Rabu, 21 Oktober 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Pariwisata

Wisata Luwu Timur: Jalan Sehat Anti Mager Tutup Harkopnas

10 Oktober 2026 • Admin • 27 kali dibaca
Suasana wisata Luwu Timur di kawasan Sorowako saat rangkaian Pekan Expo K-UMKM Harkopnas ke-79
Gambar: Dok. Chanel Tipikor (chaneltipikor.com)
ASM Group
Iklan

Iklan

Campus Commercial Park C.CO Park

Campus Commercial Park: rukost di kawasan kampus

C.CO Park menghadirkan kawasan ruko dan kost dalam satu gerbang, dirancang untuk mahasiswa dan penghuni sekitar kampus. Cocok untuk yang mencari aset produktif dengan pengelolaan kawasan yang tertata.

Buka ccopark.com

Tata Atur
Iklan

SUARALUTIM.COM, SOROWAKO — Wisata Luwu Timur kembali menjadi panggung perhelatan besar. Setelah lima hari Pekan Expo Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (K-UMKM) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan bergulir di Lapangan Iniaku, Sorowako, rangkaian Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 ditutup lewat dua agenda yang menyentuh langsung warga: puncak acara Sabtu malam dan Jalan Sehat Anti Mager pada Minggu pagi, 11 Oktober 2026.

Yang membuat agenda terakhir ini berbeda, garis finisnya bukan lapangan atau halaman kantor, melainkan Pantai Ide, salah satu titik wisata di kawasan Danau Matano, Kecamatan Nuha. Artinya, ribuan peserta akan menyusuri jalan kampung Sorowako lalu berakhir di tepi salah satu danau terdalam di Asia Tenggara.

Di mata Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, penutupan rangkaian Harkopnas bukan sekadar seremoni keolahragaan. Ini cara memperkenalkan destinasi daerah kepada tamu dari 23 kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan, sekaligus mengajak warga membiasakan diri bergerak.

Wisata Luwu Timur di Panggung Jalan Sehat Anti Mager

Jalan Sehat Anti Mager dijadwalkan mulai pukul 06.00 WITA. Panitia memilih Lapangan Golf sebagai titik start karena kawasannya lapang dan berada di jalur yang mudah dijangkau warga Sorowako maupun peserta expo yang menginap di sekitar Nuha.

Rute yang dilalui memang tidak panjang, tetapi melewati beberapa ruas yang memperlihatkan wajah lain Sorowako: jalan permukiman yang teduh, area perkebunan warga, dan bagian jalan yang membuka pandangan ke arah perbukitan di sekeliling danau.

Kampanye yang diusung bukan soal lomba kecepatan. Panitia mengangkat pesan pembiasaan hidup aktif, minimal 10.000 langkah setiap hari, pesan yang dianggap relevan untuk daerah yang aktivitas warganya kini banyak berkutat di dalam ruangan dan di depan layar.

Jadwal, Titik Kumpul dan Anjuran Pakaian

Bagi peserta, tiga hal ini sebaiknya dicatat sejak awal:

  • Waktu: Minggu, 11 Oktober 2026, mulai pukul 06.00 WITA.
  • Titik start: Lapangan Golf Sorowako, Kecamatan Nuha.
  • Titik finis: Pantai Ide, Desa Magani, Kecamatan Nuha.

Panitia menganjurkan peserta memakai pakaian olahraga. Peserta dari luar Sorowako disarankan datang lebih awal karena area parkir di sekitar titik start biasanya cepat penuh, terutama jika acara dihadiri ribuan orang seperti perkiraan panitia.

Bawa air minum secukupnya. Cuaca di Luwu Timur pada Oktober umumnya terik sejak pagi, dan sebagian ruas jalan tidak memiliki peneduh. Warga yang membawa anak-anak juga sebaiknya menyiapkan topi dan pengalas ringan.

Pantai Ide dan Wajah Kawasan Danau Matano

Pantai Ide berada di Desa Magani, Kecamatan Nuha. Namanya “pantai”, tetapi airnya tawar karena lokasinya di tepian Danau Matano. Di sekitar titik ini, pengunjung biasa menemukan padang rumput terbuka, pepohonan rindang, dan dermaga kayu yang menjorok ke arah danau.

Kawasan tepi Danau Matano memang menjadi salah satu tulang punggung wisata Luwu Timur. Selain Pantai Ide, ada Pantai Salonsa yang berada di wilayah Magani, serta Pantai Molino Topuondau yang biasa menjadi tempat rekreasi keluarga warga Sorowako.

Danau Matano sendiri berada di Kecamatan Nuha, sekitar dua jam perjalanan darat dari Malili, ibu kota kabupaten. Danau ini dikenal sebagai salah satu danau tektonik purba dan masuk dalam kawasan yang tengah diusulkan menjadi bagian pengembangan Geopark Matano.

Karena itu, memilih Pantai Ide sebagai garis finis jalan sehat bukan pilihan yang sembarangan. Peserta dari luar daerah mendapat gambaran langsung bahwa Luwu Timur bukan hanya soal tambang dan nikel, tetapi juga menyimpan lanskap danau yang layak dikunjungi kembali bersama keluarga.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga