Jalur tindak lanjut setelah kunjungan
Kunjungan monitoring tidak berhenti pada dialog. Menurut laporan Koranta.id, anggota DPRD Luwu Timur Andi Ahmad dan Erni Malape yang mendampingi Wakil Ketua DPRD mencatat sejumlah aspirasi warga untuk dibawa ke pembahasan Badan Anggaran. Ini jalur yang menentukan, karena Badan Anggaran adalah tempat usulan daerah pemilihan diuji terhadap pagu dan prioritas.
Camat Wasuponda, Alamsyah, mengapresiasi kunjungan tersebut dan berharap usulan prioritas dari desa-desa di Wasuponda bisa masuk dalam program prioritas APBD 2027. Harapan itu wajar: usulan yang tidak pernah masuk dokumen perencanaan biasanya berhenti sebagai catatan rapat.
Posisi dalam tahapan APBD 2027
Kunjungan pada 20 Oktober 2026 berlangsung di fase penyusunan dan pembahasan Ranperda APBD 2027. Sehari setelahnya, Fraksi PAN menyampaikan pandangan umum dalam rapat paripurna DPRD Luwu Timur, Rabu (21/10/2026), dengan penekanan pada pemerataan pembangunan serta keberpihakan pada petani dan lansia. Kedua langkah itu memperlihatkan pola kerja yang sama: serap aspirasi di lapangan, lalu bawa substansinya ke forum resmi.
Setelah pandangan fraksi, tahapan berlanjut ke jawaban pemerintah daerah, pembahasan di alat kelengkapan dewan, dan penetapan. Belum ada keterangan resmi mengenai jadwal penetapan APBD 2027. Karena itu, belum bisa dipastikan apakah usulan dari Wasuponda akan masuk ke dalam angka final.
Iklan

Paviliun Akademika: punya kost tanpa repot kelola
Paviliun Akademika menghadirkan pilihan investasi kost terkelola di Akademika Townhouse, Gowa. Unit disiapkan untuk disewakan, dengan pengelolaan kawasan yang ditangani pemilik proyek.
Mengapa monitoring lapangan menentukan
Ada alasan praktis mengapa legislator perlu melihat langsung kondisi kecamatan. Dokumen perencanaan dibangun dari usulan bertingkat, mulai dari musyawarah desa hingga forum perangkat daerah. Dalam perjalanan itu, sebagian usulan gugur karena tidak memenuhi syarat, sebagian lain berubah bentuk, dan tidak semuanya sampai ke meja Badan Anggaran dalam kondisi utuh.
Kehadiran wakil rakyat di lokasi membantu memastikan usulan yang paling mendesak tidak hilang di tengah proses. Selain itu, dialog langsung memberi informasi yang jarang muncul dalam laporan tertulis, misalnya soal kelompok warga yang tidak terwakili dalam forum desa atau soal program yang sudah dianggarkan tetapi tidak berjalan.
Yang masih terbuka untuk diawasi publik
Beberapa hal belum tersedia dalam pemberitaan. Rincian usulan warga Wasuponda tidak disebutkan satu per satu, begitu pula besaran anggaran yang diminta. Daftar desa yang diwakili dalam pertemuan juga tidak dirinci. Publik dapat mengawasi tindak lanjutnya melalui dokumen pokok-pokok pikiran DPRD, laporan reses anggota dewan, dan pembahasan Badan Anggaran yang hasilnya bermuara pada APBD 2027.
Bagi Fraksi PAN, kunjungan ini menjadi bagian dari kerja penyerapan aspirasi yang berulang di beberapa daerah pemilihan. Sebelumnya, legislator fraksi yang sama juga menyerap aspirasi warga Malili dan menyampaikan pandangan fraksi atas kebijakan anggaran. Konsistensi semacam ini yang membuat kerja legislatif bisa dinilai, bukan hanya diklaim.
FAQ singkat
Siapa yang melakukan monitoring Ranperda APBD 2027 di Wasuponda?
Ir. Hj. Harisah Suharjo, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Luwu Timur dari Fraksi PAN, pada Selasa 20 Oktober 2026 di Kantor Camat Wasuponda.
Apa saja aspirasi yang diserap?
Empat kelompok persoalan: infrastruktur jalan dan drainase, pemberdayaan perempuan, penguatan UMKM, serta pelayanan dasar.
Apakah usulan warga sudah masuk APBD 2027?
Belum bisa dipastikan. Aspirasi dicatat untuk dibawa ke Badan Anggaran, sementara penetapan APBD 2027 belum diumumkan jadwalnya.
Sumber: Koranta.id, laporan “Hj. Harisa Turun ke Wasuponda, Serap Aspirasi Warga untuk APBD 2027”, 21 Oktober 2026, memuat kutipan Wakil Ketua DPRD Luwu Timur dan Camat Wasuponda. Data jabatan, fraksi, dan daerah pemilihan merujuk Keputusan DPRD Kabupaten Luwu Timur Nomor 24 Tahun 2024 yang dipublikasikan di e-PPID Luwu Timur serta penetapan KPU Luwu Timur. Informasi agenda dewan dapat dilihat di situs resmi DPRD Luwu Timur. Artikel terkait: Harisah Suharjo serap aspirasi warga Malili dan pandangan Fraksi PAN soal APBD 2027.
Baca juga
- PAN Luwu Timur: APBD 2027 Diminta Berpihak ke Petani
- Andi Amar: Anggaran BNN Naik, Rehabilitasi Ditanggung Negara
- PAN Luwu Timur: Yusuf Pombatu dan Bersih Kampung Sorowako
Kumpulan berita terbaru seputar berita Luwu Timur ada di kanal berita Luwu Timur.
Gambar: Dok. Koranta.id (Wakil Ketua DPRD Luwu Timur Ir. Hj. Harisah Suharjo saat monitoring Ranperda APBD 2027 di Wasuponda, 20 Oktober 2026).


