Kamis, 5 November 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Pendidikan

Luwu Timur: Empat Siswa Juara Dua FTBI Sulawesi Selatan

3 November 2026 • Admin • 25 kali dibaca
Empat siswa Luwu Timur penerima juara FTBI Sulawesi Selatan di Makassar
Gambar: Dok. Luwuraya.com (penyerahan penghargaan FTBI Sulawesi Selatan di Makassar, 31 Oktober 2026).
ASM Group
Iklan

FTBI dan Arah Kebijakan Bahasa Daerah

FTBI diselenggarakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui balai bahasa di tingkat provinsi. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pelindungan bahasa daerah, dengan penekanan pada penggunaan, bukan hanya pendokumentasian. Prinsipnya: bahasa yang terus dipakai akan hidup, sementara bahasa yang hanya dicatat dalam kamus akan berhenti berkembang.

Di Sulawesi Selatan, FTBI menghimpun peserta dari berbagai kabupaten dan kota dengan kategori yang mencakup pidato, komedi tunggal, mendongeng, dan sejumlah cabang lain yang berbeda tiap tahun. Kategori ditetapkan panitia, sehingga sekolah yang ingin berprestasi perlu memantau informasi resmi, bukan mengandalkan pengalaman tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu Timur, Raoda, menyampaikan apresiasi serta rasa bangga atas prestasi para pelajar tersebut. Menurutnya, capaian itu tidak hanya mengharumkan nama daerah, tetapi juga mencerminkan kepedulian generasi muda dalam menjaga kelestarian bahasa dan kebudayaan daerah.

“Ini merupakan prestasi yang patut kita syukuri dan banggakan. Kami berharap keberhasilan ini menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri sekaligus mencintai dan melestarikan bahasa daerah sebagai warisan budaya,” ujarnya seperti dilaporkan Luwuraya.

Tata Atur
Iklan

Pekerjaan rumah setelah piala

Setelah prestasi, pertanyaan yang wajar diajukan adalah bagaimana menjaganya. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan sekolah tanpa menunggu program baru. Pertama, mendokumentasikan materi lomba yang berhasil, karena naskah komedi tunggal dan pidato yang menang bisa menjadi bahan latihan bagi siswa berikutnya. Kedua, menggelar pentas kecil di sekolah agar lebih banyak siswa mencoba.

Ketiga, melibatkan penutur asli dari lingkungan sekitar. Di banyak desa, ada warga yang fasih bercerita dalam bahasa daerah dan bersedia membantu latihan. Kolaborasi semacam ini murah dan sering lebih efektif daripada mengandalkan satu guru.

Di tingkat kabupaten, hal yang paling membantu adalah keberlanjutan pembinaan. Prestasi pada satu tahun mudah dilupakan jika tidak ada jalur seleksi yang rutin dari tingkat sekolah ke tingkat kecamatan. Sebaliknya, seleksi berjenjang membuat bibit peserta terus tersedia setiap tahun.

Iklan

Kawasan Paviliun Akademika di Akademika Townhouse Gowa

Paviliun Akademika: punya kost tanpa repot kelola

Paviliun Akademika menghadirkan pilihan investasi kost terkelola di Akademika Townhouse, Gowa. Unit disiapkan untuk disewakan, dengan pengelolaan kawasan yang ditangani pemilik proyek.

Buka paviliun.site

Catatan tentang Data dan Penyelenggaraan

FTBI tingkat Luwu Timur sebelumnya digelar sebagai ajang seleksi bagi pelajar. Pada 2026, kegiatan di tingkat kabupaten melibatkan ratusan pelajar dari jenjang SD dan SMP, dengan cabang lomba yang sama seperti di tingkat provinsi. Dari seleksi itu, peserta terbaik dikirim ke Makassar.

Informasi mengenai jumlah peserta di tingkat provinsi tidak dirinci dalam laporan yang tersedia, sehingga artikel ini tidak mencantumkan angka. Yang tercatat, kegiatan berlangsung di Hotel Novotel Makassar pada Sabtu, 31 Oktober 2026, dan penghargaan bagi para juara diserahkan pada hari yang sama.

Konteks yang perlu dijaga

Prestasi bahasa daerah berisiko dilaporkan sebagai berita seremonial tanpa isi. Untuk menghindarinya, ada tiga hal yang layak terus dilaporkan ke publik: nama peserta dan sekolah agar pembinaan bisa ditelusuri, kategori yang dimenangkan agar sekolah lain tahu peluangnya, dan rencana tindak lanjut dari dinas pendidikan.

Ketiganya sederhana, tetapi menentukan apakah sebuah prestasi berubah menjadi kebijakan atau berhenti sebagai kabar baik seminggu. Bagi Luwu Timur, empat nama dari tiga kecamatan itu sudah cukup untuk menunjukkan bahwa bahan mentahnya ada. Yang dibutuhkan adalah jalur yang membuat prestasi serupa muncul lagi tahun depan.

FAQ

Apa itu FTBI?

Festival Tunas Bahasa Ibu adalah kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui balai bahasa provinsi untuk mendorong penggunaan bahasa daerah di kalangan pelajar, antara lain melalui lomba pidato dan komedi tunggal.

Siapa saja siswa Luwu Timur yang berprestasi di FTBI Sulawesi Selatan 2026?

Ar Rahman Sulkarnain dan Alikha Mim Aquinha dari SDN 227 Puncak (Malili), Faera Watydiah dari SDN 272 Parahua (Towuti), serta Meyshean dari SMPN 1 Tomoni. Keempatnya meraih juara kedua pada kategori masing-masing.

Bahasa daerah apa yang dilombakan dari Luwu Timur?

Berdasarkan laporan penyelenggaraan, peserta dari Luwu Timur tampil pada kategori bahasa Bugis dan bahasa Toraja.

Sumber

Hasil FTBI tingkat Sulawesi Selatan dan pernyataan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Timur: Luwuraya.com, 2 November 2026. Informasi kelembagaan festival: Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan, badanbahasa.kemendikdasmen.go.id.

Baca: Empat Siswa Luwu Timur Raih Juara Dua FTBI Sulawesi Selatan

Baca juga: Berita Lutim: 329 Pelajar Adu Bahasa Daerah di FTBI dan Luwu Timur: Pejuang Subuh di SDN 183 Buyuntana Tomoni.

Baca juga

Kumpulan berita terbaru seputar kabar Luwu Timur ada di kanal kabar Luwu Timur.

Gambar: Dok. Luwuraya.com (penyerahan penghargaan FTBI Sulawesi Selatan di Makassar, 31 Oktober 2026).

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga