Minggu, 1 November 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Advertorial

PAN Luwu Timur: Menjaga Warisan Pendidikan Ponpes Lauwo

1 November 2026 • Admin • 26 kali dibaca
Haul ke-6 pendiri Ponpes Nurul Junaidiyah Lauwo Burau, kegiatan PAN Luwu Timur
Gambar: Dok. Luwuraya.com
ASM Group
Iklan

Iklan

Kawasan Paviliun Akademika di Akademika Townhouse Gowa

Paviliun Akademika: punya kost tanpa repot kelola

Paviliun Akademika menghadirkan pilihan investasi kost terkelola di Akademika Townhouse, Gowa. Unit disiapkan untuk disewakan, dengan pengelolaan kawasan yang ditangani pemilik proyek.

Buka paviliun.site

Tata Atur
Iklan

SUARALUTIM.COM, BURAU — PAN Luwu Timur kembali menempatkan pendidikan sebagai agenda yang dirawat, bukan hanya dikampanyekan. Di Desa Lauwo, Kecamatan Burau, dua legislator dari Fraksi PAN DPRD Kabupaten Luwu Timur hadir dalam peringatan haul ke-6 pendiri Pondok Pesantren Nurul Junaidiyah Lauwo, almarhum H. Abdul Aziz Rajmal, Sabtu (25/10/2026). Kehadiran mereka membawa satu pesan yang sama: perjuangan mendirikan pesantren di Luwu Timur harus dilanjutkan, bukan dikenang sebagai cerita masa lalu.

Nurchalis Aziz, pimpinan Ponpes Nurul Junaidiyah Lauwo yang juga putra kandung almarhum, membuka rangkaian acara dengan menuturkan perjalanan ayahnya merintis pesantren dari keterbatasan. Menurutnya, keikhlasan adalah kata kunci yang paling tepat menggambarkan kerja panjang tersebut.

“Almarhum ayahanda mengajarkan kami arti keikhlasan dalam berjuang. Beliau tidak pernah lelah berdakwah meski dalam kondisi sulit. Apa yang ada di pondok ini adalah buah dari doa dan kerja keras beliau,” ungkap Nurchalis Aziz di hadapan jamaah.

Haul di Desa Lauwo bukan peringatan kecil. Kegiatan itu dihadiri Wakil Bupati Luwu Timur Puspawati Husler, Kepala Kantor Kementerian Agama Luwu Timur Rusdidaming, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah, anggota DPRD Luwu Timur Harisal, Camat Burau Darlin, unsur TNI/Polri, serta santri dan orang tua santri.

PAN Luwu Timur: Haul sebagai Momentum Menagih Janji Pendidikan

Dalam tradisi pesantren, haul bukan sekadar mengenang tanggal wafat. Ia dipakai untuk menuturkan ulang sejarah berdirinya lembaga, mengukur apa yang sudah berjalan, dan menetapkan apa yang harus dikerjakan berikutnya. Karena itu, rangkaian acara di Lauwo tidak berhenti pada doa bersama.

Setelah pembacaan riwayat hidup almarhum, kegiatan dilanjutkan dengan ziarah bersama ke makam H. Abdul Aziz Rajmal. Rombongan juga meresmikan bangunan kelas baru untuk santri dan menanam bibit alpukat di lingkungan pesantren. Dua kegiatan terakhir itu memberi makna konkret: pendidikan butuh ruang, dan pesantren butuh sumber daya yang bisa menghidupi dirinya.

Bagi warga Burau dan Wotu, kehadiran pesantren berarti pilihan pendidikan yang lebih dekat. Tidak semua keluarga mampu mengirim anaknya ke kota, dan tidak semua orang tua ingin anaknya meninggalkan kampung pada usia terlalu muda. Pesantren yang tumbuh di tengah masyarakat memberi jalan tengah.

Dua Legislator Fraksi PAN di Kegiatan Itu

Nurchalis Aziz merupakan legislator dari Fraksi PAN DPRD Kabupaten Luwu Timur untuk daerah pemilihan Luwu Timur 3 yang meliputi Wotu dan Burau. Ia juga tercatat sebagai Sekretaris Komisi I Bidang Pemerintahan dan anggota Badan Musyawarah. Di luar tugas kedewanan, ia memimpin pesantren yang didirikan ayahnya.

Abdul Halim, legislator Fraksi PAN dari daerah pemilihan Luwu Timur 2 yang mencakup Angkona dan Kalaena, juga hadir dan menyampaikan ajakan serupa. Ia menilai almarhum sebagai sosok yang pantas diteladani karena membangun pendidikan agama Islam di Luwu Timur dari awal.

“Beliau bukan hanya pendiri pondok, tapi guru bagi kita semua. Semangatnya dalam berdakwah dan mendidik harus kita lanjutkan,” ujar Abdul Halim di sela-sela acara.

Dalam keputusan DPRD Kabupaten Luwu Timur Nomor 24 Tahun 2024, Abdul Halim tercatat pada Komisi I Bidang Pemerintahan, Badan Musyawarah, dan Bapemperda dari Fraksi PAN. Susunan fraksi DPRD menempatkan keduanya sebagai bagian dari lima kursi PAN di parlemen kabupaten periode 2024–2029.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga