Konteks Pembangunan Jalan di Sulawesi Selatan
Persoalan jalan dan drainase tidak hanya muncul di Parepare. Berbagai daerah di Sulawesi Selatan menghadapi tantangan serupa, mulai dari keterbatasan anggaran hingga kebutuhan penataan kawasan. Pemerintah kota dan kabupaten dituntut memilih pekerjaan yang memberi manfaat paling luas bagi warga.
Pola pengawasan serupa terlihat pada pembangunan ruas lain. Pemberitaan mengenai pembetonan Jalan Aroepala setebal 40 cm menyoroti upaya pemerintah provinsi menangani jalur strategis penghubung Makassar–Gowa. Sementara itu, pengawasan ruas Jalan Tarengge hingga batas Malili menunjukkan bagaimana proyek jalan daerah menjadi objek perhatian publik.
Bagi warga, perubahan yang paling terasa dari perbaikan jalan adalah waktu tempuh harian. Ruas yang sebelumnya harus dilalui dengan kendaraan pelan dapat dilewati lebih lancar. Dampak lanjutannya menyentuh biaya transportasi dan kelancaran distribusi barang di tingkat lingkungan.
Peran Warga Menjaga Infrastruktur yang Sudah Dibangun
Infrastruktur yang telah dibangun memerlukan perawatan dari pengguna maupun warga sekitar. Menjaga kebersihan saluran air, menghindari membuang sampah ke jalan, serta melaporkan kerusakan lebih awal adalah bentuk perawatan sederhana. Langkah-langkah itu memperpanjang umur pakai jalan tanpa biaya besar.
Warga dapat menyampaikan laporan kerusakan jalan dan saluran air melalui perangkat kelurahan. Laporan tersebut menjadi masukan bagi dinas teknis dalam menyusun daftar perbaikan. Keterlibatan warga membantu pemerintah daerah memantau kondisi infrastruktur yang tersebar di banyak titik.
Rujukan Informasi Layanan Pemerintah Kota Parepare
Informasi program pembangunan dan layanan Pemerintah Kota Parepare dapat diakses melalui portal Pemerintah Kota Parepare. Sementara rujukan kebijakan pembangunan jalan dan permukiman tersedia pada laman Kementerian Pekerjaan Umum.
Pertanyaan yang Sering Muncul
Berapa progres pengaspalan Jalan Ambo Matti?
Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menyebut progres pekerjaan jalan tersebut telah mencapai sekitar 80 persen saat peninjauan pada Kamis, 17 September 2026.
Di mana lokasi ruas jalan yang dikerjakan?
Pekerjaan pengaspalan berada di Jalan Ambo Matti, wilayah Tegal, Kelurahan Lapadde, Kota Parepare.
Apa imbauan wali kota kepada warga terkait saluran air?
Warga diimbau tidak membuang sampah ke drainase atau selokan, khususnya di area jembatan, agar tidak terjadi penyumbatan yang membuat air meluap pada musim hujan.
Penutup
Dengan progres sekitar 80 persen, pengaspalan Jalan Ambo Matti tinggal menuntaskan tahap akhir. Bagi warga Tegal dan Lapadde, penyelesaian pekerjaan ini menjawab kebutuhan yang telah lama tertunda. Bagi Pemerintah Kota Parepare, pekerjaan tersebut menjadi contoh penanganan bertahap sesuai prioritas dan kemampuan anggaran.
Setelah aspal rampung, yang perlu dijaga bersama adalah kebersihan saluran air di sekitarnya agar jalan baru bertahan lebih lama. Perkembangan proyek infrastruktur daerah lain di Sulawesi Selatan dapat diikuti pada kanal Pemerintahan SuaraLutim. Artikel ini disusun dari pemberitaan Pedoman Rakyat edisi 17 September 2026.