dampak yang perlu diperhatikan adalah penerbangan ke Filipina dan aktivitas warga di sekitar Albay, bukan cuaca di Indonesia.

Baca juga

Kumpulan berita terbaru seputar berita Luwu Timur ada di kanal berita Luwu Timur.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga