Isu Lain yang Menjadi Sorotan
Sorotan publik terhadap kinerja pemerintahan tidak berdiri sendiri. Politik Nasional: KPK Sita Dokumen Kasus Bupati Pemalang memperlihatkan perhatian besar pada penegakan hukum di daerah. Sementara itu, Berita Politik: DPR Desak Menkeu Cairkan Tunjangan Guru menunjukkan tekanan parlemen pada program yang menyentuh kesejahteraan warga.
Persoalan anggaran dan subsidi menjadi bagian dari perdebatan yang sama. Pemerintah menempatkan belanja program prioritas sebagai mesin pertumbuhan. Kritik muncul karena ruang fiskal disebut semakin sempit. Perdebatan itu berlangsung di Komisi XI dan Komisi XII DPR sepanjang tahun ini.
Isu tata kelola pemerintahan juga berkaitan dengan ritme pembahasan undang-undang di parlemen. Sejumlah kebijakan besar disahkan dalam waktu singkat. Analis menilai ruang partisipasi publik menyempit dalam proses pembahasan tersebut. Pemerintah membantah dengan menyebut efisiensi sebagai alasan utamanya.
Semua isu itu akan diuji dalam dua tahun berikutnya. Program prioritas pemerintah memasuki fase eksekusi yang menentukan hasil. Kualitas pelayanan publik menjadi ukuran yang paling mudah diamati warga. Publik dan pelaku pasar menantikan realisasi janji kebijakan tersebut.
Isu yang paling sering muncul dalam catatan evaluasi adalah komunikasi kebijakan. Program yang sudah berjalan dinilai kurang terjelaskan kepada publik. Ketidakjelasan itu memicu tafsir beragam di media sosial. Pemerintah diharapkan memperbaiki kanal informasi resminya.
Sektor pendidikan dan kesehatan juga menjadi perhatian dalam penilaian tersebut. Kedua sektor menyentuh langsung kehidupan warga setiap hari. Perbaikan tata kelola dinilai menentukan hasil program dalam jangka menengah. Karena itu, pengawasan anggaran di dua sektor itu menjadi sorotan.
Peringatan dua tahun pemerintahan pada 21 Oktober 2026 menjadi momentum evaluasi. Pemerintah menyiapkan laporan capaian kepada masyarakat. Lembaga riset menilai momentum itu tepat untuk mengukur realisasi janji kebijakan. Publik diharapkan menilai berdasarkan data, bukan sekadar narasi program.
Iklan

Campus Commercial Park: rukost di kawasan kampus
C.CO Park menghadirkan kawasan ruko dan kost dalam satu gerbang, dirancang untuk mahasiswa dan penghuni sekitar kampus. Cocok untuk yang mencari aset produktif dengan pengelolaan kawasan yang tertata.
Apa yang Diketahui
Rapor Kinerja 2 Tahun Prabowo-Gibran dirilis 11 Oktober 2026 oleh Kabinet Bayangan bersama CELIOS. Kinerja kabinet dinilai 4,7 dari 10 oleh masyarakat umum dan 2,9 dari 10 oleh ahli. Sebanyak 75 persen responden masyarakat umum mengaku stres dengan kebijakan pemerintah. Pengambilan data berlangsung 15 September sampai 9 Oktober 2026.
Apa yang Belum Terkonfirmasi
Jumlah pasti responden dan margin of error survei ini belum dirinci dalam laporan tersebut. Distribusi responden menurut wilayah dan kelompok usia juga belum dibuka. Dampak hasil survei terhadap kemungkinan perombakan kabinet belum dapat dipastikan. Belum ada tanggapan resmi dari Istana terkait angka stres dalam survei itu.
FAQ Rapor Dua Tahun Prabowo-Gibran
Berapa nilai kinerja kabinet dalam rapor CELIOS?
Kinerja kabinet Prabowo-Gibran diberi nilai 4,7 dari 10 oleh masyarakat umum dan 2,9 dari 10 oleh kelompok ahli. Presiden Prabowo mendapat skor 2,8 dari ahli dan 4,6 dari masyarakat umum.
Apa temuan soal tingkat stres masyarakat?
Sebanyak 75 persen responden masyarakat umum mengaku mengalami stres akibat kebijakan pemerintah. Sekitar 67 persen di antaranya menyebut perilaku pejabat negara sebagai pemicunya.
Apakah hasil survei ini bisa digeneralisasi?
Belum bisa. Responden masyarakat dihimpun dengan pendekatan non-probability sampling melalui iklan di platform Meta, sedangkan responden ahli diambil lewat snowball sampling. Karena itu, hasilnya lebih tepat dibaca sebagai potret kelompok responden.


