Jumat, 9 Oktober 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Pariwisata

Pariwisata Lutim: Nuha Music Shelter Hibur Expo Sorowako

8 Oktober 2026 • Admin • 12 kali dibaca
Pengunjung memadati arena Expo K-UMKM Harkopnas ke-79 di Sorowako, Luwu Timur
Gambar: Dok. Penalutim.com
ASM Group
Iklan

Beragam Produk Unggulan di Arena Expo

Di sisi produk, sejumlah UMKM binaan menampilkan hasil olahan yang cukup menarik perhatian. KabarLutim.com mencatat CUD Chocolate, olahan kakao dari Desa Laskap, Kecamatan Malili, menjadi salah satu produk yang diburu pengunjung dengan dua varian kemasan.

Produk lain yang ikut dipamerkan antara lain olahan jahe aren, kerupuk ikan, sirup rosella, dan olahan bunga telang dari Desa Pasi-Pasi. Pendekatan yang dipakai mengubah bahan mentah menjadi produk siap jual, sehingga nilai tambahnya tetap di desa.

Bagi warga yang bergerak di bidang kuliner dan cendera mata, expo lima hari itu menjadi pasar dadakan yang tidak muncul setiap bulan. Hal serupa pernah terjadi ketika Rumah Oleh-Oleh Telaloa di Nuha mengumpulkan produk UMKM setempat — lihat ulasan Wisata Luwu Timur: Rumah Oleh-Oleh Telaloa di Nuha.

Sorowako sebagai Gerbang Wisata

Sorowako berada di Kecamatan Nuha, wilayah yang berbatasan langsung dengan kawasan danau purba. Dari sisi perjalanan, posisi itu menjadikan Sorowako salah satu pintu masuk menuju destinasi wisata air di Luwu Timur.

Tata Atur
Iklan

Karena itu, kualitas penataan kawasan menjadi penting. Agenda wisata bagi tamu Harkopnas pernah disebut sedang disusun sebagai rancangan, termasuk kunjungan ke sejumlah destinasi unggulan. Belum ada keterangan resmi mengenai jadwal final maupun daftar lokasi yang akan dikunjungi, sehingga informasi lengkapnya masih menunggu pengumuman.

Bila agenda itu terealisasi, misalnya dalam bentuk kunjungan sementara ke destinasi andalan, dampaknya bisa menjadi gambaran kecil dari rantai kunjungan yang lebih panjang. Artikel kami sebelumnya mengenai peluang destinasi Luwu Timur pada libur panjang 2027 menempatkan kesiapan rambu, akses, dan fasilitas sebagai pekerjaan rumah utama.

Pekerjaan Rumah Sektor Wisata

Momentum expo memperlihatkan tiga hal yang perlu dijaga. Pertama, kesiapan kawasan menerima kunjungan besar dalam waktu bersamaan. Kedua, konsistensi kebersihan dan kerapian tempat-tempat yang dilewati tamu. Ketiga, ketersediaan produk dan jasa yang bisa dibeli wisatawan, mulai dari makanan khas sampai cendera mata.

Yang tidak kalah penting adalah keterlibatan warga. Kehadiran panggung musik lokal, stan UMKM, dan pelaku jasa transportasi menunjukkan bahwa kegiatan besar bisa dibuka untuk usaha kecil, bukan hanya untuk perusahaan penunjang bertaraf besar.

Bagi pelaku UMKM yang mulai tertarik menggarap pasar wisata, langkah-langkah berikut biasanya berbeda dari berjualan harian:

  1. Menata kemasan agar produk tahan dibawa perjalanan dan punya identitas daerah.
  2. Menetapkan standar rasa dan ukuran supaya mudah dipesan ulang.
  3. Menyimpan catatan pembeli agar bisa dilayani kembali di luar musim kegiatan.
  4. Bekerja sama dengan penginapan dan kedai sekitar untuk distribusi.

FAQ Seputar Expo dan Wisata Sorowako

Di mana Pekan Expo K-UMKM Sulsel digelar?

Kegiatan dipusatkan di Lapangan Iniaku, Desa Sorowako, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, dan berlangsung pada 6–10 Oktober 2026.

Siapa yang tampil mengisi panggung hiburan?

Pada malam kedua, Rabu (7/10/2026), panitia menampilkan grup musik Nuha Music Shelter sebagai pengisi acara utama di panggung pameran.

Apakah wisatawan umum dapat berkunjung ke arena expo?

Arena pameran terbuka bagi pengunjung. Untuk agenda wisata khusus bagi tamu kontingen, pemerintah daerah menyebut masih dalam tahap penyusunan rancangan, sehingga jadwal dan lokasi belum diumumkan resmi.

Apa destinasi wisata di sekitar Sorowako?

Sorowako berada di Kecamatan Nuha, wilayah yang berdekatan dengan kawasan Danau Matano dan jalur menuju Towuti. Akses menuju destinasi tersebut dapat dilalui dari Sorowako melalui jalan poros yang tersedia.

Penutup

Expo K-UMKM Harkopnas ke-79 menutup pekan ini pada 10 Oktober 2026. Setelah itu, tuan rumah penyelenggaraan tahun berikutnya akan diumumkan. Bagi Luwu Timur, ukuran keberhasilan tidak berhenti pada ramainya arena selama lima hari, melainkan pada jejak kunjungan yang tersisa: kontingen yang ingin datang kembali, UMKM yang mendapat pembeli baru, dan warga yang melihat manfaat langsung dari kegiatan besar di daerahnya.

Catatan lengkap soal geliat ekonomi desa lewat koperasi dapat dibaca pada artikel kami Luwu Timur: Koperasi Merah Putih Penghubung Desa ke Pasar.

Sumber: Penalutim.com, Luwuraya.com, KabarLutim.com, Expose Timur (exposetimur.com).

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga