Mengapa Antrean Belum Juga Surut
Meski aturan sudah berjalan hampir tiga pekan, antrean di SPBU Pancakarsa belum sepenuhnya surut. Ada beberapa faktor yang membuat kondisi itu bertahan.
Pertama, kebutuhan harian yang tinggi. Wilayah utara Luwu Timur memiliki aktivitas pertanian, perdagangan, dan angkutan yang bergantung pada kendaraan bermotor. Ketika sebagian pengendara harus menunggu satu hari untuk mengisi, permintaan pada hari berikutnya justru menumpuk.
Kedua, sebaran stasiun pengisian. Tidak semua kecamatan memiliki titik pengisian yang memadai. Warga dari beberapa desa harus menempuh perjalanan ke kecamatan lain, sehingga satu titik pengisian melayani area yang cukup luas.
Ketiga, waktu pengisian yang belum merata. Antrean cenderung menumpuk pada jam-jam sibuk pagi dan menjelang sore. Jika penyediaan jadwal angkutan dan pasokan diarahkan ke luar jam tersebut, tekanan di depan pompa bisa dikurangi.
Keempat, kesadaran pengendara. Aturan ganjil-genap hanya efektif jika dipatuhi. Pengisian oleh kendaraan yang tidak sesuai jadwal, termasuk penggunaan jeriken pada kasus tertentu, membuat pengaturan kehilangan daya atur. Karena itu, pengawasan lapangan tetap dibutuhkan.
Pengawasan dan Penertiban di Titik Pengisian
Pemkab Luwu Timur bersama aparat terkait sudah beberapa kali melakukan sidak ke stasiun pengisian untuk memastikan penyaluran bahan bakar bersubsidi sesuai ketentuan. Sidak pernah menyasar SPBU di Sorowako untuk memeriksa pencatatan dan layanan, sekaligus memastikan operator menjalankan prosedur. Langkah serupa juga dilakukan dengan menegaskan bahwa kendaraan yang tidak berhak menerima bahan bakar bersubsidi bisa ditindak jika kedapatan mengisi.
Bagi warga Mangkutana, pengawasan itu justru diharapkan berlanjut, bukan hanya pada masa awal penerapan. Mereka menilai pengaturan distribusi akan diuji ketika permintaan naik, misalnya pada musim panen atau masa libur sekolah.
Dalam pemberitaan sebelumnya, SuaraLutim mencatat pula permintaan Bupati Luwu Timur agar kesejahteraan operator stasiun pengisian diperhatikan, karena petugas di lapangan menjadi pihak yang paling dulu berhadapan dengan warga saat antrean panjang. Baca: Berita Lutim: Bupati Minta Kesejahteraan Operator SPBU, Berita Luwu Timur: Tim Gabungan Sidak SPBU Sorowako, dan Luwu Timur: Barcode BBM Subsidi, Kendaraan Lain Bisa Ditindak.
Yang Bisa Dilakukan Pengguna di Lapangan
- Memeriksa tanggal dan angka terakhir pelat nomor sebelum berangkat ke stasiun pengisian, agar tidak menunggu untuk pengisian yang tidak menjadi jadwalnya.
- Mengisi pada jam di luar puncak antrean jika memungkinkan, sehingga tidak menambah kepadatan di depan pompa.
- Mengikuti instruksi petugas dan antre sesuai lajur yang disediakan.
- Tidak menggunakan wadah tambahan di luar ketentuan yang berlaku.
- Menyampaikan keluhan distribusi melalui kanal resmi, termasuk layanan pengaduan pemerintah daerah, agar dicatat sebagai bahan evaluasi.
Hasil evaluasi lapangan pada 29 September 2026 memperlihatkan satu hal yang penting dicatat: aturan ganjil-genap membantu merapikan antrean, tetapi tidak menghilangkan persoalan permintaan. Selama pasokan dan jumlah titik layanan belum bertambah, barisan kendaraan di titik-titik favorit seperti SPBU Pancakarsa masih mungkin terjadi pada hari-hari tertentu.
FAQ Antrean Pertalite di Luwu Timur
Apakah sistem ganjil-genap berlaku untuk semua jenis bahan bakar? Pengaturan ini menyasar bahan bakar bersubsidi yang disalurkan melalui stasiun pengisian umum. Untuk jenis bahan bakar nonsubsidi, masyarakat dapat mengisi sesuai ketersediaan di stasiun pengisian.
Bagaimana jika tanggal pengisian saya jatuh pada hari libur? Ketentuan berlaku mengikuti tanggal, bukan hari kerja. Warga dianjurkan memastikan jadwal dan jam layanan langsung di stasiun pengisian terdekat, karena jam operasional dapat berbeda pada hari libur.
Ke mana keluhan antrean bisa disampaikan? Keluhan dapat disampaikan kepada pengelola stasiun pengisian, dinas teknis pemerintah daerah, maupun kanal pengaduan pelayanan publik yang disediakan pemerintah. Setiap laporan sebaiknya menyertakan waktu, lokasi, dan kronologi singkat agar mudah ditindaklanjuti.
Bagi warga Mangkutana, harapan paling sederhana hari itu adalah antrean yang tertib dan pasokan yang cukup. Sebagaimana disampaikan seorang pengendara, aturan yang tertib akan lebih mudah dipatuhi jika pelayanan di lapangan juga berjalan lancar. Sumber: Luwurayapos.com (29 September 2026); Luwuraya.com.


