Kamis, 22 Oktober 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Viral Nusantara

Viral Hari Ini: TikTok Nonaktifkan 9 Juta Akun Anak

12 Oktober 2026 • zul • 18 kali dibaca
Jari anak menyentuh layar ponsel pintar
Oyvind Holmstad, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons
ASM Group
Iklan

Mengapa Aturan Ini Penting bagi Orang Tua

Bagi orang tua, aturan ini berdampak langsung pada akses anak ke media sosial. Akun yang
terdeteksi milik pengguna di bawah 16 tahun dapat dinonaktifkan atau dialihkan ke pengaturan
khusus. Karena itu, verifikasi usia menjadi hal penting saat membuat akun baru. Anak yang sudah
memiliki akun tetap berpotensi kehilangan akses bila datanya tidak sesuai.

Praktiknya, banyak keluarga mengandalkan akun bersama atau akun dengan tanggal lahir yang
tidak akurat. Pola seperti itu justru berisiko ketika platform memperketat verifikasi. Orang tua
diminta memperbarui data usia dan mengaktifkan pengaturan pembatasan untuk anak. Platform juga
menyediakan opsi pengawasan bagi akun remaja.

Pemerintah menekankan bahwa perlindungan anak tidak berhenti pada penonaktifan akun. Edukasi
literasi digital tetap diperlukan agar anak memahami risiko di ruang daring. Selain itu, peran
keluarga dinilai kunci dalam mengatur waktu penggunaan gawai. Pendekatan itu dianggap lebih
efektif daripada hanya mengandalkan pembatasan teknis.

Iklan

Tata Atur
Iklan

Campus Commercial Park C.CO Park

Campus Commercial Park: rukost di kawasan kampus

C.CO Park menghadirkan kawasan ruko dan kost dalam satu gerbang, dirancang untuk mahasiswa dan penghuni sekitar kampus. Cocok untuk yang mencari aset produktif dengan pengelolaan kawasan yang tertata.

Buka ccopark.com

Respons Platform dan Catatan Pengamat

Sejumlah platform menyatakan sedang menyesuaikan kebijakan internal masing masing. Penyesuaian
itu mencakup verifikasi usia, pengaturan akun remaja, dan pembatasan fitur pesan. Langkah tersebut
dilaporkan secara berkala kepada kementerian. Pemerintah menyatakan akan mengevaluasi laporan itu
secara bertahap.

Pengamat menilai pelaksanaan aturan ini masih menghadapi tantangan teknis. Verifikasi usia
yang tidak akurat bisa membuat anak tetap lolos ke platform berisiko tinggi. Sebaliknya,
verifikasi yang terlalu ketat berpotensi memblokir pengguna dewasa secara keliru. Karena itu,
keseimbangan antara perlindungan dan akses menjadi persoalan yang belum selesai.

Tantangan lain adalah kebiasaan pengguna berpindah platform. Ketika satu aplikasi membatasi
akses, pengguna muda dapat mencari alternatif lain yang belum diawasi. Karena itu, pemerintah
menilai pengawasan perlu mencakup lebih banyak penyelenggara sistem elektronik. Aturan pelaporan
juga diperluas ke platform di luar delapan nama utama tahap pertama.

Apa yang Diketahui

TikTok menonaktifkan sekitar sembilan juta akun anak di bawah 16 tahun yang dilaporkan pada
pekan pertama Oktober 2026. Meta memblokir 184 ribu akun, terdiri atas 85 ribu akun Instagram dan
99 ribu akun Facebook. Perusahaan yang sama memindahkan 22,5 juta akun anak ke sistem teen
account. Semua langkah itu merupakan bentuk kepatuhan terhadap PP Nomor 17 Tahun 2025.

Regulasi tersebut berlaku sejak 28 Maret 2026 dan membatasi akses anak di bawah 16 tahun ke
platform digital berisiko tinggi. Pemerintah menilai kepatuhan bukan hanya soal jumlah akun,
tetapi juga perubahan fitur. Tujuh risiko yang dinilai mencakup kontak, konten, kecanduan,
keamanan konsumen, kondisi fisik dan fisiologis, serta kesehatan mental.

Apa yang Belum Terkonfirmasi

Belum ada laporan resmi dari Threads soal tindakan penyesuaian terhadap PP Tunas. Rincian
turunan aturan yang tengah disusun Komdigi bersama tim pakar juga belum dipublikasikan. Belum
diketahui bagaimana mekanisme pengaduan jika akun dewasa dinonaktifkan secara keliru. Data
jumlah akun aktif anak di platform lain pun belum dirinci.

Pemerintah belum mengumumkan tenggat baru bagi platform yang belum menyampaikan laporan.
Belum ada pula keterangan resmi soal sanksi lanjutan jika kewajiban pelaporan tidak dipenuhi.
Semua itu masih menunggu pengumuman berikutnya dari Kementerian Komunikasi dan Digital.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa akun anak yang dinonaktifkan TikTok?

TikTok melaporkan sekitar sembilan juta akun milik anak di bawah 16 tahun telah dinonaktifkan,
naik dari sekitar empat juta lebih pada laporan sebelumnya.

Apakah akun remaja otomatis dihapus?

Tidak selalu. Beberapa platform memindahkan akun anak ke pengaturan teen account yang
membatasi fitur dan interaksi, bukan langsung menghapusnya.

Apa dasar aturan penonaktifan akun anak ini?

Dasar hukumnya Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang tata kelola penyelenggaraan
sistem elektronik dalam perlindungan anak, yang berlaku sejak 28 Maret 2026.

Sumber lengkap artikel ini dapat dibaca di
Kompas.com,
Tempo English,
ANTARA News, dan
Newswav.
Berita viral lain dari dalam negeri bisa dibaca di
kanal Viral Nusantara SuaraLutim, sedangkan
artikel sosial sebelumnya ada di
laporan kasus pemasungan.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga