Sabtu, 31 Oktober 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Pendidikan

Luwu Timur: Haul ke-6 Pendiri Ponpes Nurul Junaidiyah

26 Oktober 2026 • Admin • 43 kali dibaca
Wabup dan jajaran Kemenag saat haul pendiri Ponpes Nurul Junaidiyah Lauwo di luwu timur
Gambar: Dok. Kilaspubliknews.com (Haul ke-6 pendiri Ponpes Nurul Junaidiyah Lauwo, 25 Oktober 2026).
ASM Group
Iklan

Ekoteologi dan Penanaman Alpukat

Bagian lain dari acara adalah penanaman bibit pohon alpukat. Kegiatan itu disebut sebagai wujud penerapan ekoteologi, yakni kepedulian terhadap kelestarian lingkungan yang berlandaskan nilai-nilai keimanan.

Pilihan tanaman buah bukan tanpa alasan. Pohon alpukat memberi manfaat jangka panjang: peneduh, penahan tanah, dan hasil panen yang bisa dimanfaatkan pesantren. Namun manfaatnya baru terasa bertahun-tahun kemudian, sehingga perawatannya menuntut konsistensi.

Di kawasan yang sebagian wilayahnya menghadapi tekanan lingkungan, langkah kecil semacam ini punya nilai edukatif. Santri yang terbiasa merawat tanaman akan membawa kebiasaan itu pulang ke kampungnya.

Iklan

Tata Atur
Iklan

Campus Commercial Park C.CO Park

Campus Commercial Park: rukost di kawasan kampus

C.CO Park menghadirkan kawasan ruko dan kost dalam satu gerbang, dirancang untuk mahasiswa dan penghuni sekitar kampus. Cocok untuk yang mencari aset produktif dengan pengelolaan kawasan yang tertata.

Buka ccopark.com

Pendidikan Keagamaan dan Agenda Daerah

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menempatkan pendidikan sebagai salah satu prioritas pembangunan. Dalam berbagai forum, kebutuhan fasilitas sekolah, mutu guru, dan pemerataan layanan pendidikan menjadi catatan yang berulang.

Pesantren dan madrasah menempati posisi khusus dalam peta itu. Jumlahnya banyak, tersebar hingga kecamatan jauh, dan sebagian dikelola swasta dengan sumber daya terbatas. Dukungan pemerintah datang dalam bentuk bantuan sarana, penguatan kurikulum, hingga pembinaan keagamaan.

Kantor Kementerian Agama memegang peran pada jalur ini. Melalui Seksi Pendidikan Islam, madrasah dan pesantren dibina, termasuk dalam pengurusan izin, kurikulum, dan bantuan operasional.

Sinergi yang Diuji di Lapangan

Sinergi antara pemerintah daerah, Kemenag, dan pesantren tidak selalu mulus. Persoalan biasanya muncul pada hal teknis: kelengkapan administrasi, kesesuaian usulan dengan kebutuhan, dan kemampuan lembaga menyediakan pendampingan.

Karena itu, kehadiran pejabat daerah dan Kemenag dalam agenda pesantren punya nilai tersendiri. Selain memberi legitimasi, forum semacam itu menjadi tempat persoalan teknis disampaikan langsung.

Alumni dan Wali Santri sebagai Penopang

Keberlanjutan pesantren jarang ditentukan oleh satu orang. Setelah pendiri wafat, beban bergeser ke pengasuh, dewan guru, alumni, dan wali santri. Ketiganya punya peran berbeda tetapi saling mengunci.

Alumni biasanya menjadi penghubung dengan masyarakat luas. Mereka bekerja di berbagai bidang, dan sebagian kembali membantu pengembangan lembaga. Wali santri menopang dari sisi kepercayaan: selama mereka melihat pesantren dikelola rapi, mereka akan mengirim anak dan cucunya ke sana.

Karena itu, agenda seperti haul punya fungsi sosial yang jarang disebut. Ia mempertemukan kembali orang-orang yang pernah terhubung dengan pesantren, lalu mengingatkan mereka bahwa lembaga itu masih berjalan dan masih butuh dukungan.

Haul sebagai Tradisi Pendidikan

Di banyak pesantren, haul bukan acara sekali lalu selesai. Ia menjadi penanda tahunan yang dipakai untuk mengevaluasi perkembangan lembaga, memperkenalkan program baru, dan memperlihatkan capaian kepada masyarakat.

Pola itu masuk akal. Masyarakat sekitar pesantren biasanya menilai lembaga dari hal yang tampak: bangunan yang diperbaiki, jumlah santri yang bertambah, dan kegiatan yang rutin. Haul memberi kesempatan menunjukkan hal-hal tersebut tanpa harus membuat laporan formal.

FAQ Luwu Timur

Siapa pendiri Ponpes Nurul Junaidiyah Lauwo?

Almarhum Dr. KH. Abdul Aziz Rajmal, M.HI. Haul ke-6 beliau digelar pada Ahad, 25 Oktober 2026, dan dihadiri Wakil Bupati Luwu Timur serta Kepala Kankemenag Luwu Timur.

Apa saja rangkaian acaranya?

Doa bersama dalam rangka haul, peresmian bantuan PHTC dan digital class, serta penanaman bibit pohon alpukat sebagai penerapan ekoteologi.

Apa pesan Kemenag Luwu Timur?

Haul dimaknai sebagai momentum meneladani pengabdian pendiri, merawat pesantren, dan mencetak generasi Qurani, dengan empat hikmah: zikrul maut, keikhlasan, silaturahmi, dan syukur.

Baca juga: Wahdah Islamiyah Luwu Timur: 22 Sekolah dan Pesantren dan Berita Luwu Timur: Pejuang Subuh Siapkan Hadiah dan Umroh.

Sumber: Kilaspubliknews.com, “Hadiri Haul ke-6 Pendiri Ponpes Nurul Junaidiyah Lauwo” (25 Oktober 2026); Kementerian Agama Republik Indonesia.

Baca juga

Kumpulan berita terbaru seputar berita Luwu Timur ada di kanal berita Luwu Timur.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga