Kamis, 5 November 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Suara Warga

Muslimah Wahdah Lutim dan Ilmu Rumah Tangga di Tomoni

1 November 2026 • Admin • 41 kali dibaca
ASM Group
Iklan

Dari Tomoni ke Sorowako: Kaderisasi Perempuan Wahdah Lutim

Kerja di tingkat majelis taklim tidak berdiri sendiri. Pada 13–14 Desember 2025, Muslimah DPD Wahdah Islamiyah Luwu Timur menggelar Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) XI di SDIT Qur’ani Wahdah Islamiyah 03 Sorowako, bertema “Bersatu Berjuang, Menjaga dan Memajukan Negeri Tercinta”. Forum dua hari itu dihadiri pengurus Muslimah Wahdah Lutim dan perwakilan setiap cabang, sebagian hadir langsung dan sebagian melalui Zoom.

Menurut laporan resmi kegiatan, Mukerda XI membahas laporan pertanggungjawaban empat bulan kepengurusan 2025 pasca musyawarah daerah, sekaligus menyusun program kerja satu tahun berikutnya. Pendamping dari Muslimah Wahdah Wilayah Sulawesi Selatan, Ustadzah Israwati IB, SH, selaku Kepala Divisi Dakwah, memberikan arahan selama dua hari itu.

Salah satu catatan yang muncul adalah soal kaderisasi. Ustadzah Fitriani Hawing, S.T, berharap Muslimah Wahdah Daerah Luwu Timur semakin solid, programnya berdampak, dan kaderisasi berjalan lebih baik melalui perbaikan sistem perekrutan bersama unit lumbung. Pernyataan itu menunjukkan bahwa persoalan organisasi perempuan bukan hanya jadwal pengajian, tetapi juga siapa yang melanjutkan kerja setelah pengurus berganti. Arahan lain yang disebut adalah pentingnya menjaga keikhlasan, tidak lelah berproses, serta memperhatikan ketahanan keluarga saat ujian datang.

Bagi warga, arah itu berarti pembinaan perempuan di Luwu Timur dirawat lewat struktur yang tersebar di lima cabang: Nuha, Towuti, Malili, Kalaena, dan Tomoni. Pembahasan program di tingkat daerahnya tercatat dalam laporan pemantapan program dakwah Wahdah Islamiyah Luwu Timur di Sorowako, 26–27 September 2026.

Tata Atur
Iklan

Iklan

Campus Commercial Park C.CO Park

Campus Commercial Park: rukost di kawasan kampus

C.CO Park menghadirkan kawasan ruko dan kost dalam satu gerbang, dirancang untuk mahasiswa dan penghuni sekitar kampus. Cocok untuk yang mencari aset produktif dengan pengelolaan kawasan yang tertata.

Buka ccopark.com

Bukan Ceramah Sesaat: Jaringan Majelis Taklim dan Tabligh Akbar

Selain Gema Majelis Taklim, jejak lain bisa dilihat pada Tabligh Akbar dan Road Show bersama Dewan Syariah Wahdah Islamiyah di Masjid Agung Luwu Timur, Jalan Andi Nyiwi Anjungan Malili, Ahad 14 Juli 2024. Kegiatan yang digelar DPD bersama Muslimah Wahdah Islamiyah Daerah Luwu Timur itu dihadiri ratusan muslim dan muslimah dari beberapa kecamatan, dengan topik utama “Menjadi Hamba Yang Dicintai Oleh Allah”.

Rangkaiannya ditutup dengan sesi konsultasi syariah bersama para narasumber, di antaranya Ustadz Dr. Muhammad Yusran Anshar, Lc., M.A, Ustadz Dr. Muhammad Harsya Bachtiar, Lc., M.A, Ustaz Alif Jumai Rajab, Lc., M.Ag, Ustadz Rusdi Kasim, Lc., dan Ustadz Muhammad Imran Yunus, Lc., M.H.

Perlu dicatat terbuka: hingga artikel ini disusun, belum ada laporan resmi tentang penyelenggaraan Gema Majelis Taklim 2026 khusus di Luwu Timur. Yang bisa dipastikan, program itu berjalan rutin di banyak daerah sepanjang Oktober 2026, misalnya di Gowa yang dihadiri 758 muslimah, Pinrang dengan 237 peserta, serta Bulukumba, Bantaeng, Bone, Mamuju, dan Konawe. Edisi Luwu Timur yang terdokumentasi lengkap dalam laporan resmi adalah GMT Tomoni 2024 tersebut.

Apa yang Bisa Dilakukan Warga Luwu Timur

Pembinaan perempuan lewat majelis taklim tidak membutuhkan anggaran besar dari warga, tetapi butuh keterlibatan:

  • Menghubungi pengurus DPC Wahdah Islamiyah di kecamatan terdekat untuk mengetahui jadwal majelis taklim yang terbuka bagi umum.
  • Mengajak tetangga yang belum pernah ikut, terutama ibu muda yang belum punya lingkaran sosial di kampungnya.
  • Menyampaikan kebutuhan materi kepada pengurus, misalnya soal keuangan keluarga, pendidikan anak, atau pendampingan saat konflik rumah tangga.
  • Menghadiri sesi konsultasi syariah pada kegiatan terbuka seperti tabligh akbar, karena di situlah pertanyaan pribadi bisa diajukan langsung.

Pertanyaan yang Sering Muncul

Apakah Gema Majelis Taklim hanya untuk anggota Wahdah? Tidak. Laporan resmi menyebut peserta GMT Tomoni berasal dari ibu-ibu majelis taklim dan mahasiswa KKN yang bertugas di wilayah tersebut, bukan hanya anggota organisasi.

Apa yang dibahas dalam GMT Tomoni 2024? Tema yang diangkat “Merawat Komitmen Pernikahan, Meniti Jalan Menuju Surga”, dengan materi dari akad nikah hingga cara menghadapi tantangan pernikahan, disampaikan Ustadzah Dra. Jasmiati Jamil.

Apakah Muslimah Wahdah Lutim punya kegiatan selain majelis taklim? Laporan resmi mencatat musyawarah kerja daerah untuk menyusun program tahunan, tabligh akbar bersama Dewan Syariah, serta pembinaan Al-Qur’an bagi perempuan dewasa melalui unit-unit di bawah DPD Wahdah Islamiyah Luwu Timur.

Penutup

Yang menarik dari kerja Muslimah Wahdah Lutim bukan angka pesertanya, melainkan pilihan tema. Membahas pernikahan secara terbuka di masjid kecamatan berarti mengakui bahwa rumah tangga warga adalah urusan publik yang layak dibicarakan, bukan aib yang harus disimpan. Forum kecil seperti di Tomoni itulah yang menyiapkan bekal paling dasar bagi keluarga Luwu Timur: ilmu, lingkungan yang saling menjaga, dan tempat bertanya yang terjangkau.

Sumber: laporan resmi Muslimah Wahdah (muslimahwahdah.or.id) soal GMT Tomoni 6 Oktober 2024 dan Mukerda XI Muslimah Wahdah Luwu Timur 13–14 Desember 2025, laporan Wahdah Islamiyah soal MPH gabungan DPD Luwu Timur 26–27 September 2026, serta laporan Tabligh Akbar dan Road Show Masjid Agung Luwu Timur 14 Juli 2024.

Baca juga

Kumpulan berita terbaru seputar berita Luwu Timur ada di kanal berita Luwu Timur.

Gambar: Dok. Muslimah Wahdah (muslimahwahdah.or.id).

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga